Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Presiden Prabowo Setujui Pemberian Amnesti untuk Kemanusiaan dan Rekonsiliasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • print Cetak

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas saat konferensi pers usai mengikuti rapat di istana kepresidenan. (Foto/BPMI/Setpres)

Penulis: Muzakkir 

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, pada Jumat, 13 Desember 2024.

HITVBERITA.COM | Jakarta- Rapat tersebut membahas sejumlah isu, termasuk pemberian amnesti kepada narapidana tertentu, yang dilakukan atas dasar kemanusiaan, mengurangi kelebihan kapasitas lapas, dan untuk mendorong rekonsiliasi di beberapa wilayah.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menjelaskan, bahwa pemberian amnesti ini mencakup beberapa kategori narapidana. Saat ini, pihaknya juga sedang melakukan asesmen dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Beberapa kasus yang terkait dengan kasus-kasus penghinaan ataupun ITE yang terkait dengan kepala negara itu presiden meminta untuk diberi amnesti. Kemudian, ada juga beberapa kasus yang terkait dengan orang yang sakit berkepanjangan,” jelas Supratman dalam keterangan pers kepada awak media usai rapat di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Menurut Supratman, kasus penghinaan terhadap kepala negara melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) menjadi salah satu prioritas dalam pemberian amnesti. Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian khusus terhadap kasus-kasus ringan di Papua.

“Ada kurang lebih 18 orang, tetapi yang bukan bersenjata. Ini menjadi bagian dari upaya rekonsiliasi terhadap teman-teman di Papua,” ucapnya.

Supratman menyebutkan, data sementara dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mencatat ada sekitar 44 ribu narapidana yang berpotensi diusulkan untuk mendapat amnesti. Namun, terkait jumlah pastinya masih dalam proses klasifikasi dan asesmen.

“Prinsipnya, Presiden setuju untuk pemberian amnesti. Tapi selanjutnya kami akan meminta pertimbangan kepada DPR. Apakah DPR nanti dinamikanya seperti apa? Kita tunggu setelah resmi kami mengajukannya kepada parlemen untuk mendapatkan pertimbangan,” ujarnya.

Langkah pemberian amnesti ini mencerminkan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Selain mengedepankan nilai kemanusiaan, kebijakan ini diharapkan dapat mendorong stabilitas sosial di berbagai wilayah, termasuk Papua.

“Ini upaya itikad baik bagi pemerintah untuk mempertimbangkan bagaimana kemudian Papua bisa menjadi lebih tenang dan sebagainya. Ini itikad baik pemerintah untuk itu,” pungkas Supratman. (///)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manajemen Talenta ASN Batam Didorong Selaras Asta Cita Presiden

    Manajemen Talenta ASN Batam Didorong Selaras Asta Cita Presiden

    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Batam didorong untuk memperkuat penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. BATAM | HITV — Ditenggarai dengan pertumbuhan ekonomi yang positif, meningkatnya investasi, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi dinilai menjadi indikator yang mampu mendorong sektor pendidikan dan kesehatan di […]

  • Dicalonkan Golkar dan PDIP, Pasangan Ambu Anne-Budi Hermawan Daftar ke KPU Purwakarta

    Dicalonkan Golkar dan PDIP, Pasangan Ambu Anne-Budi Hermawan Daftar ke KPU Purwakarta

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Purwakarta – Pasangan Anne Ratna Mustika-Budi Hermawan menjadi pasangan calon (paslon) pertama di Pilbup Purwakarta yang mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Purwakarta, pada Rabu, 28 Agustus 2024. Pasangan calon bupati dan wakil bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika-Budi Hermawan diketahui diusung oleh Partai Golkar dan PDIP di Pilkada Purwakarta 2024. “Alhamdulillah, hari ini sesuai […]

  • Ketua Umum Dr. Adhi Kusuma Wahab MBA Terbitkan SK Kepengurusan PB PARFI Periode 2025 – 2030

    Ketua Umum Dr. Adhi Kusuma Wahab MBA Terbitkan SK Kepengurusan PB PARFI Periode 2025 – 2030

    • 0Komentar

    Susunan kepengurusan baru PB Persatuan Artis Film Indonesia (PB PARFI) untuk periode 2025-2030 resmi diterbitkan oleh Ketua Umum PB PARFI hasil Kongres Ke-18, Dr. Adhi Kusuma Wahab MBA, yang lebih dikenal dengan nama Ki Kusumo. HITVBERITA.COM | Jakarta– Surat Keputusan yang disahkan tertanggal 27 Maret 2025, bernomor 02/PB-PARFI/III/2025, mengatur mengenai pengangkatan Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, […]

  • Kuasa Hukum Bantah Unsur Korupsi, Sebut Lahan Proyek VinFast Berstatus Hak Milik Warga

    Kuasa Hukum Bantah Unsur Korupsi, Sebut Lahan Proyek VinFast Berstatus Hak Milik Warga

    • 0Komentar

    Tim Kuasa Hukum lima tersangka kasus dugaan korupsi penjualan tanah untuk proyek pabrik mobil listrik milik VinFast di Subang menyoal konstruksi hukum yang dibangun penyidik. JAKARTA, HITV— Salah satu Tim kuasa hukum para tersangka, Stenny Widya Asmara, SH menegaskan, bahwa lahan yang dipersoalkan menurutnya bukan lagi tanah kas desa, melainkan telah berstatus hak milik warga […]

  • Camat Plered diduga Langgar Netralitas Pilkada, Biarkan Salah Satu Paslon Kampanye di Halaman Kecamatan

    Camat Plered diduga Langgar Netralitas Pilkada, Biarkan Salah Satu Paslon Kampanye di Halaman Kecamatan

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Purwakarta – Dugaan pelanggaran netralitas Camat Plered viral setelah muncul video dari salah satu warga di aplikasi Tik Tok dan di beberapa WhatsApp group, bahwa oknum Camat tersebut diduga membiarkan kegiatan kampanye bagi-bagi sembako oleh salah satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati di halaman kantor Kecamatan Plered, pada Senin 14 Oktober […]

  • Prof Ali Zum Mashar, Ilmuwan Bersahaja di Balik Terobosan Pangan Nasional

    Prof Ali Zum Mashar, Ilmuwan Bersahaja di Balik Terobosan Pangan Nasional

    • 0Komentar

    Penulis: AYS Prayogie Prof. Dr. Ir. Ali Zum Mashar bukan tipe ilmuwan yang gemar menonjolkan diri. Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bekerja sunyi di laboratorium dan lahan-lahan marginal, meneliti tanah, mikroba, serta daya hidup tanaman. JAKARTA | HITV — Namun, dari kerja senyap itulah lahir temuan yang kini mengantarkannya duduk dalam rapat terbatas […]

expand_less