Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Daerah » Komunitas Madani Desak Penegak Hukum Tuntaskan Dugaan Pungli Calon Pekerja di PT Metro

Komunitas Madani Desak Penegak Hukum Tuntaskan Dugaan Pungli Calon Pekerja di PT Metro

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • visibility 35
  • print Cetak

Ketua Komunitas Madani Purwakarta, Zaenal Abidin. (Dok/Foto/Raffa)

Reporter: Raffa Christ Manalu

 

Komunitas Madani Purwakarta (KMP) mendesak aparat penegak hukum (APH) segera menuntaskan kasus dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon tenaga kerja (canaker) di PT Metro Pear Indonesia. Kasus ini sempat mencuat ke permukaan, namun hingga kini belum terlihat tanda-tanda penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

HITVBERITA.COM | Purwakarta — Ketua KMP, Zaenal Abidin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada manajemen PT Metro pada 28 Mei 2025 untuk meminta klarifikasi. Namun, hingga Selasa (10/6/2025), surat tersebut belum direspons.

“Kami menilai ada indikasi pembiaran dalam kasus ini. Padahal, kami sudah menyampaikan permintaan klarifikasi secara tertulis, namun tidak ada satu pun tanggapan,” kata Zaenal saat ditemui hitvberita.com di Purwakarta, Selasa.

Menurut Zaenal, yang akrab disapa Kang ZA, dugaan pungli itu melibatkan tim terorganisasi dengan pola perekrutan yang dinilai tidak transparan. Ia menyebut, KMP telah menerima aduan dari sejumlah calon tenaga kerja dan telah diminta mendampingi mereka secara hukum.

“Pelaku tidak bekerja sendiri. Ini pola terstruktur. Kami memiliki sejumlah bukti awal yang mendukung dugaan tersebut,” ujar Kang ZA.

Ia menjelaskan, jumlah pungutan yang dibebankan kepada para calon pekerja bervariasi antara Rp13 juta hingga Rp15 juta untuk posisi operator. Ironisnya, kata dia, status kerja yang dijanjikan pun tidak selalu jelas—bisa jadi hanya pekerja kontrak, bukan tenaga kerja tetap.

“Banyak canaker yang setelah menyetorkan uang, justru tidak diterima bekerja. Sebagian dari mereka hanya mendapat pengembalian uang secara tidak utuh. Dalihnya, proses seleksi belum tuntas, padahal uang sudah dikantongi,” tutur Zaenal.

Modus operandi seperti ini, lanjutnya, tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga melemahkan martabat para pencari kerja yang seharusnya mendapat perlakuan adil dan transparan.

Zaenal menegaskan bahwa praktik tersebut masuk dalam ranah pidana dan meminta aparat kepolisian untuk segera bertindak.

“APH harus segera menyelidiki dan membongkar jaringan ini. Kami di KMP siap memberikan pendampingan kepada para korban dan mendukung langkah hukum, termasuk pelaporan resmi ke polisi,” ucapnya.

KMP berharap kasus ini menjadi pintu masuk untuk pembenahan praktik perekrutan tenaga kerja di sektor industri, khususnya di wilayah Purwakarta. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepsek SMK Taruna Sakti Tolak Klarifikasi, Ijazah Alumni Hingga Saat Ini Ada Ratusan Belum Dibagikan!

    Kepsek SMK Taruna Sakti Tolak Klarifikasi, Ijazah Alumni Hingga Saat Ini Ada Ratusan Belum Dibagikan!

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Kepala Sekolah SMK Taruna Sakti Purwakarta, Yayang Gilang. (Dok/Foto/Raffa)   Polemik penahanan ijazah oleh SMK Taruna Sakti Purwakarta belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian. Hingga Selasa (10/6/2025), sekolah tersebut belum membagikan ijazah ratusan alumni yang diduga masih tertahan karena persoalan tunggakan biaya pendidikan. Reporter: Raffa Christ Manalu HITVBERITA.COM | Purwakarta —Kepala SMK Taruna Sakti, Yayang Gilang, membantah […]

  • Anggota DPD RI Kunjungi Lokasi Kebakaran di Arut Selatan

    Anggota DPD RI Kunjungi Lokasi Kebakaran di Arut Selatan

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Penulis Kistolani Mangun Jaya Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Kalimantan Tengah, dr Hj. Erni Damayanti H. Rahman, meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan delapan rumah warga di Jalan Gusti M. Arsyad, Gang Kalingkasa, RT 10, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Selasa (5/8/2025). HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun — Kebakaran yang […]

  • Kegiatan Penanaman Jagung Serentak, Polres Belitung Undang Berbagai Pihak

    Kegiatan Penanaman Jagung Serentak, Polres Belitung Undang Berbagai Pihak

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Foto Illustrasi Kepolisian Resor Belitung mengundang berbagai pihak untuk menghadiri kegiatan penanaman jagung serentak di Kabupaten Belitung, yang bertujuan guna mendukung swasembada pangan 2025. Acara ini akan berlangsung di Jl. HAS. Hanandjoeddin, Dusun Badau 3, RT.14 RW.04, Desa Badau, pada Selasa, 21 Januari 2025, pukul 09.30 WIB. HITVBERITA.COM | BELITUNG – Disebutkan oleh Kapolres Belitung […]

  • Ratusan Masyarakat Kelurahan Pangkal Lalang Hadiri Kampanye Dialogis H. Djoni Alamsyah Hidayat dan Syamsir

    Ratusan Masyarakat Kelurahan Pangkal Lalang Hadiri Kampanye Dialogis H. Djoni Alamsyah Hidayat dan Syamsir

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Dibaca: 19

  • Polres Lingga Intensifkan Patroli Cipkon, Perkuat Rasa Aman di Tengah Masyarakat

    Polres Lingga Intensifkan Patroli Cipkon, Perkuat Rasa Aman di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Penulis Ruslan LGA Kepolisian Resor (Polres) Lingga bersama seluruh jajaran Polsek mengintensifkan kegiatan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Lingga, Sabtu (2/8/2025) malam. HIRVBERITA.COM | Lingga — Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama di tengah meningkatnya aktivitas warga pada […]

  • Dua Perempuan NTB Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Libya

    Dua Perempuan NTB Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Libya

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Penulis: Sahbudin SPd.i Dugaan praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali menyeret warga Nusa Tenggara Barat. Dua perempuan, masing-masing berasal dari Kabupaten Bima dan Dompu, diduga dipaksa bekerja di Libya setelah dijanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi di Turki. HITVBERITA.COM | Bima— Keduanya adalah Suharni, warga Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, serta Nuraini, warga Kecamatan […]

expand_less