Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Pemerintah Diminta Pertimbangkan Matang Soal Usulan DOB di Wilayah Timur Indonesia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • print Cetak

JAKARTA – Sejumlah tokoh muda dan intelektual Indonesia timur memberi saran kepada pemerintah untuk mempertimbangkan secara matang usulan pemekaran daerah otonom baru di wilayah Indonesia Timur. Pasalnya, perjuangan itu tidak semata-mata karena usulan rakyat, melainkan kelompok elit yang menginginkan kekuasaan semata tanpa mempertimbangkan secara bijak kesiapan daerah dan rakyatnya.

“Kami minta agar dipertimbangkan bukan tidak menyetujui, karena banyak fakta yang terbukti hari ini bahwa daerah-daerah potensial di wilayah Timur misalkan Maluku pemerintah daerah tidak mampu memberikan dukungan Pendapatan daerah untuk rakyat karena itulah yang kemudian membuat pemerintah pusat juga ikut menanggung beban resiko atas DOB yang sudah diberikan”, ungkap Freni Lutruntuhluy, salah satu tokoh muda Maluku di Jakarta, kepada redaksi hitvberita.com (rabu, 7/05).

Menurutnya, ia sependapat dengan kelompok-kelompok lain yang saat ini lantang menyuarakan pembentukan DOB misalkan di Maluku Tenggara Raya, namun sayangnya ada Kesan semacam dipaksakan dan dilatarbelakangi motivasi ingin membagi kekuasaan semata tanpa mempertimbangkan aspek-aspek pendukung dan kesiapan yang ada di rakyat.

“Kita lihat saja misalkan sumber daya aparatur kita terbatas SDM, baik di kabupaten maupun di desa-desa. Akibatnya, banyak menulai masalah hukum seperti penyalahgunaan kewenangan dan berakibat pengelolaan pemerintahan tidak berjalan baik termasuk korupsi dana desa. Ini fakta yang menunjukan bahwa memang harus dipersiapkan benar sebuah daerah itu untuk menjadi DOB”, tegasnya.

Ia juga menyenggol tentang suara DPD RI yang ikut menyuarakan hal ini, padahal, DPD RI tidak memiliki power yang cukup dalam hal kesiapan Undang-Undang.

“DPD RI bersuara ngak apa, tetapi mereka tidak membahas RUU itu. Itu soalnya sehingga barangkali lebih bijak kalau DPD RI bersuara saja bagaimana pemda Provinsi dan Kabupaten/Kota bisa mendorong pemerintahan yang bersih dan bagaimana meningkatkan ekonomi rakyat karena ranah itu ada di DPR RI”, ungkapnya.

Ia menyinggung tentang kesiapan Blok Migas Masela Maluku yang sebenarnya masih menjadi tanda tanya di rakyat tentang kesiapan rakyat menjemput migas masela itu. Karena itu, baiknya DPD ambil peran bersuara tentang kesiapan daerah dan bagaimana rakyat bisa ikut serta dalam kegiatan Migas masela nantinya.

“Itu jauh lebih baik, karena memang DPD ambil peran dalam pengawasan undang-undang maupun pelaksanaannya. Janganlah koar-koar soal DOB seolah-oleh merekalah yang membahas RUUnya”, tegas jurnalis Senior yang pernah mengikuti Pendidikan jurnalistik antara itu.

Atas dasar itu, wawancara tersebut ia meminta pemerintah pusat untuk mempertimbangkan secara baik kesiapan DOB khususnya di wilayah Maluku. Dirinya bukan tidak menyetujui, namun lebih memilih mempersiapkan daerah secara baik untuk tidak menimbulkan banyak masalah dikemudian hari hanya karena keterpaksaan. (timredaksi/hitvberita.com)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Di Pangkalpinang Diringkus Tim Jatanras Polda Babel Usai Bobol Konter HP

    Pemuda Di Pangkalpinang Diringkus Tim Jatanras Polda Babel Usai Bobol Konter HP

    • 0Komentar

    Hitvberita.com|Babel-Seorang pemuda berinisial HO alias Herli warga asal Pangkalpinang akhirnya dibekuk Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Bangka Belitung, Jumat (18/10/24) sore. Pemuda berusia 27 tahun ini dibekuk usai diketahui merupakan pelaku pembobol sebuah konter handphone yang berada di Kampung Melayu Kelurahan Bukit merapin Pangkalpinang. Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah mengatakan […]

  • Gerakan Pangan Murah, Ditreskrimsus Polda Babel-Bulog Salurkan 2 Ton Beras SPHP Rp. 11.800/Kg

    Gerakan Pangan Murah, Ditreskrimsus Polda Babel-Bulog Salurkan 2 Ton Beras SPHP Rp. 11.800/Kg

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bangka Belitung (Babel) menggelar Gerakan Pangan Murah di Jalan Mentok Kelurahan Keramat Kota Pangkalpinang, Kamis (28/8/25) sore. Total ada sebanyak 2 Ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) disiapkan untuk dijual ke masyarakat dengan harga terjangkau. Dari pantauan dilokasi, masyarakat sekitar antusias menyerbu GPM […]

  • Pemkab Purwakarta Gelar Gerakan Pangan Murah dan Panen Raya Aneka Holtikultura

    Pemkab Purwakarta Gelar Gerakan Pangan Murah dan Panen Raya Aneka Holtikultura

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Pemkab Purwakarta yang dipimpin langsung Penjabat Bupati Purwakarta, Benni Irwan menggelar panen raya aneka buah dan sayuran (holtikultura) yang dirangkai dengan dirangkai dengan acara Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini berlangsung di Kebun Ambu, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis 5 Desember 2024. Pada gelaran GPM jelang akhir tahun […]

  • Keterangan Pers Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Jakarta, 25 September 2023

    Keterangan Pers Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Jakarta, 25 September 2023

    • 0Komentar

    Hitvberita.com – Keterangan Pers Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Jakarta, 25 September 2023. Dibaca: 90

  • BNN: Pengguna Narkoba Tak Akan Ditangkap, Mereka Korban yang Harus Direhabilitasi!

    BNN: Pengguna Narkoba Tak Akan Ditangkap, Mereka Korban yang Harus Direhabilitasi!

    • 0Komentar

    Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Marthinus Hukom. (Dok/Foto/Raffa) Penulis: Raffa Christ Manalu Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Marthinus Hukom, menegaskan bahwa pengguna narkotika, termasuk kalangan artis, tidak akan ditangkap atau diproses hukum. Mereka, menurut Hukom, dipandang sebagai korban kejahatan yang seharusnya mendapat penanganan rehabilitatif, bukan represif. HITVBERITA.COM | Denpasar —Penegasan […]

  • Menata Sekolah, Menata Harapan Masa Depan di Tengah Riuhnya Pasar Simpang

    Menata Sekolah, Menata Harapan Masa Depan di Tengah Riuhnya Pasar Simpang

    • 0Komentar

    Penulis: Budiman Damanik Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pasar Simpang, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, berdiri SMAN 19 Garut  yang selama bertahun-tahun berjuang menghadirkan ruang kelas yang layak, kini mulai tertata ulang dengan adanya Program Revitalisasi merehabilitasi delapan ruang kelas yang menjadi harapan baru bagi peserta didik. HITVBERITA.COM | Garut – Program revitalisasi merupakan bantuan Kementerian Pendidikan, […]

expand_less