Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025, Bupati Purwakarta: Sinergi TNI-Polri Ciptakan Rasa Aman untuk Masyarakat
- account_circle
- calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
- visibility 50
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Saepul Bahri Binzein bersama
Kapolresta Purwakarta saat periksa kesiapan pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025 di Mapolres Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa)
Dengan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Nyaman,” acara Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025 tersebut, menandai kesiapan pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama perayaan Idul Fitri dan mudik Lebaran.
HITVBERITA.COM | Purwakarta – Dalam sambutannya, Bupati Saepul Bahri Binzein menekankan pentingnya sinergitas antar lembaga dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
“Operasi Ketupat Lodaya ini merupakan wujud nyata kesiapan pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan pelayanan terbaik selama Idul Fitri,” ujar Saepul Bahri, yang akrab disapa Om Zein.
Om Zein juga mengingatkan agar setiap personel keamanan bertugas dengan penuh ikhlas dan sabar, mengingat tantangan yang mereka hadapi selama operasi.
“Petugas harus bisa mengendalikan diri saat menghadapi kemacetan atau keluhan dari masyarakat. Keikhlasan dan kesabaran sangat diperlukan dalam tugas ini,” tambahnya.
Selain itu, Bupati Purwakarta juga mengingatkan para pemudik untuk mengutamakan keselamatan di jalan.
“Sebelum mudik, pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan hindari berkendara ugal-ugalan. Jika menghadapi kemacetan, tetap sabar dan utamakan keselamatan,” pesannya.
Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansyah, dalam kesempatan yang sama, menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi untuk memastikan kelancaran arus mudik.
“Tujuan utama kita adalah menciptakan mudik yang aman dan nyaman, serta menjaga keamanan rumah-rumah yang ditinggalkan selama perayaan Idul Fitri. Kerjasama dari semua pihak, termasuk TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat sangat dibutuhkan,” jelas Lilik.
Kapolres Purwakarta juga menyoroti langkah-langkah yang telah disiapkan untuk pengamanan mudik tahun ini, yang berdasarkan evaluasi dari pengalaman tahun sebelumnya.
“Kami telah menyiapkan strategi dan penempatan personel yang proporsional di seluruh pos pengamanan. Sebanyak 425 personel Polres Purwakarta, ditambah dengan personel TNI, BPBD, Dishub, Satpol PP, hingga Pramuka, siap diterjunkan untuk mengamankan arus mudik,” ungkapnya.
Lilik juga menekankan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari pelayanan masyarakat, yang membutuhkan pengorbanan waktu dan tenaga dari petugas.
“Kami akan pastikan seluruh anggota dalam kondisi prima dan siap bertugas, bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memantau kondisi lalu lintas dan memberikan informasi melalui media konvensional maupun digital,” tambahnya.
Kapolres pun mengingatkan masyarakat dan para pengusaha untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam perjalanan mudik.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Jangan tergiur untuk mengutamakan kecepatan atau kenyamanan di atas keselamatan,” tegasnya.

Bupati Purwakarta bersama jajaran Forkopimda, saat mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025 di halaman Mapolres Purwakarta, Jalan Veteran. (Dok/Foto/Raffa)
Dengan adanya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan Operasi Ketupat Lodaya 2025 dapat menciptakan mudik yang aman dan nyaman bagi seluruh pemudik yang merayakan Idul Fitri.
(HI/Network)
Reporter; Raffa Christ Manalu
Editor: AYS Prayogie
- Penulis:

Saat ini belum ada komentar