Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam Peristiwa » Antara Efisiensi dan Kredibilitas Informasi – Sanggahan Terhadap Pandangan Gubernur Jabar Soal Media Pers!

Antara Efisiensi dan Kredibilitas Informasi – Sanggahan Terhadap Pandangan Gubernur Jabar Soal Media Pers!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
  • visibility 40
  • print Cetak

Oleh: Tim Redaksi 

Wacana efisiensi anggaran pemerintah yang dilontarkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru-baru ini memicu perdebatan hangat di kalangan insan pers. Dalam sebuah tayangan di media sosial, Dedi menyatakan bahwa kerja sama pemerintah dengan media pers dinilai tidak efisien dan memboroskan anggaran. Sebagai gantinya, ia menyarankan pemanfaatan media sosial yang dinilai lebih murah dan langsung menjangkau masyarakat.

HITVBERITA.COM | Bandung — Namun, pernyataan itu tidak serta-merta diterima begitu saja. Sejumlah kalangan menilai, pandangan tersebut tidak memperhitungkan fungsi strategis media pers sebagai pilar demokrasi, serta peranannya dalam menjaga kualitas informasi yang beredar di ruang publik.

Media Sosial Bukan Satu-satunya Solusi

AYS Prayogie, Pemimpin Redaksi Hitvberita.com sekaligus Ketua Umum Media Independen Online (MIO) Indonesia, menyampaikan keberatannya atas pernyataan Gubernur Dedi. Menurutnya, perbandingan antara media sosial dan media pers perlu dikaji secara lebih mendalam, dengan memperhatikan prinsip kerja jurnalistik yang diatur dalam regulasi perundang-undangan.

“Media pers memiliki mekanisme verifikasi yang ketat sebagaimana diatur dalam UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Setiap informasi yang disampaikan ke publik harus melewati proses konfirmasi dan validasi,” ujar Prayogie.

Berbeda dengan media sosial, lanjutnya, siapa pun dapat mengunggah konten tanpa proses verifikasi. Hal ini menjadikan media sosial rentan menjadi ladang subur penyebaran informasi keliru atau bahkan hoaks.

“Media sosial memang murah dan mudah, tetapi risiko informasinya tinggi,” tambahnya.

Kualitas, Jangkauan, dan Interaksi

Dari sisi kualitas konten, media pers digital umumnya menyajikan informasi yang telah disunting dan disusun secara naratif, berimbang, serta memperhatikan akurasi. Sebaliknya, konten di media sosial sangat bergantung pada siapa yang mengunggah, dan lebih berorientasi pada engagement atau keterlibatan pengguna ketimbang akurasi isi.

Dari sisi jangkauan, keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Media sosial menjanjikan penyebaran cepat, namun kerap terbatas pada algoritma dan jumlah pengikut. Sementara itu, media pers digital dapat diakses secara luas dan merata oleh publik dengan koneksi internet.

Hal serupa juga berlaku pada aspek interaksi. Media sosial memungkinkan komunikasi langsung antara pengguna, sedangkan media pers cenderung membatasi interaksi melalui ruang tanggapan pembaca yang telah dikurasi.

“Pemerintah tidak bisa hanya melihat dari sisi biaya dan kecepatan, tetapi harus melihat dari sisi kualitas dan kredibilitas informasi,” tutur Prayogie.

Efisiensi yang Bijak

Prayogie menegaskan bahwa pernyataan efisiensi anggaran semestinya tidak menjadi alasan untuk menanggalkan kerja sama dengan media pers. Justru, menurutnya, sinergi antara media sosial dan media pers seharusnya menjadi pilihan strategis dalam menyampaikan kebijakan publik secara efektif dan bertanggung jawab.

“Pemerintah daerah bisa mengoptimalkan keduanya. Media sosial sebagai kanal cepat dan langsung, sementara media pers sebagai penjaga akurasi dan pelurus informasi,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan media sosial tanpa kendali dapat berdampak pada kualitas demokrasi.

“Saat informasi disederhanakan hanya menjadi narasi satu arah, masyarakat kehilangan kesempatan untuk mendapatkan perspektif yang berimbang,” ujarnya.

Mengedepankan Prinsip Jurnalisme

Dalam konteks pemerintahan dan pelayanan publik, kehadiran media pers bukan sekadar sebagai alat penyebaran informasi, melainkan juga mitra kritis dalam mengawal transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat.

Gagasan efisiensi anggaran, sejauh menyangkut komunikasi publik, seharusnya tetap berpijak pada prinsip-prinsip dasar jurnalisme yang menjamin hak publik atas informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Bukan soal memboroskan anggaran, melainkan bagaimana anggaran digunakan secara tepat sasaran. Informasi yang salah justru jauh lebih mahal biayanya dalam jangka panjang,” ujar Prayogie menutup pernyataannya. (**)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Kabupaten Belitung Vina Cristyn Ferani Resmi Membuka Kegiatan Senam Kun Dewan Dan Pasar Rakyat 2025

    Ketua DPRD Kabupaten Belitung Vina Cristyn Ferani Resmi Membuka Kegiatan Senam Kun Dewan Dan Pasar Rakyat 2025

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Dibaca: 27

  • Dapur SPPG Sempur Diresmikan: Om Zein Wujudkan Mimpi Anak Purwakarta Sehat dan Cerdas

    Dapur SPPG Sempur Diresmikan: Om Zein Wujudkan Mimpi Anak Purwakarta Sehat dan Cerdas

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Kabar gembira untuk Purwakarta! Bupati Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, baru saja meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sempur. Acara peresmian ini berlangsung meriah di Kampung Sempur, Desa Sempur, Kecamatan Plered, pada Senin, 25 Agustus 2025. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Peresmian dapur ini bukan hanya sekadar acara […]

  • KPU Purwakarta Tetapkan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil Pilkada 2024

    KPU Purwakarta Tetapkan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil Pilkada 2024

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purwakarta menetapkan calon bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada 2024. Penetapan tersebut dilakukan melalui rapat pleno terbuka yang digelar di Prime Plaza Hotel Purwakarta, pada Kamis 9 Januari 2025. Keterangan Dalam Gambar: Ketua KPU Purwakarta, Dian Hadiana bersama calon bupati dan wakil bupati terpilih pilkada 2024 di Prime Plaza […]

  • Kapolda Babel Jenguk Anggota Yang Sakit, Ajak Jajarannya Peduli Sesama Rekan Kerja

    Kapolda Babel Jenguk Anggota Yang Sakit, Ajak Jajarannya Peduli Sesama Rekan Kerja

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo kembali mengunjungi anggota Polri yang sakit. Kali ini, Hendro menjenguk Iptu Pranoto dikediamannya di Kelurahan Opas Indah Pangkalpinang, Selasa (5/8/25). Iptu Pranoto diketahui merupakan salah satu Perwira Pertama (Pama) yang berdinas di Polresta Pangkalpinang. Kapolda tiba sekitar pukul 10.15 Wib menggunakan bis didampingi sejumlah […]

  • Pemkab Purwakarta Raih 12 Penghargaan Tingkat Provinsi Jabar Pada Peringatan Harganas Ke-31

    Pemkab Purwakarta Raih 12 Penghargaan Tingkat Provinsi Jabar Pada Peringatan Harganas Ke-31

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    HITVBERITA PURWAKARTA | Pemkab Purwakarta melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Purwakarta, meraih 12 Penghargaan pada moment Anugerah Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana). Penghargaan tersebut diterima pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tingkat Provinsi Jawa Barat yang di pusatkan di Cirebon, pada Jumat, 19 Juli 2024. Sekretaris […]

  • Aktivitas Pembukaan Lahan di Teluk Mata Ikan Disorot, Transparansi Perizinan Dipertanyakan

    Aktivitas Pembukaan Lahan di Teluk Mata Ikan Disorot, Transparansi Perizinan Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle AYS Prayogie
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Aktivitas pembukaan lahan skala besar yang dilakukan PT Sri Indah di kawasan Teluk Mata Ikan, Kecamatan Nongsa, Batam, kembali menuai sorotan publik. Pekerjaan yang disebut telah menggarap puluhan hektar lahan tersebut berlangsung di tengah masih terpasangnya plang yang menyatakan area itu sebagai lahan berstatus milik negara. BATAM | HITV — Hingga kini, belum ada penjelasan […]

expand_less