Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Pengosongan Perumahan Bengrah Jaya, Didasari Banyaknya Personil Aktif Yang Belum Punya Rumah

  • account_circle
  • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
  • print Cetak

Kolonel (Purn) Ir. Martinus Siswanto Prayogo, MSi meminta agar perintah pengosongan rumah warga Perumahan Bengrah Cijantung dapat ditunda. Hal tersebut menurutnya agar tidak terjadi gejolak sosial, terlebih perintah pengosongan tersebut jelang pelaksanaan Pilkada Daerah Khusus Jakarta pada 27 November 2024, yang seyogyanya dibutuhkan dukungan seluruh elemen warga masyarakat agar dapat tercipta situasi yang kondusif!

HITVberita.COM | CIJANTUNG – Warga yang menetap di Perumahan Bengrah Jaya Cijantung merasa resah atas adanya rencana eksekusi Pengosongan Komplek Perumahan Bengrah Jaya yang mereka huni oleh pihak Kodam Jaya yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Nopember 2024.

Dan hari ini, Jumat 15 Nopember 2024, redaksi HITVberita.COM mendapatkan pesan WhatsApp dari Kolonel (Purn) Ir. Martinus Siswanto Prayogo MSi, yang merupakan sesepuh yang telah 40 tahun menetap di Perumahan Bengrah Jaya.

Dalam pesan WhatsApp itu Kolonel (Purn) Ir. Martinus menyampaikan terkait hasil kunjungannya bersama Letkol Purn Hatta Abad ke Kodam Jaya, untuk sampaikan keluh-kesah yang saat ini menerpa warga Komplek Perumahan Bengrah Jaya Cijantung.

Dalam WhatsApp tersebut, Kolonel (Purn) Ir. Martinus mengatakan, bahwa mereka telah berusaha untuk menghadap Pangdam Jaya, terkait adanya informasi eksekusi rumah yang mereka huni di Komplek Perumahan Bengrah

“Saya bersama bapak Letkol (Purn) Hatta Abad, telah mencoba untuk menghadap Pangdam Jaya, namun Pangdam Jaya disaat yang bersamaan ada keperluan mendadak, sehingga kami diarahkan untuk menghadap Aslog. Namun karena Aslog juga belum selesai olah raga, akhirnya kami pun diarahkan ke Perwira Staf yakni bapak Mayor Piko,” ujar Kolonel (Purn) Ir. Martinus menjelaskan.

Lebih Lanjut dijelaskan oleh Kolonel (Purn) Ir. Martinus, bahwa dalam pertemuan dengan Perwira Staf Kodam Jaya tersebut, pihaknya telah menyampaikan sekaligus menjelaskan terkait status rumah yang mereka huni di Komplek Bengrah Jaya itu, bukanlah Asrama atau rumah Dinas Golongan I, dan bahkan dijelaskan bahwa kini statusnya sedang dalam gugatan di PTUN.

“Saat ini gugatan di PTUN sedang berlangsung, seharusnya pihak Kodam Jaya memahami, karena proses gugatan tersebut sedang berlangsung, dan sesuai Undang undang tidak dibenarkan melakukan eksekusi, sebelum adanya keputusan yang Ingkrah atau tetap,” tegas Kolonel (Purn) Ir. Martinus.

Selain itu, Kolonel (Purn) Ir. Martinus juga menanyakan terkait klaim Kodam Jaya tentang keberadaan Perumahan Bengrah Jaya, yang di sebut sebagai Asrama.

“Apakah Kodam Jaya memiliki bukti tentang Surat Penetapan yang mengatakan Perumahan Bengrah Jaya ini adalah Asrama, itu yang kami tanyakan dengan Mayor Piko,” ujarnya di WhatsApp.

Kolonel (Purn) Ir. Martinus juga menegaskan pihaknya sempat menanyakan terkait bukti-bukti yang dimiliki pihak Kodam Jaya yang menguatkan bahwa status keberadaan Perumahan Bengrah Jaya tersebut, adalah Asrama?

Mayor Piko memberikan respon, bahwa masalah hukum, baik menyangkut PTUN ataupun bukti Surat Penetapan, bukan ranahnya.

“Beliau mengatakan, hal yang kami tanyakan itu bukan ranahnya untuk menjawab, melainkan ranah dari Kakumdam Jaya,” ujar Kolonel (Purn) Ir. Martinus.

Lebih lanjut Kolonel (Purn) Ir. Martinus menyampaikan bahwa dalam responnya, Mayor Piko hanya menjelaskan, bahwa kebijakan pengosongan Perumahan Bengrah Jaya, didasarkan atas pertimbangan masih banyaknya personil Kodam Jaya yang belum memiliki rumah.

“Kami paham apa yang dimaksud oleh beliau, namun pertanyaan kami, mengapa Kodam Jaya tidak mempertimbangkan penggunaan lahan kosong, yang berada dibawah penguasaan Kodam Jaya, yang tersebar disekitar Makodam Jaya,” kata Kolonel (Purn) Ir. Martinus seraya berikan opsi.

Ketika HITVBerita.COM menanyakan tanggapannya tentang rencana eksekusi tersebut, sesepuh warga Komplek Perumahan Bengrah Jaya Cijantung itu mengatakan, bahwa sebenarnya mereka berharap agar Kodam Jaya dapat menunggu hasil dari PTUN yang sedang berlangsung saat ini.

“Jika eksekusi tersebut tetap berlangsung di tanggal 20 ini, ditakutkan akan terjadi perlawanan dari warga, dan bila itu terjadi, kami harap para petugas pengosongan dapat bertindak humanis, agar tidak terjadi dampak sosial yang akan merugikan kedua pihak, terlebih deadline pelaksanaan pengosongan itu sudah masuk dalam suasana minggu tenang Pilkada Daerah Khusus Jakarta yang semestinya harus dijaga agar kondusif dan tidak timbulkan kegaduhan,” beber Kolonel (Purn) Ir. Martinus.

“Dan kami sudah berpesan kepada Mayor Fiko, agar apa yang telah didiskusikan bersama ini, dapat disampaikan kepada Aslog,” ucap Kolonel (Purn) Ir. Martinus Siswanto Prayogo MSi di ujung WhatsApp tersebut.

(HI/Network)

Pewarta: Abdul Rosad
Editor: AYS Prayogie

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI Pusat Cabut Pembekuan Pengurus PWI Jawa Barat

    PWI Pusat Cabut Pembekuan Pengurus PWI Jawa Barat

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) secara resmi mencabut pembekuan terhadap Pengurus PWI Provinsi Jawa Barat masa bakti 2021–2026. Pencabutan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 373-PLP/PP-PWI/2025 tertanggal 1 Agustus 2025. HITVBERITA.COM | Jakarta— SK yang ditandatangani oleh Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun, Sekretaris Jenderal Iqbal Irsyad, dan […]

  • Polda Babel Gelar Rapat Kesiapan Jelang Pelantikan Presiden Dan Agenda Debat Cakada 2024

    Polda Babel Gelar Rapat Kesiapan Jelang Pelantikan Presiden Dan Agenda Debat Cakada 2024

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com|BABEL– Polda Bangka Belitung menggelar rapat kesiapan rencana pengamanan Pilkada Serentak 2024 tahapan debat dan penyampaian visi dan Misi Calon Kepala Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Rapat kesiapan ini dilaksanakan di Ruang Rupattama Polda Bangka Belitung yang dipimpin Karo Ops serta dihadiri seluruh Pejabat Utama Polda Bangka Belitung, Jumat (18/10/24). Kabid Humas Polda Bangka Belitung […]

  • Pengadaan Seragam Sekolah Ditiadakan, Wali Murid Lingga Minta Transparansi Pemda!

    Pengadaan Seragam Sekolah Ditiadakan, Wali Murid Lingga Minta Transparansi Pemda!

    • 0Komentar

    Kebijakan Pemerintah Kabupaten Lingga menghentikan pengadaan perlengkapan sekolah pada tahun 2026 memunculkan kegelisahan di kalangan orang tua siswa. LINGGA, HITV – Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, keputusan kebijakan pemerintah daerah tersebut dinilai berpotensi menambah beban orang tua siswa menjelang tahun ajaran baru. Kekhawatiran itu muncul setelah beredarnya surat edaran pemerintah daerah […]

  • Sejumlah 55 Desa/Kelurahan Miliki Posbankum, Wujud Barru Berkeadilan

    Sejumlah 55 Desa/Kelurahan Miliki Posbankum, Wujud Barru Berkeadilan

    • 0Komentar

    ? Pasangan Bupati Andi Ina Kartika Sari-Wabup Abustan A. Bintang berhasil mendorong seluruh Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Barru untuk mendirikan Pos Bantuan Hukum wujud visi Barru berkeadilan.  HITVBERITA.COM | Barru – Sejumlah 55 Posbankum akhirnya terbentuk, enam bulan pasca keduanya dilantik 20 Februari lalu melalui pendampingan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulsel. Dengan dukungan pendidikan pelatihan Paralegal […]

  • Satres Narkoba Polres Purwakarta Sita 35 Botol Miras Oplosan di Kawasan Gardu Induk Simpang

    Satres Narkoba Polres Purwakarta Sita 35 Botol Miras Oplosan di Kawasan Gardu Induk Simpang

    • 0Komentar

    Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta terus menggencarkan operasi pemberantasan penyakit masyarakat, khususnya peredaran minuman keras ilegal dan oplosan yang dinilai membahayakan keselamatan warga. PURWAKARTA, HITV — Dalam operasi yang digelar pada Sabtu (23/5/2026), petugas mengamankan sebanyak 35 botol minuman keras oplosan dari sebuah rumah kontrakan di kawasan Gardu Induk Simpang, Kabupaten Purwakarta. Selain menyita barang […]

  • Waspadalah Para Kada, Jangan Kejebak Oknum Birokrasi Dinas, ‘Terjeglongi’ Lalu Dipenjara!

    Waspadalah Para Kada, Jangan Kejebak Oknum Birokrasi Dinas, ‘Terjeglongi’ Lalu Dipenjara!

    • 1Komentar

    Oleh: Siswahyu Kurniawan S.Sos Bagus – Stafsus Menteri Kebudayaan RI, saat menerima dua buku karya Siswahyu Kurniawan, yakni buku biografi pelawak nasional Asmuni Srimulat dan buku biografi RH. Hassan Wirjokoesoemo salah satu tokoh keraton Madura. (Dok/Foto/Sis) BANYAK Kepala Daerah (Kada) dan Wakil Kepala Daerah (Wakada) yang pada masa lalu berkomitmen untuk tidak korupsi, tapi ‘terjeglongi’ […]

expand_less