Bazar Kampung Ramadhan di Dabo Jadi Ruang Hidup Ekonomi Kerakyatan, UMKM Didorong Naik Kelas
- account_circle Ruslan
- calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
- visibility 72
- comment 0 komentar
- print Cetak

Untuk memperkuat daya tarik kunjungan keluarga, Panitia Penyelenggara tengah mempersiapkan penopang acara bazar dengan fasilitas Arena Fantasi Anak yang akan beroperasi setiap hari mulai pukul 16.00 WIB. (dok/ft/Ruslan)
Aktivitas ekonomi berbasis kerakyatan kembali menemukan ruangnya di Dabo. Mulai Jumat (6/2/2026), Bazar Kampung Ramadhan yang dipadukan dengan Arena Fantasi Anak resmi digelar sebagai upaya mendorong perputaran ekonomi lokal, khususnya bagi pelakuusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama bulan suci Ramadhan.
DABO | HITV— Kegiatan ini dirancang sebagai ruang temu antara produsen lokal dan konsumen, sekaligus membuka akses usaha yang lebih luas bagi warga. Bazar akan berlangsung setiap akhir pekan, namun panitia memberi keleluasaan bagi UMKM yang ingin berjualan setiap hari. Fasilitas dasar seperti lapak, meja, dan kursi disediakan agar pelaku usaha dapat fokus pada kualitas produk dan pelayanan.
Beragam produk UMKM, mulai dari kuliner khas Ramadhan hingga aneka jajanan keluarga, menjadi penopang utama kegiatan ini. Panitia menilai keberlanjutan ekonomi lokal tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi oleh konsistensi ruang usaha yang mudah diakses masyarakat.
“Bazar ini kami rancang sebagai penggerak ekonomi rakyat. UMKM adalah tulang punggungnya. Ketika mereka diberi ruang, perputaran uang terjadi di tingkat lokal dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar salah seorang panitia.
UNTUK memperkuat daya tarik kunjungan keluarga, penyelenggara melengkapi bazar dengan Arena Fantasi Anak yang beroperasi setiap hari mulai pukul 16.00 WIB. Wahana permainan disediakan dengan harga terjangkau, mulai Rp10.000 per permainan, termasuk paket bermain hemat. Kehadiran arena ini dinilai strategis karena memperpanjang waktu tinggal pengunjung, sehingga berdampak langsung pada omzet pelaku UMKM.
Panitia juga menyiapkan area duduk yang nyaman agar pengunjung dapat menikmati produk UMKM sambil menunggu anak-anak bermain. Konsep ini diharapkan menciptakan ekosistem ekonomi yang saling menopang antara pedagang, pengunjung, dan penyedia hiburan.
Selain aktivitas jual beli, bazar juga diisi dengan hiburan rakyat seperti lomba karaoke untuk anak-anak dan dewasa.

Kegiatan Bazar Kampung Ramadhan tidak semata berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan sosial yang memperkuat ekonomi komunitas, khususnya di wilayah Dabo Singkep Kabupaten Lingga. (dok/ft/Ruslan)
MELALUI pendekatan ekonomi kerakyatan, Bazar Kampung Ramadhan dan Arena Fantasi Anak diharapkan tidak sekadar menjadi agenda musiman, melainkan embrio ruang usaha berkelanjutan.
Dan di tengah dinamika ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, inisiatif berbasis komunitas semacam ini dinilai penting untuk menjaga denyut ekonomi lokal tetap bergerak selama Ramadhan. (\•/)
Kategori Berita: Ekonomi Kerakyatan
Editor: Ismail Ratusimbangan
Sumber: HITV Kepri
- Penulis: Ruslan
