Bertemu di Purwakarta, Anindya Bakrie dan Kang Dedi Mulyadi Bahas Ekonomi Berbasis Lokal
- account_circle
- calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
- visibility 67
- print Cetak

Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie dan rombongan saat bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa)
Dalam rangka mengembangkan ekonomi berbasis lokal, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Anindya Bakrie, bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), di Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat, 21 Maret 2025.
HITVBERITA.COM | Purwakarta – Dalam pertemuan tersebut, Anindya ungkapkan ada empat pilar sinergi antara Kadin dan pembangunan di Jawa Barat.
Pilar pertama adalah swasembada pangan, energi, dan air. Dimana dalam mencapai swasembada ini, akan diterapkan program One Village One Product (OVOP) guna memperkuat Jawa Barat sebagai lumbung pangan nasional.
“Akan ada kolaborasi dalam riset energi terbarukan serta integrasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menekan angka stunting,” ujar Anindya Bakrie.
Pilar kedua, yaitu pertumbuhan ekonomi, akan difokuskan pada penguatan industri UMKM dan investasi. Digitalisasi UMKM Jawa Barat akan dilakukan melalui platform e-commerce produk lokal. Selain itu, akan dikembangkan kawasan industri hijau berbasis ESG di Karawang dan Bekasi, serta dilaksanakan business matching antara UMKM Jawa Barat dan korporasi ritel.
Pilar ketiga adalah inklusivitas, yang mencakup sektor kesehatan, kelompok rentan, dan keadilan sosial. Hal ini akan diwujudkan melalui program pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) bagi pekerja industri, serta pelatihan digital marketing untuk UMKM perempuan di daerah yang terjangkau bagi pekerja industri.
Keempat, berkelanjutan, yang berfokus pada ekonomi hijau dan dekarbonisasi. Anindya menjelaskan, rehabilitasi DAS Citarum akan dilakukan melalui CSR anggota Kadin, bersama dengan implementasi ekonomi sirkular di agroindustri. Selain itu, akan ada pelatihan adaptasi iklim dengan teknologi smart farming dan irigasi presisi.
Anindya juga menjelaskan bahwa Kadin akan meluncurkan program Quick Wins di Jawa Barat sebagai bagian dari kerja sama dengan Pemprov Jawa Barat untuk mempercepat pembangunan daerah. Program ini mencakup pasokan pangan lokal untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sepuluh kabupaten prioritas, pemeriksaan kesehatan gratis bagi 50 ribu pekerja melalui kemitraan dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, serta pembangunan 5.000 unit rumah subsidi bagi pekerja industri di Bekasi dan Karawang. Selain itu, akan ada pelatihan keterampilan bagi calon tenaga kerja migran asal Jawa Barat.
Selain itu, Anindya menambahkan, akan ada penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kadin dan Pemprov Jawa Barat untuk mempercepat swasembada pangan, pembangunan infrastruktur hijau, serta implementasi program Quick Wins.
“Untuk memperkuat daya saing ekonomi daerah, Kadin dan Pemprov Jawa Barat juga mengusulkan beberapa langkah strategis, di antaranya optimalisasi ekspor UMKM Jawa Barat melalui Pelabuhan Patimban dan pembangunan jalur kereta api Patimban-Karawang-Bekasi guna meningkatkan efisiensi logistik,” ungkap Anindya.
(HI/Network)
Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: AYS Prayogie
- Penulis:

Saat ini belum ada komentar