Kalteng Mulai Gulirkan Program “Satu Rumah Satu Sarjana” pada 2026
- account_circle Kistolani Mangun Jaya
- calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
- visibility 44
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan program unggulan Satu Rumah Satu Sarjana mulai berjalan pada 2026. Program ini dirancang untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi keluarga berpenghasilan rendah agar setiap rumah tangga memiliki kesempatan melahirkan minimal satu lulusan perguruan tinggi.
HITVBERITA.COM | Palangka Raya — Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menyampaikan kepastian tersebut saat menemui awak media di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (21/11).
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Agustiar menegaskan bahwa skema bantuan pendidikan itu disiapkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan telah melalui pendataan awal.
> “Kami pastikan tahun 2026 program ini mulai jalan. Data penerima sudah kami siapkan, ada kurang lebih 15.000 kuota yang akan dibuka,” ujar Agustiar.
35.000 Kuota Sekolah Gratis
Selain bantuan pada jenjang pendidikan tinggi, Pemprov Kalteng juga menyiapkan 35.000 kuota sekolah gratis untuk siswa dari keluarga kurang mampu. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas layanan pendidikan dasar dan menengah secara merata.
Agustiar menekankan bahwa seluruh program bantuan pendidikan tersebut akan dijalankan dengan prinsip selektif, transparan, dan tepat sasaran. Pemprov, kata dia, berhati-hati agar skema ini tidak bertabrakan dengan bantuan serupa dari pemerintah pusat.
> “Kami sudah hitung secara detail. Program ini tidak boleh tumpang tindih dengan program pusat. Yang kami inginkan adalah efektivitas dan dampaknya bagi masyarakat,” ujar Gubernur.
Anggaran Rp 82 Miliar
Untuk mendukung implementasi program, Pemprov Kalteng menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 82 miliar. Dana tersebut diarahkan untuk menutup biaya pendidikan dan kebutuhan penunjang lainnya bagi mahasiswa dan siswa penerima manfaat.
Agustiar berharap program ini dapat menjadi jalan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah. Ia ingin anak-anak dari keluarga tidak mampu memiliki kesempatan lebih luas untuk menata masa depan.
> “Kami ingin anak-anak Kalteng memiliki masa depan yang lebih baik. Pendidikan adalah kuncinya,” kata dia.
Program Satu Rumah Satu Sarjana menjadi salah satu agenda strategis Pemprov Kalteng dalam mempercepat pemerataan pendidikan dan menyiapkan generasi muda yang lebih kompetitif di masa mendatang. (/*/*/)
Editor: AYS
Sumber: HITV Kalteng
- Penulis: Kistolani Mangun Jaya
