Cegah Kejahatan, Saiful Chaniago Minta Menag Perkuat Iman Masyarakat
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
- visibility 26
- comment 0 komentar
- print Cetak

Saiful Chaniago - Ketua Umum Pasukan Pro Jokowi–Prabowo atau PASPROBO (Dok/Foto/Metta)
Penulis: Excellent Quarta Metta
Meningkatnya angka kekerasan dan tindak kejahatan di berbagai daerah menjadi sorotan Wakil Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Saiful Chaniago.
HITVBERITA.COM | Jakarta — Saiful Chaniago menilai, selain menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, Kementerian Agama (Kemenag) juga memiliki peran penting dalam memperkuat nilai keimanan masyarakat sebagai upaya pencegahan dini terhadap kejahatan sosial.
Menurut Saiful, maraknya kasus kekerasan di tengah masyarakat bukan hanya disebabkan oleh faktor ekonomi atau sosial, melainkan juga lemahnya pemahaman dan penghayatan nilai keimanan di kalangan warga.
Karena itu, ia mendesak Menteri Agama Nasaruddin Umar agar lebih fokus memperkuat program-program pembinaan keagamaan yang dapat menumbuhkan kesadaran moral publik.
“Dalam pantauan kami, berbagai kasus kekerasan dan kejahatan yang terjadi belakangan ini berakar dari lemahnya keimanan masyarakat. Karena itu, Kementerian Agama harus berperan lebih optimal dalam menumbuhkan nilai-nilai keimanan yang kokoh,” ujar Saiful dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, (1/11/2025).
Saiful menambahkan, kejahatan yang terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia telah menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi yang besar bagi masyarakat maupun negara. Ia menilai, langkah pencegahan tidak cukup hanya dengan penegakan hukum, tetapi harus diimbangi dengan pendekatan pembinaan moral dan spiritual secara sistematis.
“Kekerasan dan kejahatan harus diantisipasi sejak dini melalui program pemerintah yang terukur dan berorientasi pada penguatan iman. Dengan keimanan yang kuat, masyarakat akan memiliki kesadaran moral untuk menjauhi perilaku buruk,” katanya.
Lebih lanjut, Saiful menjelaskan, peran Polri dan Kemenag seharusnya saling melengkapi. Polri bertugas menindak dan membina mereka yang melanggar hukum, sementara Kemenag memiliki tanggung jawab moral untuk memperkuat benteng keimanan agar masyarakat tidak terjerumus pada perilaku menyimpang.
“Kalau rakyat memiliki tingkat keimanan yang optimal, Indonesia akan menjadi bangsa yang damai dan tenteram,” tegas Saiful yang juga Ketua Umum PASPROBO (Pasukan Pro Prabowo) itu.
Ia pun berharap Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Nasaruddin Umar dapat menghadirkan program pembinaan keagamaan yang menyentuh akar persoalan sosial, bukan hanya bersifat seremonial.
Penguatan iman, menurutnya, adalah langkah strategis membangun ketahanan moral bangsa di tengah meningkatnya tantangan sosial dan digitalisasi yang kian kompleks. (/*/*/)
Editor: AYS Prayogie
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar