Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Oknum Prajurit Yonif 201 Diduga Mabuk dan Berbuat Onar di Lokasi Prostitusi Ciracas!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
  • print Cetak

Seorang oknum prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) 201/Jaya Yudha, diduga kembali membuat keonaran di kawasan prostitusi liar yang dikenal dengan sebutan “Boker”, di Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa dini hari (20/5/2025).

HITVBERITA.COM | Jakarta — Menurut informasi yang dihimpun dari warga setempat, oknum prajurit berinisial YKN tersebut datang ke lokasi sekitar pukul 01.00 WIB dalam kondisi diduga mabuk dan masih mengenakan seragam dinas.

“Dia datang berdua, sepertinya yang satu juga tentara dari tampangnya. Postur dan potongan rambutnya kelihatan sekali militer,” ujar salah seorang penghuni kawasan itu yang meminta identitasnya dirahasiakan.

YKN, yang disebut-sebut sudah beberapa kali membuat keributan di lingkungan tersebut, kembali berulah. Kali ini, ia dilaporkan bersikap kasar terhadap salah seorang pekerja seks dan menolak membayar setelah berhubungan.

“Masuk kamar dari jam 01.00, keluar jam 04.00 pagi. Tapi bayaran untuk perempuan dan sewa kamar tak dibayar sama sekali,” ungkap sumber yang sama.

Aksi tak terpuji ini disebut bukan yang pertama. Sebelumnya, YKN juga pernah mengejar seorang pekerja seks hingga masuk ke rumah tokoh masyarakat setempat. Warga yang berusaha mencegah justru dihadapkan dengan aksi agresif YKN, yang bahkan membanting helm milik warga hingga rusak.

Perilaku tersebut nyaris memicu ketegangan antara warga dan YKN. “Kalau saja waktu itu warga tidak menahan diri, bisa saja terjadi bentrokan,” kata warga lainnya.

Warga Boker berharap pimpinan TNI menindak tegas anggota yang mencoreng nama baik institusi. “Kami sangat berharap atasannya segera mengambil langkah. Apa yang dilakukan oknum ini sudah sangat meresahkan,” kata warga.

Sementara itu, Ketua Mandatoris Pimpinan Daerah Media Independen Online Indonesia Jakarta Timur, H. Musa Hayat menyoroti peristiwa yang kerap dilakukan oleh oknum tentara berinisial YKN.

“Saya sudah seringkali membaca rilis berita yang dikirim rekan-rekan wartawan ke group yang memuat tentang sepak terjang oknum tentara berinisial YKN, yang disebut sebut kerap berulah dan bersikap tidak mencitrakan dirinya sebagai sosok tentara sebagai pelindung rakyat,” tegas H. Musa Hayat yang mengaku dirinya besar dalam lingkungan keluarga militer di daerah Cijantung.

Musa Hayat pun berencana kedepan akan melakukan audiensi dengan pihak institusi TNI yang berada di wilayah Jakarta Timur, guna menyampaikan yang menjadi tupoksi dari organisasi pers yang saat ini diketuainya agar bisa  terjalin sinergi.

“Saya pun berharap prilaku tidak terpuji yang diperlihatkan secara vulgar oleh oknum tentara bernama YKN itu jangan sampai berulang lagi. Ini sangat mencederai dengan visi pemerintah yang saat ini tengah membangun paradigma baru institusi TNI yang  humanis, mengayomi, melindungi  namun tetap profesional dalam menjalankan tugas,” tegas H. Musa Hayat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak TNI terkait insiden tersebut. (**)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purwakarta Siapkan Tiga Lokasi Pembangunan SPPG

    Purwakarta Siapkan Tiga Lokasi Pembangunan SPPG

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Pemerintah Kabupaten Purwakarta menerima kunjungan tim monitoring pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Jumat (29/8/2025). Kehadiran tim ini menandai langkah awal survei lokasi pembangunan SPPG di tiga kecamatan, yakni Kiarapedes, Plered, dan Sukatani. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Kunjungan tim monitoring pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) […]

  • Mencari Herman, Nelayan Pulau Mepar yang Tak Pulang

    Mencari Herman, Nelayan Pulau Mepar yang Tak Pulang

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Fajar belum merekah ketika Herman, 46 tahun, melangkah meninggalkan rumah panggungnya di tepi laut, Senin (11/8/2025) dini hari. Ia menurunkan jaring, menyiapkan lampu petromaks, lalu menghidupkan mesin perahu kayu yang menjadi teman setianya melaut. HITVBERITA.COM | Pulau Mepar—Pukul 02.30 WIB, suara deru mesin kecil itu memudar di antara riak gelap perairan Lingga. […]

  • Ketua Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri: Pengusaha Jekpot Tak Perlu Takut Jika Patuhi Perizinan

    Ketua Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri: Pengusaha Jekpot Tak Perlu Takut Jika Patuhi Perizinan

    • 0Komentar

    Pernyataan tegas Wakil Kabagreskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifudin terkait aktivitas permainan ketangkasan mekanik dan elektronik atau yang dikenal dengan istilah jekpot di Kota Batam dinilai tidak perlu dimaknai sebagai ancaman terhadap seluruh pelaku usaha. BATAM, HITV — Ketua Umum Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan, menegaskan, pernyataan tersebut semestinya dipahami sebagai peringatan terhadap […]

  • Operasi Ketupat Lodaya 2025 Resmi Berakhir, Kapolres Purwakarta Sampaikan Apresiasi

    Operasi Ketupat Lodaya 2025 Resmi Berakhir, Kapolres Purwakarta Sampaikan Apresiasi

    • 1Komentar

    Operasi Ketupat Lodaya 2025 telah resmi berakhir. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansyah, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel Polres Purwakarta atas dedikasi dan totalitas mereka selama pelaksanaan pengamanan. HITVBERITA.COM | Purwakarta— Menurut AKBP Lilik, rangkaian pengamanan dilakukan sejak awal bulan Ramadan, malam takbiran, arus mudik, pelaksanaan salat Idulfitri, pengamanan […]

  • Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar: Tidak Ada Politisasi Hukum, Dalam Penanganan Kasus Yang Menjerat Tom Lembong

    Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar: Tidak Ada Politisasi Hukum, Dalam Penanganan Kasus Yang Menjerat Tom Lembong

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Jakarta – Kapuspenkum Kejagung Harlli Siregar mengatakan bahwa tidak ada sama sekali Politisasi Hukum dalam penangan Kasus Impor Gula, yang menjerat Mantan Menteri Perdagangan Periode 2015-2016 Tom Lembong. Hal ini disampaikannya kepada para Wartawan di Kantor Kejagung kemarin tanggal 30 Oktober 2024. “Untuk diketahui, dalam penangan perkara terkait Importasi Gula tahun 2015-2016, sekali […]

  • Pembinaan Optimal, Warga Binaan Lapas Batang Semangat Panen Tauge, Cabai, dan Kangkung Segar

    Pembinaan Optimal, Warga Binaan Lapas Batang Semangat Panen Tauge, Cabai, dan Kangkung Segar

    • 0Komentar

      Penulis : Hadi Lempe Editor   : Hadi Lempe Pembinaan kemandirian secara optimal dan berkelanjutan untuk Warga Binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang kembali melaksanakan kegiatan panen hasil pertanian. HITV BERITA. COM | Lapas Klas IIB Batang, bersama Warga Binaan kembalielakulan pemanenan hasi pertanian di lingkungan Lembaga Permasyarakatan (Lapas), Senin (8/9/2025). Kali ini hasil […]

expand_less