Abah Anton: Aspirasi Rakyat Hak Konstitusional Namun Dijalankan Tanpa Kekerasan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 1 Sep 2025
- visibility 32
- print Cetak
Irjen Pol (Purn) Anton Charlian (Abah Anton, red) bersama para tokoh masyarakat se Jabar gelar pertemuan antisipasi timbulnya kerusuhan. (Foto:Istimewa/Soni)
Penulis: Soni Ruswandi
Situasi politik nasional yang semakin memanas menjadi perhatian tokoh masyarakat Jawa Barat (Jabar), termasuk Irjen Pol (Purn) Anton Charlian (Abah Anton, red) yang menggelar pertemuan mendadak dengan sejumlah tokoh se Jabar di kediamannya, Jalan Parakan Asri No. 8, Bandung, Minggu (31/8/2025).
HITVBERITA.COM | Bandung – Pertemuan dihadiri tokoh lintas organisasi, mulai dari Ketua MPW Pemuda Pancasila Jabar H. Dian, Ketua Projo Jabar Joni Suherman, akademisi Unpad Dr. Undang Darsa, hingga tokoh budaya dan aktivis muda.
“Aspirasi rakyat itu hak konstitusional. Tapi aksi yang disertai kekerasan, anarkisme, dan penjarahan harus ditolak,” katanya.
Ia juga menyoroti adanya temuan bom molotov di lapangan yang disebutnya sebagai indikasi adanya pihak yang ingin memancing kerusuhan. “Kalau bangsa ini rusuh, yang paling rugi rakyat kecil. Ekonomi macet, biaya hidup berat, penderitaan makin panjang,” ujarnya.
Abah Anton pun meminta masyarakat, termasuk mahasiswa, ojol, maupun ormas, agar tidak terjebak provokasi.
“Demokrasi itu ruang membangun gagasan, bukan menghancurkan persatuan,” tegas Anton.
Di akhir pertemuan, Abah Anton berterima kasih kepada para tokoh yang hadir. Ia mengajak semua pihak tetap mengutamakan kedamaian. “Mari kita jaga negeri ini dengan cara yang beradab. Jangan sampai provokasi memutus ikatan persaudaraan kita,” pungkasnya.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar