Menjaga Alam, Menjaga Kehidupan: Pesan Ekologis Om Zein di Idul Fitri Purwakarta
- account_circle
- calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
- visibility 68
- print Cetak

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, atau yang lebih dikenal dengan Om Zein, menyampaikan pesan mendalam mengenai makna ekologis Idul Fitri dalam sambutannya saat pelaksanaan Salat Idul Fitri 1446 H, yang digelar di depan Masjid Agung Baing Yusuf hingga Alun-Alun Kiansantang, Pesanggrahan Padjajaran, pada Senin, 31 Maret 2025.
HITVBERITA.COM | Purwakarta- Dalam kesempatan tersebut, Om Zein menghubungkan ibadah puasa Ramadan dengan tanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan, mengajak masyarakat Purwakarta untuk berperan aktif dalam pelestarian alam demi kehidupan yang lebih baik.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa dan perayaan Idul Fitri harus menjadi pijakan dalam membangun kabupaten yang lebih maju dan ramah lingkungan.
“Puasa itu lebih dari sekadar menahan lapar dan haus. Itu adalah ujian keimanan yang mengajarkan kita untuk hidup dengan tulus dan peduli terhadap sesama. Nilai-nilai ini harus terus kita jaga, tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam tindakan nyata, salah satunya dengan menjaga dan melestarikan alam sekitar,” kata Om Zein.
Om Zein menekankan bahwa esensi puasa sejatinya mengajarkan kita untuk menjaga kelestarian bumi, yang merupakan sumber kehidupan utama, mulai dari makanan, minuman, hingga udara yang kita hirup.
Menurutnya, menjaga alam bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi merupakan tanggung jawab moral setiap individu untuk melindungi bumi dari kerusakan yang disebabkan oleh aktivitas manusia.
“Perayaan Idul Fitri seharusnya menjadi titik balik kesadaran ekologis kita. Kita harus menyadari bahwa alam membutuhkan kita untuk tidak merusaknya. Kita harus menjaga keseimbangan dan kelestarian bumi, karena kita semua sangat bergantung pada alam,” tambahnya.
Om Zein juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam program-program pelestarian lingkungan, seperti pengelolaan sampah rumah tangga, ikut serta dalam program bank sampah, atau bergabung dalam kelompok masyarakat peduli lingkungan. Ia menyebutkan, langkah-langkah kecil seperti menanam pohon, membersihkan sungai, dan mengurangi penggunaan plastik, dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan.
“Alam tidak membutuhkan kita untuk dirawat, namun membutuhkan kita untuk tidak merusaknya. Mari tingkatkan partisipasi dalam gerakan-gerakan lingkungan, agar Purwakarta menjadi lebih bersih, sehat, dan lestari,” ujar Om Zein.
Selain itu, Om Zein juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tindakan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya. Ia mengungkapkan bahwa pemborosan dan pengelolaan sampah yang buruk dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, bahkan berisiko menyebabkan penyakit dan bencana banjir.
“Kita semua bisa berkontribusi dalam menjaga lingkungan dengan cara-cara sederhana. Bergabung dalam kegiatan bersih-bersih, membuat kebun sayur organik di rumah, atau memilih transportasi umum adalah beberapa contoh kecil yang dapat memberikan manfaat besar bagi lingkungan kita,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Om Zein mengajak seluruh masyarakat Purwakarta untuk menjadikan menjaga alam sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab bersama. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dan mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan ibadah puasa yang sukses.
“Semoga makna Idul Fitri kali ini dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita jaga lingkungan untuk masa depan yang lebih baik. Mohon Maaf Lahir dan Batin,” tutupnya. (**)
Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: AYS Prayogie
- Penulis:

Saat ini belum ada komentar