Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Presiden Prabowo Setujui Pemberian Amnesti untuk Kemanusiaan dan Rekonsiliasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • print Cetak

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas saat konferensi pers usai mengikuti rapat di istana kepresidenan. (Foto/BPMI/Setpres)

Penulis: Muzakkir 

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, pada Jumat, 13 Desember 2024.

HITVBERITA.COM | Jakarta- Rapat tersebut membahas sejumlah isu, termasuk pemberian amnesti kepada narapidana tertentu, yang dilakukan atas dasar kemanusiaan, mengurangi kelebihan kapasitas lapas, dan untuk mendorong rekonsiliasi di beberapa wilayah.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menjelaskan, bahwa pemberian amnesti ini mencakup beberapa kategori narapidana. Saat ini, pihaknya juga sedang melakukan asesmen dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Beberapa kasus yang terkait dengan kasus-kasus penghinaan ataupun ITE yang terkait dengan kepala negara itu presiden meminta untuk diberi amnesti. Kemudian, ada juga beberapa kasus yang terkait dengan orang yang sakit berkepanjangan,” jelas Supratman dalam keterangan pers kepada awak media usai rapat di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Menurut Supratman, kasus penghinaan terhadap kepala negara melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) menjadi salah satu prioritas dalam pemberian amnesti. Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian khusus terhadap kasus-kasus ringan di Papua.

“Ada kurang lebih 18 orang, tetapi yang bukan bersenjata. Ini menjadi bagian dari upaya rekonsiliasi terhadap teman-teman di Papua,” ucapnya.

Supratman menyebutkan, data sementara dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mencatat ada sekitar 44 ribu narapidana yang berpotensi diusulkan untuk mendapat amnesti. Namun, terkait jumlah pastinya masih dalam proses klasifikasi dan asesmen.

“Prinsipnya, Presiden setuju untuk pemberian amnesti. Tapi selanjutnya kami akan meminta pertimbangan kepada DPR. Apakah DPR nanti dinamikanya seperti apa? Kita tunggu setelah resmi kami mengajukannya kepada parlemen untuk mendapatkan pertimbangan,” ujarnya.

Langkah pemberian amnesti ini mencerminkan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Selain mengedepankan nilai kemanusiaan, kebijakan ini diharapkan dapat mendorong stabilitas sosial di berbagai wilayah, termasuk Papua.

“Ini upaya itikad baik bagi pemerintah untuk mempertimbangkan bagaimana kemudian Papua bisa menjadi lebih tenang dan sebagainya. Ini itikad baik pemerintah untuk itu,” pungkas Supratman. (///)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buntut Perintah Pengosongan Rumah, Warga Komplek Perumahan Bengrah Jaya Lakukan Gugatan Ke PTUN

    Buntut Perintah Pengosongan Rumah, Warga Komplek Perumahan Bengrah Jaya Lakukan Gugatan Ke PTUN

    • 0Komentar

    HiTVBerita.COM | JAKARTA – Warga yang mendiami Komplek Perumahan Bengrah Jaya, yang terletak di wilayah Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, yang merupakan sebagian besar adalah para purnawirawan angkatan darat tersebut, pada hari Sabtu 9 Nopember 2024, melakukan aksi protes dengan cara melakukan pemasangan spanduk sebagai respon atas surat pemberitahuan yang dikirimkan dari Kodam Jaya. Diketahui […]

  • Anggaran Rp3,3 Miliar untuk RTRW Purwakarta Disorot, Konsultan dan Partisipasi Publik Dipertanyakan

    Anggaran Rp3,3 Miliar untuk RTRW Purwakarta Disorot, Konsultan dan Partisipasi Publik Dipertanyakan

    • 0Komentar

      Alokasi anggaran sebesar Rp3,3 miliar dari APBD Kabupaten Purwakarta untuk penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) menuai sorotan. Dana tersebut digelontorkan secara bertahap dalam empat segmen kegiatan sepanjang 2022 hingga 2025.   PURWAKARTA, HITV— Sorotan muncul bukan semata pada besarnya anggaran, melainkan pada proses pelaksanaan yang dinilai kurang variatif dan berpotensi mengurangi kualitas kajian. […]

  • ‎Sekda Garut Minta Direksi Baru Perumda Tirta Intan Tuntaskan Pekerjaan Rumah

    ‎Sekda Garut Minta Direksi Baru Perumda Tirta Intan Tuntaskan Pekerjaan Rumah

    • 0Komentar

    Penulis Kang Aden HITV Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, meminta jajaran direksi baru Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Intan segera menuntaskan sejumlah pekerjaan rumah yang selama ini menjadi catatan penting pemerintah daerah. HITVBERITA.COM | Garut — Hal itu disampaikan Nurdin saat menghadiri serah terima jabatan (sertijab) direksi Perumda Tirta Intan yang digelar […]

  • Sambut HUT Bhayangkara Ke 79, Bid Dokkes Polda Babel Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Para Driver Ojol

    Sambut HUT Bhayangkara Ke 79, Bid Dokkes Polda Babel Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Para Driver Ojol

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Bangka Belitung menggelar pemeriksaan kesehatan gratis. Sasarannya ialah para driver ojek online (ojol). Kabid Dokkes Polda Babel Kombes Pol Wahyu Hidajati Dwi Palupi mengatakan pemeriksaan kesehatan gratis ini dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 79 tahun 2025. “Ini rangkaian kita pada HUT Bhayangkara di Babel. […]

  • Keluarga Korban Tabrak Lari Tuntut Keadilan, Proses Hukum Mandek

    Keluarga Korban Tabrak Lari Tuntut Keadilan, Proses Hukum Mandek

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Kasus tabrak lari yang menewaskan Jun Hong atau yang akrab disapa Ibuk Ami di Jalan Kelurahan Raya hingga kini belum menemukan titik terang. Meski sudah berbulan-bulan berlalu, keluarga korban menilai proses hukum berjalan lamban dan tak kunjung memberi kepastian. HITVBERITA.COM | Lingga — Keluarga menyebut ada satu nama yang diduga sebagai pelaku, […]

  • Ungkap Kasus Mafia Tanah di Bekasi, AHY: Kami Berkomitmen Melindungi Hak Masyarakat dari Praktik Ilegal

    Ungkap Kasus Mafia Tanah di Bekasi, AHY: Kami Berkomitmen Melindungi Hak Masyarakat dari Praktik Ilegal

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Bekasi – Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono, atau yang akrab disapa AHY, baru-baru ini berhasil mengungkap dua kasus mafia tanah diwilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Meskipun kedua kasus tersebut telah mengakibatkan kerugian yang signifikan, upaya penegakan hukum ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk melindungi hak-hak masyarakat. Kasus pertama yang diungkap melibatkan lima orang tersangka […]

expand_less