Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Kemendagri Perkuat Baznas dengan Dukungan Kelembagaan dan Data Kependudukan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
  • print Cetak

HITVBerita.Com|Balikpapan – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan komitmennya memperkuat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan dukungan kelembagaan dan data kependudukan. Hal ini ditekankan Mendagri saat menjadi keynote speaker pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas 2024 yang digelar secara hybrid dari Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (25/9/2024).

“Dari Kementerian Dalam Negeri, kami setidaknya ada tiga hal yang kami kerjakan untuk membantu Baznas. Yang pertama, memperkuat kelembagaan. Kelembagaan [Baznas] yang sudah ada saya kira di 34 provinsi,” katanya.

Tak hanya di tingkat provinsi, Mendagri menyampaikan hampir di 514 kabupaten/kota juga sudah memiliki Baznas. Namun dari jumlah tersebut, ada yang memiliki kinerja maksimal tapi ada pula yang belum. Menurutnya, maksimal tidaknya kinerja bergantung pada kerja tim yang mengorganisasi di daerah masing-masing. Hal lainnya berkaitan dengan kepedulian dari kepala daerah terhadap Baznas, terutama di daerah-daerah yang Baznasnya masih belum berjalan dengan baik.

“Oleh karena itu kita sudah mengeluarkan sejumlah Surat Edaran, bahkan Zoom Meeting dengan seluruh kepala daerah, supaya yang Baznasnya masih tertatih-tatih itu dibantu. Dan kita sudah mengeluarkan Surat Edaran juga, membantunya dapat melalui mekanisme hibah,” terangnya.

Secara eksplisit, hibah tersebut bisa dalam bentuk bantuan sarana prasarana atau dana operasional bagi Baznas yang belum berjalan optimal. Dalam reviu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Kemendagri juga menyampaikan terkait alokasi hibah kepada Baznas. Untuk efektivitasnya, Mendagri juga meminta laporan dari gubernur dan bupati/wali kota tentang perkembangan Baznas di daerahnya masing-masing tiga bulan sekali.

“Saya dalam konteks hubungan daerah yang perlu didukung, saya sangat mengharapkan feedback dari Baznas. Mohon kami diberikan data daerah-daerah mana saja yang Baznasnya masih tertatih-tatih tadi, sehingga perlu diberikan bantuan oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.

Pekerjaan kedua yang dilakukan Kemendagri untuk penguatan Baznas yaitu memperkuat kelembagaan dengan memperluas jaringan. Mendagri mengungkapkan, caranya dengan membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam hal ini, sudah ada daerah-daerah yang melakukan, terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Banten, meskipun banyak juga yang belum membentuk UPZ.

“Padahal saya sudah mengeluarkan Surat Edaran, instruksi untuk dibuat UPZ di semua OPD, bahkan sampai di tingkat desa,” tambahnya.

Mendagri juga meminta masukan dari Baznas terkait UPZ yang ada di OPD, sehingga Kemendagri bisa menginformasikan kepada Pemda atau kepala daerah yang bersangkutan. Ketika ada yang belum membentuk Baznas, pihaknya bisa menindaklanjutinya dengan berbagai instrumen, seperti memberi teguran lisan.

“Ada banyak instrumen, saya juga bisa koordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk DAU (Dana Alokasi Umum) dikurangi, Dana Alokasi Khususnya untuk bidang tertentu bisa dikurangi sebagai punishment, banyak instrumen sebetulnya,” ujarnya.

Dukungan lain yang diberikan oleh Kemendagri, yaitu pemanfaatan data Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), sehingga bisa diketahui berapa jumlah umat Islam yang ada di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa termasuk data usia dan pekerjaan. Ini akan bermanfaat untuk menentukan Baznas di daerah mana yang perlu dioptimalkan. Termasuk data-data masyarakat yang perlu mendapatkan bantuan sehingga bisa tepat sasaran.

Penguatan Baznas ketiga, yaitu dukungan dari Kemendagri dalam kerja sama untuk pemanfaatan zakat. Mendagri tak henti-hentinya menyampaikan kepada kepala daerah, terutama di daerah yang mengalami kesulitan fiskal yang ditandai dengan kecilnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar mencari sumber pendapatan lain untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Pihaknya mendorong kepala daerah untuk merangkul badan zakat, dalam rangka membantu mengembangkan laju pembangunan dan mengentaskan kemiskinan.

Sumber : Puspen Kemendagri

(HI/Nrtwork) 

hitvberita.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bea Cukai Pangkalan Bun dan Forkopimda Kobar Musnahkan Barang Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

    Bea Cukai Pangkalan Bun dan Forkopimda Kobar Musnahkan Barang Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun – Bea Cukai Pangkalan Bun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memusnahkan berbagai jenis barang ilegal hasil penindakan selama tahun 2024 hingga 2025. Kegiatan digelar di area Pelindo Regional 3 Kumai pada Selasa (25/11) sebagai bentuk komitmen mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat penegakan […]

  • Lapas Batang Gelar Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dan Penutupan Program Rehabilitasi

    Lapas Batang Gelar Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dan Penutupan Program Rehabilitasi

    • 0Komentar

        Lapas Klas IIB Batang, Gelar Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW Bersama Warga Binaan Pemasyarakatan. (Foto. Humas Lapas Batang) Penulis : Hadi Lempe Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Lapar Klas IIB Batang, menggelar pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Acara dilaksanalan sekaligus Penutupan Program Rehabilitasi Pamasyarakatan Tahun Anggaran 2025. Acara berjalan dengan khikmat […]

  • Apel Akbar Kebangsaan Buruh Wujudkan Stabilitas Keamanan di Kota Pekalongan 

    Apel Akbar Kebangsaan Buruh Wujudkan Stabilitas Keamanan di Kota Pekalongan 

    • 0Komentar

      ­Apel Akbar Kebangsaan Buruh, Polresta Pekalongan Bersama Karyawan PT. Pajitex Penulis : Hadi Lempe Kesatuan bangsa merupakan harapan menuju terwujudnya cita-cita membangun kehidupan dalam kedamaian. HITVBERITA.COM | KOTA PEKALONGN – Polres Pekalongan Kota menggelar Apel Akbar Kebangsaan Buruh yang berlangsung di halaman Pabrik PT Pajitex, Jalan Raya Kartoharjo No. 60 Watusalam, Kecamatan Buaran, Kabupaten […]

  • Debit Air Waduk Gemuruh Menurun, Warga Dabo Singkep Keluhkan Pelayanan PDAM

    Debit Air Waduk Gemuruh Menurun, Warga Dabo Singkep Keluhkan Pelayanan PDAM

    • 0Komentar

    Ketua F.SPSI NIBA, Christophorus Mercurius (Baju Putih) didampingi anggota dan salah seorang warga. (Dok/Foto/Ruslan/HITV)  Penulis: Ruslan LGA Debit air di Waduk Gemuruh, yang menjadi sumber air baku utama di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dilaporkan mengalami penurunan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini berdampak pada distribusi air bersih ke rumah warga yang sangat […]

  • KKSS Salurkan Bantuan Susu Senilai Rp 2 Miliar untuk Anak-anak di Kepulauan Seribu

    KKSS Salurkan Bantuan Susu Senilai Rp 2 Miliar untuk Anak-anak di Kepulauan Seribu

    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut Musyawarah Daerah (Musda) Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kepulauan Seribu, serta peringatan HUT ke-500 Kota Jakarta dan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, KKSS menyalurkan bantuan sosial berupa susu bubuk senilai Rp 2 miliar. HITVBERITA.COM | Jakarta – Sebanyak 2.000 kotak susu bubuk asal Selandia Baru (New Zealand) didistribusikan […]

  • Polres Lingga Dukung Ketahanan Pangan Lewat Gerakan Pangan Murah

    Polres Lingga Dukung Ketahanan Pangan Lewat Gerakan Pangan Murah

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Kepolisian Resor (Polres) Lingga ambil bagian dalam Gerakan Pangan Murah Serentak yang digelar di Jalan Makam Pahlawan, Kabupaten Lingga, Jumat (8/8/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional dan upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI. HITVBERITA.COM | Lingga — Kegiatan berlangsung selama tiga […]

expand_less