APIKI Dorong Sertifikasi Halal bagi UMKM di Tengah Tantangan Ekonomi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
- visibility 26
- print Cetak

Anto Suroto dan Kepala LLP-KUKM/SMESCO, Astika Kasiro, saat keduanya menjadi narasumber. (Dok/Foto/Aden)
Penulis: Kang Aden
Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi pelaku usaha kecil, Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI) memprakarsai kegiatan sosialisasi sertifikasi halal bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan digelar pada hari Senin (8/7/2025), di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, sebagai bagian dari program pemberdayaan pelaku usaha skala kecil.
HITVBERITA.COM | Jakarta — Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Peduli dan Berbagi yang diinisiasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI), dengan fokus pada penguatan kapasitas UMKM dalam menghadapi tantangan legalitas usaha dan kebutuhan konsumen akan produk bersertifikat halal.
Ketua Umum APIKI, Anto Suroto, SH, SE, MM mengatakan bahwa penguatan usaha kecil tidak bisa menunggu kondisi ekonomi pulih.
“Kita harus bergerak mencari solusi. APIKI hadir sebagai bagian dari upaya itu,” ujar Anto dalam sambutannya.
Salah satu fokus program adalah pendampingan bagi kelompok Janda Wirausaha Kreatif berusia 40 hingga 60 tahun. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka ruang kemandirian ekonomi bagi perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga, meskipun tidak menjanjikan hasil instan.
APIKI juga telah menyusun sembilan program pendukung lainnya, termasuk penyediaan ruang usaha di wilayah Jakarta dan Bogor, serta fasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), pendaftaran merek, hak paten, hingga strategi pemasaran.
Kepala Layanan UMKM Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM/SMESCO), Astika Kasiro, yang hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya sertifikasi halal sebagai upaya meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar domestik dan internasional.
Seluruh layanan yang disediakan dalam kegiatan ini diberikan secara gratis. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan memberi dampak konkret dalam memperkuat daya tahan UMKM di tengah ketidakpastian ekonomi. (**)
Sumber:
Humas MIO INDONESIA
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar