Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Aroma Limbah dan Kemacetan Kian Parah di Tubagus Angke, Pihak Otoritas Terkait Tidur!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • print Cetak

Reporter: Yakup

 

Setiap sore hari, saat matahari perlahan tenggelam di ufuk barat dan ribuan warga bersiap pulang ke rumah selepas bekerja, Jalan Raya Tubagus Angke di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, berubah menjadi medan ujian kesabaran. Bukan hanya karena volume kendaraan yang meningkat, tetapi juga karena satu pemandangan yang seolah menjadi rutinitas harian: truk-truk pengangkut sampah yang berjajar parkir di bahu jalan.

HITVBERITA.COM | Jakarta — Kehadiran armada pengangkut limbah ini bukan hanya telah mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga menyebarkan bau menyengat yang menyusup hingga ke dalam kendaraan.

Warga pun mengeluhkan bahwa sejak pukul 15.00 hingga sekitar 19.00 WIB — jam sibuk pulang kerja — truk-truk tersebut memadati sisi jalan, tepat di bawah trotoar, menciptakan penyempitan ruang gerak bagi pengguna jalan lainnya.

Tak jarang, pengendara sepeda motor yang enggan terjebak dalam kemacetan memilih jalur alternatif yang tidak seharusnya: menaiki trotoar, berdesakan dengan pejalan kaki yang terpaksa menghindar demi keselamatan.

Dan, trotoar, yang semestinya menjadi ruang aman bagi masyarakat berjalan kaki, justru kini berubah fungsi menjadi jalur darurat kendaraan bermotor akibat parkir liar truk-truk tersebut.

“Baunya itu menusuk banget, Mas. Kadang sampai bikin mual. Ditambah macet karena jalan jadi sempit. Trotoar pun diserobot motor, padahal itu buat kami jalan,” keluh Sri, warga sekitar, saat ditemui Hitvberita.com pada Rabu (5/6/2025).

Situasi ini telah berlangsung cukup lama dan kian memburuk. Tak hanya mengganggu estetika kota dan kenyamanan warga, kondisi ini juga menyimpan potensi bahaya lalu lintas yang tak bisa diabaikan. Anak-anak, orang tua, dan para pengguna jalan lainnya berada dalam posisi rawan akibat pergeseran fungsi ruang publik yang seharusnya aman dan tertib.

Permasalahan ini memunculkan pertanyaan tentang efektivitas pengelolaan sampah dan tata kelola lalu lintas di wilayah padat seperti Tambora.

Terkait itu masyarakat pengguna jalan pun berharap ada langkah tegas dari otoritas terkait untuk menertibkan parkir truk sampah serta menyediakan lokasi penampungan sementara yang tidak mengorbankan ketertiban umum.

“Ini bukan hanya soal bau atau macet, tapi soal hak warga atas ruang kota yang layak,” kata Andi, seorang pengemudi ojek daring yang kerap melintasi jalur tersebut. “Kalau terus dibiarkan, yang rugi kita semua.”

Wajah Jakarta sebagai kota metropolitan, yang sedang membenahi citra dan infrastruktur, terasa kontras dengan pemandangan di Tubagus Angke. Ketika senja menyapa dan lampu-lampu jalan mulai menyala, alih-alih menikmati perjalanan pulang yang tenang, warga harus menutup hidung dan menggenggam kemudi lebih erat — melaju perlahan di antara deru mesin dan bau limbah menyengat yang belum juga diatasi. (**)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PN Pangkalan Bun Tegaskan Putusan Sengketa Lahan Berdasarkan Fakta Hukum

    PN Pangkalan Bun Tegaskan Putusan Sengketa Lahan Berdasarkan Fakta Hukum

    • 0Komentar

    Penulis: Kistolani Mangun Jaya Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Bun menegaskan bahwa putusan sengketa lahan di Jalan Padat Karya, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, telah dijatuhkan berdasarkan fakta hukum dan alat bukti yang sah. HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun – Klarifikasi ini disampaikan dalam pertemuan terbuka bersama wartawan di ruang pertemuan resmi PN Pangkalan Bun, Senin (25/8/2025). […]

  • Sekda Karimun Lepas 197 Peserta Gerak Jalan HUT ke-80 RI

    Sekda Karimun Lepas 197 Peserta Gerak Jalan HUT ke-80 RI

    • 0Komentar

    Penulis: M Saipul Suasana semarak mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Sebanyak 197 tim dari tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) dilepas Sekretaris Daerah Karimun, Junaidi, untuk mengikuti lomba gerak jalan di Coastal Area, Minggu (24/8/2025). HITVBERITA.COM | Karimun — Pelepasan dilakukan Junaidi bersama jajaran […]

  • Transparansi Dana Desa Tanjung Jaya Disoal Warga

    Transparansi Dana Desa Tanjung Jaya Disoal Warga

    • 0Komentar

    Penulis: Kang Aden Pengelolaan Dana Desa di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, menuai sorotan. Warga mempertanyakan transparansi pemerintah desa karena papan informasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tidak terpampang di area publik. HITVBERITA.COM | Garut — Pantauan awak media Hitvberita.com di lapangan, baik di dalam maupun di luar kantor desa, tidak ditemukan […]

  • Rakernas PSI di Makassar Konsolidasikan Mesin Partai Nasional Menuju Agenda Politik 2026–2029

    Rakernas PSI di Makassar Konsolidasikan Mesin Partai Nasional Menuju Agenda Politik 2026–2029

    • 0Komentar

    Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026, menjadi forum strategis nasional untuk mengonsolidasikan kekuatan internal partai. MAKASSAR | HITV — Rakernas ini diarahkan sebagai langkah penataan menyeluruh mesin partai, dari tingkat pusat hingga desa, dalam rangka memperkuat kesiapan PSI menghadapi agenda […]

  • Dua Warga Sungai Raya Keluhkankan Gaji Belum Dibayar

    Dua Warga Sungai Raya Keluhkankan Gaji Belum Dibayar

    • 0Komentar

    Penulis : Ruslan LGA Empat bulan sudah penantian itu belum ada kepastian. Dua pekerja Outsourcing pada Pemerintahan Dinas Lingkungan Hidup yang sudah mengabdikan dirinya selama 16 tahun, akhirnya berkeluh. Oleh sebab , hingga empat bulan kini gajinya belum di bayarkan. HITVBERITA.COM | LINGGA – Miris, keluhan Dua warga Sungai Raya, Mustafa alias Mus dan Jang, […]

  • BKD Lingga Belum Terima Berkas Kasus Dugaan Perselingkuhan Dua ASN di Kecamatan Lingga Timur

    BKD Lingga Belum Terima Berkas Kasus Dugaan Perselingkuhan Dua ASN di Kecamatan Lingga Timur

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA ‎ ‎Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lingga menegaskan belum menerima berkas laporan terkait dugaan kasus perselingkuhan dua aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kantor Camat Lingga Timur. ‎HITVBERITA.COM | Lingga — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Lingga, Said Ibrahim, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari Kecamatan Lingga […]

expand_less