Selasa, 12 Mei 2026
light_mode

Uji Coba SPMB 2026 Dimulai, Disdik Jabar Targetkan 826 Ribu Lulusan SMP/MTs Masuk Basis Data

  • account_circle Raffa Christ Manalu
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mulai menguji coba aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan penerimaan peserta didik tahun ajaran mendatang.

BANDUNG, HITV Uji coba aplikasi tersebut dilakukan secara luring dan daring dari Command Center Tikomdik Kantor Disdik Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (8/5/2026).

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat tata kelola penerimaan murid baru yang dinilai lebih tertib, terukur, dan mudah diakses masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, mengatakan simulasi tahap awal dilakukan secara terbatas dengan melibatkan perwakilan sekolah dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

“Peserta uji coba dari setiap kabupaten/kota hanya terdiri dari satu sampai dua orang per sekolah, baik dari SMP maupun MTs,” kata Purwanto.

Menurut dia, simulasi tersebut bukan sekadar pengujian teknis aplikasi, melainkan juga untuk memastikan sistem benar-benar mudah dipahami dan digunakan oleh masyarakat maupun pihak sekolah saat pelaksanaan SPMB nanti.

Purwanto menegaskan, kualitas sebuah aplikasi pelayanan publik ditentukan oleh kemudahan akses dan kesesuaian dengan kebutuhan pengguna. Karena itu, berbagai catatan dan kendala teknis yang muncul selama simulasi akan menjadi bahan evaluasi sebelum sistem diterapkan secara luas.

“Kalau ternyata masih sulit digunakan, berarti ada hal-hal yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Disdik Jawa Barat menargetkan seluruh lulusan SMP dan MTs di wilayah tersebut masuk ke dalam basis data SPMB. Berdasarkan data Disdik Jabar, jumlah lulusan SMP dan MTs tahun ini mencapai sekitar 826 ribu siswa.

Seluruh siswa itu diwajibkan mengisi data dalam aplikasi agar pemerintah memiliki pemetaan yang lebih akurat mengenai kelanjutan pendidikan mereka, baik ke SMA, SMK, MA, maupun jalur pendidikan lainnya.

“Semua harus terekam dan terdata dengan baik sehingga pemetaan pendidikan menengah di Jawa Barat bisa dilakukan secara lebih tepat,” kata Purwanto.

Melalui sistem tersebut, pemerintah daerah juga ingin memastikan proses transisi dari pendidikan dasar menuju pendidikan menengah berjalan lebih terstruktur. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pendidikan, termasuk distribusi daya tampung sekolah dan layanan pendidikan lanjutan.

Disdik Jabar meminta seluruh peserta simulasi aktif menyampaikan masukan selama proses uji coba berlangsung. Partisipasi itu dinilai penting untuk menyempurnakan sistem sebelum diterapkan pada pelaksanaan SPMB 2026 secara penuh.

“Ketelitian, keseriusan, dan partisipasi aktif sangat kami harapkan demi kebaikan anak-anak kita dan kemajuan pendidikan di Jawa Barat,” ujar Purwanto.

Sementara itu, peluncuran resmi sosialisasi SPMB 2026 dan program SPMB Sekolah Maung dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei 2026.. (\•/)

Editor: Asep Yogi
Sumber: HITV Jabar

  • Penulis: Raffa Christ Manalu

Rekomendasi Untuk Anda

  • Markas Judi Online di Cengkareng, Digrebek Polisi

    Markas Judi Online di Cengkareng, Digrebek Polisi

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Jakarta – Perjudian awalnya hanya bisa diikuti secara langsung dalam Kasino, namun seiring perjalanan waktu dan kemajuan tekhnologi, serta kemudahan bertransaksi, kini Judi bisa di akses secara online dimana saja, termasuk oleh anak anak. Judi online kini dikemas dalam berbagai bentuk permainan, mulai dari permainan kartu, catur, dadu dan lai lain, yang menyenangkan […]

  • DPC Pospera dan LSM Barak Indonesia Kunjungi KPK, Sejumlah OPD di Purwakarta Bakal Dilaporkan??

    DPC Pospera dan LSM Barak Indonesia Kunjungi KPK, Sejumlah OPD di Purwakarta Bakal Dilaporkan??

    • 0Komentar

    Purwakarta | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pospera Kabupaten Purwakarta dan LSM Barak Indonesia melakukan kunjungan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada Kav. 4. Jakarta Selatan. Kunjungan tersebut bertujuan untuk berkonsultasi terkait rencana pembuatan laporan dugaan korupsi yang terjadi di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta. Ketua DPC Pospera Kabupaten […]

  • Kumpulkan Dua Polres Di Mapolres Bangka Tengah, Kapolda Babel Sampaikan Apresiasi Dan Beri Pesan Ini Ke Anggota

    Kumpulkan Dua Polres Di Mapolres Bangka Tengah, Kapolda Babel Sampaikan Apresiasi Dan Beri Pesan Ini Ke Anggota

    • 1Komentar

    Hitvberita.com | Babel – Suasana di Halaman Mapolres Bangka Tengah tampak berbeda pada Senin (14/4/25) pagi. Halaman yang biasa hanya digunakan untuk apel anggota Polres Bangka Tengah, kali ini juga dipadati dengan Polres Bangka Selatan. Kedua Polres ini dikumpulkan untuk mengikuti apel gabungan yang dipimpin Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo. Tampak hadir pada […]

  • Tekan Impor BBM, Pertamina Groundbreaking Dua Proyek Energi Hijau

    Tekan Impor BBM, Pertamina Groundbreaking Dua Proyek Energi Hijau

    • 0Komentar

    Pertamina menancapkan tonggak baru dalam energi bersih Indonesia. Peerusahaan pelat merah ini memulai pembangunan pabrik bioethanol di Banyuwangi dan memperluas kilang hijau di Cilacap. JAKARTA | HITV – PT Pertamina (Persero) melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) dua proyek energi alternatif yang diharapkan dapat membantu Indonesia menekan impor bahan bakar minyak (BBM). Kedua proyek tersebut meliputi […]

  • Jokowi Bisa Langsung Diproses Hukum Tanpa Menunggu Adanya Laporan

    Jokowi Bisa Langsung Diproses Hukum Tanpa Menunggu Adanya Laporan

    • 0Komentar

    Oleh: Saiful Huda Ems. Tak jarang ada orang-orang yang komen di group-group Whats App, Tiktok dll. terhadap opini saya yang berjudul Segera Adili Jokowi Dan Jangan Ditunda-Tunda. Mereka kebanyakan meminta saya untuk segera melaporkan Jokowi pada institusi penegak hukum, jika menurut saya ada pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Jokowi. Lalu bagaimana saya menanggapi pertanyaan-pertanyaan atau […]

expand_less