Kongresda I MIO Indonesia Jakarta Timur Tetapkan S. Erfan Nurali sebagai Ketua
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
- visibility 296
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto bersama seluruh peserta kongresda, seusai terpilihnya secara aklamasi S. Erfan Nurali sebagai Ketua PD MIO Indonesia Jakarta Timur masa bakti 2026-2030. (Dok/Foto/Hitv)
Dalam Kongres Daerah I Media Independen Online (MIO) Indonesia Kota Administrasi Jakarta Timur menetapkan S. Erfan Nurali sebagai Ketua Pengurus Daerah MIO Indonesia Jakarta Timur. Erfan terpilih secara aklamasi dalam forum kongres yang berlangsung pada 9–10 Januari 2026 di Villa Bukit Cipendawa, Cianjur, Jawa Barat.
CIANJUR | HITV — Kongres ini diikuti oleh 18 media online sebagai peserta penuh dan dihadiri jajaran Pengurus Wilayah MIO Indonesia Provinsi DKI Jakarta serta Pengurus Pusat MIO Indonesia.
Sejumlah tokoh pers nasional turut hadir, di antaranya Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie, Wakil Ketua Umum Ir. Agung Karang, Wakil Sekretaris PP MIO Indonesia Rika Rachmawati, Ketua PW MIO Indonesia Provinsi DKI Jakarta Gito Ricardo, Sekretaris Wilayah Alam Massiri, Bendahara PW MIO Indonesia Provinsi DKI Jakarta Bainanah, serta wartawan senior Yazid Maulana dan Siti Nurjanah.
Kongres secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Umum MIO Indonesia, Ir. Agung Karang.
Dalam sambutannya, Agung Karang menekankan pentingnya konsolidasi organisasi media di tengah perubahan lanskap industri pers yang semakin dipengaruhi digitalisasi dan disrupsi teknologi.
Menurut dia, MIO Indonesia harus berperan sebagai rumah bersama bagi media online yang tidak hanya bertumbuh dari sisi kuantitas, tetapi juga semakin matang dalam menjaga etika, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial. “Pertumbuhan media harus diimbangi dengan kualitas dan integritas,” ujarnya.
Sidang kongres dipimpin oleh Alam Massiri, Oscar Al Hamid, dan Dian Pratiwi. Melalui mekanisme musyawarah mufakat, peserta secara bulat menetapkan S. Erfan Nurali sebagai ketua terpilih.
Dalam pemaparan visi dan misinya, Erfan menegaskan komitmennya untuk memperkuat fondasi kelembagaan media online di Jakarta Timur. Ia menyebut, salah satu fokus kepemimpinannya adalah mendorong perusahaan media agar memiliki badan hukum yang jelas, memperjuangkan perlindungan dan pembelaan hukum bagi media online, serta mengembangkan pendidikan dan pelatihan jurnalistik.
“Kami juga akan mendorong penguatan kapasitas bisnis media, termasuk pemasaran produk jurnalistik, agar media online tetap berkelanjutan tanpa mengorbankan prinsip jurnalistik,” kata Erfan.
Selain agenda pemilihan ketua, Kongresda I MIO Indonesia Jakarta Timur juga menjadi ruang diskusi mengenai tantangan media online di era kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie, menyampaikan materi mengenai dampak perkembangan AI terhadap praktik jurnalistik.
Prayogie menilai, teknologi AI menghadirkan peluang besar dalam meningkatkan efisiensi kerja redaksi, mulai dari pengolahan data hingga distribusi konten. Namun, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tersebut juga membawa risiko serius terhadap kualitas dan akurasi informasi.
“AI dapat membantu kerja jurnalistik, tetapi tanpa pengawasan editorial yang kuat, teknologi ini juga berpotensi melahirkan konten yang tidak akurat, dangkal, bahkan menyesatkan,” ujar Prayogie.
Selain itu Prayogie juga menegaskan terkait tantangan utama media di era digital dan AI bukan semata-mata soal adopsi teknologi, melainkan menjaga integritas jurnalistik.
Di tengah derasnya arus platform digital, algoritma, dan otomatisasi konten, media dituntut tetap memegang teguh prinsip verifikasi, keberimbangan, dan tanggung jawab publik.
Menurut dia, kecerdasan buatan harus ditempatkan sebagai alat bantu kerja redaksi, bukan sebagai pengganti nalar kritis, etika, dan tanggung jawab manusia dalam proses jurnalistik.
“Integritas adalah fondasi utama kepercayaan publik. Tanpa itu, teknologi secanggih apa pun justru bisa menjadi ancaman bagi pers,” kata Prayogie.

Kongresda I MIO yang digelar di Villa Cipendawa Estate di kawasan Cipanas – Kabupaten Cianjur, menjadi momentum penting bagi pembentukan dan penguatan Pengurus Daerah MIO Indonesia Jakarta Timur. (Dok/Foto/Hitv)
FORUM kongres daerah tingkat kota tersebut juga membahas arah kebijakan organisasi, konsolidasi internal, serta strategi dalam menghadapi perubahan ekosistem media digital yang semakin kompleks.
Terpilihnya S. Erfan Nurali diharapkan dapat memperkuat peran MIO Indonesia Jakarta Timur sebagai wadah profesional bagi perusahaan media online, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem pers yang sehat, beretika, dan bertanggung jawab di tingkat lokal. (/*/*/)
Sumber:
Humas PW MIO Indonesia
Provinsi DKI Jakarta
- Penulis: Redaksi
