Warga Pegantungan Tolak Truk Batu Bara PLTU Suge, Bupati Belitung Turun Tangan
- account_circle Iswandi
- calendar_month 18 jam yang lalu
- print Cetak

HITVBERITA.COM | BELITUNG – Konflik pengangkutan batu bara PLTU Suge kembali memanas. Ratusan warga Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, menolak truk batu bara melintas di jalan permukiman setelah insiden kecelakaan yang melibatkan anak-anak.
Penolakan itu disampaikan langsung di hadapan Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Kantor Desa Pegantungan, Rabu (2/9/2026) pagi.
Rapat yang dihadiri Kadishub, DLH, Kapolsek Badau, KSOP Tanjungpandan, Camat, Kades, BPD, perwakilan PLTU Suge, PT Adiguna Putra, PT Sarana Multiguna, serta 100 warga ini berlangsung tegang.
Warga menilai penderitaan mereka sudah 12 tahun terabaikan. Truk-truk bertonase besar setiap hari melintasi SDN 16, SDN 17, Puskesmas dan Kantor Desa, menimbulkan debu pekat, kebisingan, dan ancaman keselamatan.
“Kesepakatan 12 poin tahun 2019 yang isinya jalur angkut wajib dialihkan dari permukiman, sampai hari ini mandek. Kami hanya minta hak hidup sehat dan aman,” ujar Laila, perwakilan warga.
Warga menuntut solusi konkret: pembangunan jalur khusus atau jetty langsung di belakang PLTU Suge agar truk tidak masuk jalan umum. Mereka juga mendesak uji kualitas air sumur, penyiraman jalan rutin, wajib tutup terpal rapat, dan jaminan kesehatan gratis bagi warga terdampak debu.

Menanggapi itu, Bupati Djoni menegaskan keselamatan warga adalah prioritas mutlak, namun operasional PLTU tidak bisa dihentikan total karena menjadi sumber listrik utama se-Pulau Belitung.
Pemkab menawarkan solusi jangka pendek berupa pembatasan kecepatan, wajib tutup muatan, pengaturan jam operasional, dan pengawasan bersama desa. Untuk jangka panjang, Pemkab akan mengkaji pemindahan bongkar muat dari Pelabuhan Tanjung Ru ke Pelabuhan Tanjung Batu dengan menggandeng Pelindo.
Perwakilan KSOP Tanjungpandan, Iswandi, menjelaskan Tanjung Batu secara regulasi sah sebagai pelabuhan umum untuk bongkar muat batu bara, namun saat ini terkendala keterbatasan dermaga.
Hingga rapat berakhir pukul 12.15 WIB, belum ada kesepakatan. Warga tetap menolak jalur lama. Saat ini tongkang pengangkut batu bara dilaporkan sudah di perairan Belitung namun belum berani bersandar di Tanjung Ru.
Pemkab berencana menggelar rapat lanjutan dengan melibatkan perwakilan warga secara teknis.
(115)
- Penulis: Iswandi
- Editor: Redaksi HiTvBerita.com
- Sumber: Sulis





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.