Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Empat Kandidat Merasa Puas dengan Hasil Debat Perdana Pilgub Jabar 2024

  • account_circle
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
  • print Cetak

HiTvBerita.com | Bandung – Usai mengikuti debat perdana Pilgub Jabar 2024, empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat menyatakan puas dengan hasil debat perdana Pilgub Jabar yang diselenggarakan oleh KPU Jawa Barat di Graha Sanusi, Universitas Padjadjaran, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, pada Senin 11 November 2024 malam.

Debat publik yang mengangkat tema ‘Membangun Jawa Barat Menuju Masyarakat Digital yang Sejahtera dan Berdaya Saing Global’ sukses berjalan dengan tertib dan aman.

Pasangan nomor urut 1, Acep Adang Ruhiyat-Gitalis Dwi Natarina, atau yang akrab disapa Gita KDI, menyatakan puas dan menikmati suasana debat tersebut.

“Karena debat hari ini, ada suasana kekeluargaan yang ditimbulkan  oleh ke empat pasangan calon. Kami menunjukkan bahwa ini bukan perlawanan atau komplik, tetapi bagaimana menawarkan program-program yang akan ditempuh dalam lima tahun ke depan,” kata Acep.

Bagi Paslon 1, debat publik ini menjadi pengalaman pertama, setelah sebelumnya mengisi jabatan di DPR RI. “Kami kan dari anggota DPR, sekarang masuk dalam kancah pertarungan di eksekutif. Tentu pengalaman yang kita harapkan hari ini dan ke depan adalah lebih matang lagi mempersiapkan. Sehingga, apa yang disampaikan ke depan itu betul-betul terarah dan lebih sistematis,” ujarnya.

Baca Juga: KDM Menyakini Pasangan ZeinJo akan Memenangi Pilkada Purwakarta 2024

Sementara, Paslon nomor urut 2, Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja menyampaikan poin-poin penting sesuai debat. Menurut mereka, bahwa debat publik pertama ini ajang untuk menyampaikan gagasan tentang membangun Jawa Barat ke depan.

“Nanti masyarakat Jawa Barat yang akan mempertimbangkan, dan menjadi bahan pertimbangan untuk memilih. Ya, tentu kita sudah menyampaikan program,” kata Jeje.

Ia pun menyampaikan kritik tentang teknis debat yang dinilai waktunya terlalu singkat, hanya dua menit untuk menyampaikan visi misi dan 45 detik untuk menjawab setiap pertanyaan.

“Menurut kami perlu di evaluasi kembali agar baik durasinya atau polanya. Semuanya bisa muncul, kan ini debat, ini menjadi referensi masyarakat Jawa Barat untuk memilih. Sehingga, kami pada tahun ini bisa mengekspresikan semua konsep pembangunan hingga rakyat menjadi jelas,” ujarnya.

Ronal menambahkan, pada closing statement yang berlangsung satu menit, kami pun membagi waktunya masing-masing 30 detik. “Kalau saya biasa jadi MC di depan ribuan orang itu biasa, tetapi kalau debat ada suasana yang berbeda di dalamnya,” ucap Ronal.

Kemudian, Paslon nomor urut 3, Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie pun menyampaikan jika penampilan mereka pada debat perdana ini sudah optimal menyampaikan gagasan untuk masyarakat Jawa Barat.

“Alhamdulillah, tadi berjalan dengan lancar dan saya juga Kang Ilham Habibie rasanya sudah optimal bisa menggabung apa yang ditanyakan panelis maupun oleh pasangan kandidat,” kata Ahmad Syaikhu.

Menurutnya, dengan waktu yang singkat, dirinya bersama Ilham Akbar Habibie harus pintar-pintar mengatur ritme agar semua gagasan dapat tersampaikan. “Ya, memang waktu yang diberikan sangat sempit, 45 detik. Tapi, Alhamdulillah, semua bisa dilaksanakan dan semua pesan saya kira sudah tersampaikan,” ujarnya.

Pasangan ASIH ini pun optimistis dari debat pertama ini, elektabilitasnya dapat naik menjadi lebih baik. “Insyaallah, tadi kita sudah sampaikan untuk beberapa bidang yang kita perdebatkan, mudah-mudahan ini semakin menyakinkan masyarakat untuk memilih ASIH,” tandasnya.

Ditempat sama, Paslon nomor urut 4, Kang Dedi Mulyadi-Rrwan Setiawan mengatakan, jika debat merupakan ajang untuk mengartikulasikan materi dalam ucapan yang bisa diterima oleh publik dan dipahami.

“Debat itu mengartikulasikan gagasan personal pemimpin, bukan membawa kertas, kemudian dibaca di mimbar, pemimpin itu harus kaya akan gagasan,” kata KDM, sapaan akrab Kang Dedi Mulyadi.

Ia pun menilai, jika dalam debat tadi pertanyaan yang diberikan lebih banyak menyasar hal teknis yang biasa dikerjakan oleh dinas-dinas di pemerintahan.

“Sangat teknis dan itu sesungguhnya jawaban yang biasa dikerjakan oleh para kerja teknis pemerintah. Karena tugas pemimpin itu adalah mengetahui seluruh persoalan secara utuh. Sehingga, bisa mengaplikasikan dalam kebijakan-kebijakan kepada masyarakat melalui perangkat daerah provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Jawa Barat, Ummi Wahyuni mengklaim jika debat publik perdana ini berjalan dengan lancar  dan aman. Pihaknya pun mengaku bakal melakukan evaluasi dari debat perdana ini, mulai dari masalah waktu hingga pemaparan pasangan calon yang kurang menyentuh pada tema debat.

“Nanti masukan dari teman-teman akan saya sampaikan pada saat rapat, ini menjadi sebuah perbaikan nanti untuk debat kedua dan ketiga,” kata Ummi.

KPU Jawa Barat pun merencanakan debat kedua Pilgub Jabar 2024 akan digelar di Kota Cirebon, pada 16 November, dan debat ketiga dilaksanakan di Kabupaten Bogor pada 23 November 2024 mendatang.

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Purwakarta Peringati HUT Polwan ke-76, Begini Pesan AKBP Lilik Ardiansyah

    Polres Purwakarta Peringati HUT Polwan ke-76, Begini Pesan AKBP Lilik Ardiansyah

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Purwakarta – Tepat hari ini, Minggu, 1 September 2024, Polisi Wanita (Polwan) memasuki usia ke 76 tahun. Tanggal ini ditandai sebagai hari bersejarah bagi para polwan di Indonesia. Tema yang diusung dalam peringatan hari jadi Polwan 2024 adalah, “Polwan presisi mendukung percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia emas” Di usia […]

  • Kapolri Rotasi Besar-besaran, Sembilan Kapolda Berganti Pimpinan

    Kapolri Rotasi Besar-besaran, Sembilan Kapolda Berganti Pimpinan

    • 0Komentar

    Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi besar di jajaran perwira tinggi. Sebanyak sembilan kepala kepolisian daerah (kapolda) dimutasi dalam rangka penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel. JAKARTA, HITV — Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri yang diteken Kapolri Jenderal Pol. Listyo […]

  • Para Supir Bus Sekolah di Lingga Keluhkan Tunggakan Honor Empat Bulan, F-SPSI NIBA Desak Pemerintah Bertindak

    Para Supir Bus Sekolah di Lingga Keluhkan Tunggakan Honor Empat Bulan, F-SPSI NIBA Desak Pemerintah Bertindak

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Para supir bus sekolah di Kabupaten Lingga mengungkapkan keluhan terkait belum dibayarkannya honor mereka selama empat bulan terakhir, sejak bulan April hingga Juli 2025. Situasi ini tak hanya memberatkan kehidupan para supir, tetapi juga berisiko mengganggu kelancaran aktivitas pendidikan siswa yang bergantung pada layanan bus sekolah. HITVBERITA.COM | Lingga – Seorang supir […]

  • Pemerintah Pusat Turun Tangan, Percepat Penanganan Bencana di Pasirmunjul

    Pemerintah Pusat Turun Tangan, Percepat Penanganan Bencana di Pasirmunjul

    • 0Komentar

    Menko PMK Pratikno saat meninjau langsung lokasi bencana pergerakan tanah di Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu   Pemerintah pusat merespons cepat bencana pergerakan tanah yang melanda Kampung Cigintung, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memimpin langsung tim lintas kementerian meninjau lokasi terdampak, […]

  • Kejari Kobar Musnahkan 267 Barang Bukti dari 70 Perkara Pidum

    Kejari Kobar Musnahkan 267 Barang Bukti dari 70 Perkara Pidum

    • 0Komentar

    KOTAWARINGIN BARAT | HITV – Kejaksaan Negeri Kotawaringin Barat (Kobar) memusnahkan 267 barang bukti dari 70 perkara tindak pidana umum, Kamis (11/12/2025), di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kobar. Pemusnahan dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan eksekusi perkara. Kepala Kejaksaan Negeri Kotawaringin Barat, Dr. Nurwinardi, menyatakan bahwa kegiatan tersebut menunjukkan keseriusan Kejaksaan dalam menuntaskan […]

  • Soemitronomics dari Atas, Snowball Business Model dari Bawah

    Soemitronomics dari Atas, Snowball Business Model dari Bawah

    • 0Komentar

    Oleh: Nandan Limakrisna Gagasan Soemitronomics kembali mengemuka dalam diskursus ekonomi Indonesia. Pemikiran Prof. Soemitro Djojohadikusumo tersebut menekankan pentingnya pembangunan ekonomi nasional melalui industrialisasi, penguatan kapitalisme nasional, serta peran negara dalam mengarahkan pembangunan. Di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini, gagasan tersebut kembali terasa relevan. Indonesia saat ini memang membutuhkan industrialisasi agar tidak terus bergantung pada […]

expand_less