Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

“Narik Sukmo” Guncang Layar Lebar: Saat Budaya Menjelma Teror!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
  • print Cetak

Oleh: AYS Prayogie

Layar bioskop Indonesia kembali berselimut mistik. “Narik Sukmo”, film horor terbaru yang sudah tayang mulai Kamis, 3 Juli 2025, mencoba menghidupkan ulang mitos Jawa dalam bentuk yang lebih gelap—namun tetap memikat.

BERANGKAT dari novel karya Dewie Yulliantika Sofia, film ini menempatkan budaya lokal sebagai poros cerita. Tak hanya menghadirkan teror yang membekas, “Narik Sukmo” menjadi refleksi dari benturan antara warisan leluhur dan rasa ingin tahu generasi muda.

“Kami ingin membuat horor yang tidak sekadar menakut-nakuti. Film ini mengangkat tarian sebagai medium spiritual yang berperan penting dalam kisah rakyat, sekaligus pengingat bahwa budaya tak selalu berarti indah—kadang juga menyimpan trauma kolektif,” ujar sutradara Indra Gunawansaat ditemui penulis dalam peluncuran trailer di Jakarta, awal Juni lalu.

“Narik Sukmo” mengikuti perjalanan Kenara diperankan oleh Febby Rastanty, seorang mahasiswi seni tari yang memutuskan berlibur ke desa sahabatnya, Ayu diperankan oleh Dea Annisa, di daerah terpencil bernama Kelawangin.

Disebutkan bahwa desa ini dikenal sebagai kampung para penari, di mana gerakan tubuh bukan sekadar seni, melainkan ritual sakral.

Namun sejak kedatangannya, Kenara mulai diganggu mimpi buruk: sosok hitam legam mengejarnya, dan penari berselendang merah muncul tanpa suara. Semua pertanda itu mengarah pada satu legenda “Narik Sukmo”, tarian yang diyakini mampu memanggil dan mengikat jiwa manusia.

“Ketika membaca naskahnya, saya langsung tertarik karena ceritanya tidak biasa. Kenara adalah sosok rasional yang tiba-tiba berhadapan dengan dunia spiritual. Transformasinya sangat emosional,” kata Febby Rastanty saat berbincang dengan penulis usai pemutaran khusus film ini di Jakarta.

Di tengah kekacauan batin itu, Kenara bertemu Dierja, pemuda setempat yang mencoba melindunginya. Dierja tahu lebih banyak tentang asal usul tarian terkutuk itu, serta dua tokoh mistis dari masa lalu: Banyu Janggala Bagwahanta dan Ratimayu — penari yang menjadi simbol kekuasaan dan kutukan di desa tersebut.

“Ini peran horor kedua saya, tapi yang ini lebih kompleks. Dierja punya luka masa lalu yang belum selesai, dan itu berkaitan erat dengan narasi besar film ini. Saya suka karena film ini menyatukan mistik dan psikologis,” tutur Aliando Syarief.

“Narik Sukmo” bukan horor konvensional. Indra Gunawan berhasil menampilkan suasana mencekam tanpa kehilangan esensi budaya.

Dengan penata gerak dari latar tari klasik dan desain suara yang halus namun menghantui, film ini mengubah ritual tari menjadi sesuatu yang sakral sekaligus mengerikan.

Film ini juga menyoroti konflik antara generasi lama yang mempertahankan tradisi, dan generasi muda yang mencoba membongkar mitos. Dalam konteks ini, “Narik Sukmo” menjelma sebagai cermin: bagaimana warisan leluhur bisa menjadi pusaka, atau justru kutukan yang diwariskan.

Deretan aktor senior seperti Kinaryosih, Teuku Rifnu Wikana, Nugie, Maryam Supraba, dan Yama Carlos menambah kedalaman narasi.

Kehadiran mereka memperkuat nuansa desa yang penuh rahasia, tempat di mana waktu seperti berhenti, dan setiap langkah tarian bisa membuka lorong menuju masa lalu yang kelam.

Pemeran Lengkap:

Aliando Syarief sebagai Dierja
Febby Rastanty sebagai Kenara
Dea Annisa sebagai Ayu
Teuku Rifnu Wikana
•Nugie
•Kinaryosih
•Yama Carlos
•Maryam Supraba
•Elly Luthan

Tayang di Bioskop Mulai 3 Juli

“Narik Sukmo” siap tayang di jaringan bioskop XXI, CGV, dan Cinepolis mulai 3 Juli 2025.

Film ini patut disaksikan oleh penikmat horor yang merindukan cerita bernuansa lokal, sekaligus penggemar kisah-kisah budaya yang dikemas dengan sinematik kuat.

Tiket dapat dibeli melalui tautan resmi berikut:

* [Tiket Narik Sukmo di XXI](#)
* [Tiket Narik Sukmo di CGV](#)
* [Tiket Narik Sukmo di Cinepolis](#)

Film ini bukan hanya menguji nyali, tetapi juga mengajak penonton menari bersama mitos dan misteri. “Narik Sukmo” akan mengajak Anda masuk ke lorong waktu—di mana tari bisa memanggil, dan jiwa bisa terseret selamanya.

AYS Prayogie

“Di balik lenggok tari dan alunan gamelan, “Narik Sukmo” menyimpan bisikan arwah dan dendam yang belum tuntas. Apakah tarian ini akan menjadi akhir bagi Kenara, atau justru pintu untuk membebaskan jiwa-jiwa yang terbelenggu? 

Tuntaskan selengkapnya akhir cerita dari kisah film horor berjudul “Narik Sukmo” ini dengan menonton langsung tayangannya yang diputar di bioskop-bioskop kesayangan anda. 

Cijantung, Minggu 6 Juli 2025
Penulis adalah Kritikus Film Layar Lebar Nasional | Wartawan Senior | CEO HI-Network | Pemimpin Redaksi Hitvberita.com

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Wafat Isa Al-Masih dan Paskah 2025 di Belitung Berlangsung Khidmat dan Aman

    Peringatan Wafat Isa Al-Masih dan Paskah 2025 di Belitung Berlangsung Khidmat dan Aman

    • 0Komentar

    Suasana khidmat menyelimuti sejumlah gereja di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Minggu (20/4/2025) pagi, saat ribuan umat Kristiani dari berbagai denominasi gereja mengikuti rangkaian ibadah peringatan Wafat Isa Al-Masih dan Hari Raya Paskah 2025 dengan penuh kekhusyukan. HITVBERITA.COM | Tanjungpandan— Ibadah tersebut dimulai serentak sejak pukul 08.00 WIB di enam titik gereja yang […]

  • Wakil Bupati Lingga Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional di Desa Sedamai

    Wakil Bupati Lingga Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional di Desa Sedamai

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Peringatan “Hari Anak Nasional” digelar di Desa Sedamai, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (26/7/2025). Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh Wakil Bupati Lingga, H. Nofrizal, bersama Ketua Dekranasda Lingga, Feby Nofrizal. HITVBERITA.COM | Lingga — Acara juga turut dihadiri oleh anggota DPRD Lingga, Camat Singkep Pesisir; Kepala Puskesmas; […]

  • Anne Ratna Mustika Pemimpin Perempuan Untuk Purwakarta

    Anne Ratna Mustika Pemimpin Perempuan Untuk Purwakarta

    • 0Komentar

    Purwakarta | Bagi masyarakat Kabupaten Purwakarta, sosok Bupati Purwakarta periode 2018-2023 Anne Ratna Mustika memang selalu menarik. Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta yang oleh warga kerap disapa Ambu Anne itu selalu menjadi tema pembicaraan hangat. Banyak sisi menarik yang kerap menjadi pembicaraan publik. Selain menjadi bupati perempuan pertama di Purwakarta, selama masa jabatannya, Anne berhasil […]

  • Mahasiswa IPB Terjun ke Desa, Dorong Inovasi Pembangunan di Purwakarta

    Mahasiswa IPB Terjun ke Desa, Dorong Inovasi Pembangunan di Purwakarta

    • 0Komentar

    Foto bersama mahasiswa IPB di Gedung Negara Pemkab Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu Sebanyak 50 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) diterjunkan ke Kabupaten Purwakarta dalam rangka Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi 2025. Kehadiran mereka diharapkan menjadi katalis dalam percepatan pembangunan desa melalui pendekatan riset dan inovasi. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Pemerintah Kabupaten Purwakarta […]

  • Om Zein dan Dinas Lingkungan Hidup Purwakarta Gelar Aksi Bersih-Bersih

    Om Zein dan Dinas Lingkungan Hidup Purwakarta Gelar Aksi Bersih-Bersih

    • 0Komentar

    Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein saat memonitor aksi bersih-bersih bersama Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, melaksanakan kegiatan bersih-bersih bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di wilayah perkotaan Purwakarta. HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Om Zein tampak membersihkan tumpukan sampah yang berada di depan pintu masuk […]

  • BAHAN BAKU BAMBU YANG MELIMPAH, JADIKAN INDUSTRI KREATIF  TANTANGAN MASA DEPAN INDONESIA PENGGANTI BAHAN BAKU KAYU, MENJADI PRODUK GO GREEN PRODUCT MASA DEPAN

    BAHAN BAKU BAMBU YANG MELIMPAH, JADIKAN INDUSTRI KREATIF TANTANGAN MASA DEPAN INDONESIA PENGGANTI BAHAN BAKU KAYU, MENJADI PRODUK GO GREEN PRODUCT MASA DEPAN

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | JAKARTA – Anto Suroto, SH. MM, mengemukakan bahwa abundansi bahan baku bambu di Indonesia memiliki potensi besar untuk diolah menjadi industri kreatif yang berkelanjutan. Bambu, sebagai bahan yang cepat tumbuh dan ramah lingkungan, dapat menjadi alternatif pengganti kayu, mendukung upaya pelestarian hutan dan mengurangi deforestasi. Beberapa poin penting mengenai pemanfaatan bambu sebagai bahan […]

expand_less