Ongen Sangaji Dorong Pembentukan Organisasi Bersama Hatuhaha–Tuhaha di Jakarta
- account_circle S. Erfan Nurali
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Anggota DPRD DKI Jakarta Ongen Sangaji saat menerima audiensi para tokoh masyarakat Hatuhaha–Tuhaha ; Hendrik Noya, SH, MH (Hulaliu Haturesy Rakanyawa), Syahrudin Latuconsina, Ali Sangaji, Hendrik Louhanapessy, Musa Marasabessy, dan Ismail Tuasamu. (Dok/Foto/Bai)
Semangat persaudaraan masyarakat Hatuhaha–Tuhaha di Jakarta dinilai perlu ditransformasikan menjadi kekuatan organisasi yang mampu menjaga kebersamaan lintas generasi sekaligus memperkuat posisi masyarakat perantauan di Ibu Kota.
JAKARTA, HITV — Pesan itu disampaikan Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem, M. Ongen Sangaji, saat menerima audiensi Panitia Silaturahmi Akbar Hatuhaha–Tuhaha di Ruang Rapat Fraksi NasDem, Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut menjadi ajang konsolidasi sekaligus membahas langkah lanjutan pasca pelaksanaan Silaturahmi Akbar masyarakat Hatuhaha–Tuhaha yang sebelumnya sukses digelar di Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Ongen menekankan bahwa kekompakan merupakan modal utama bagi masyarakat Hatuhaha–Tuhaha untuk berkembang dan berkontribusi lebih besar di tengah kehidupan sosial maupun pemerintahan di Jakarta.
“Ayo jaga kekompakan, jaga persatuan dan kesatuan. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Seluruh elemen Hatuhaha–Tuhaha di Jakarta harus bersatu agar menjadi kekuatan besar untuk generasi kita ke depan,” ujar Ongen.
Sebagai anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta yang membidangi pemerintahan, Ongen juga menyatakan kesiapannya membuka ruang komunikasi dan sinergi dengan masyarakat. Menurut dia, berbagai persoalan yang kerap dihadapi warga, mulai dari administrasi pemerintahan hingga persoalan pertanahan, membutuhkan jalur komunikasi yang kuat dengan para wakil rakyat agar dapat difasilitasi melalui mekanisme yang tepat.
Namun lebih dari itu, Ongen menilai momentum kebersamaan yang telah terbangun melalui Silaturahmi Akbar harus diarahkan pada pembentukan organisasi bersama yang kuat, terstruktur, dan mampu menjadi rumah besar bagi seluruh masyarakat Hatuhaha–Tuhaha di Jakarta.
Menurutnya, keberadaan organisasi yang solid bukan hanya penting untuk menjaga identitas dan marwah masyarakat Hatuhaha–Tuhaha, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda agar memiliki ruang untuk berkembang dan mengambil peran strategis di masa depan.
Sementara itu, perwakilan panitia, Musa Marasabessy, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian yang diberikan Ongen Sangaji terhadap masyarakat Hatuhaha–Tuhaha di Jakarta.
Ia mengatakan, suksesnya penyelenggaraan Silaturahmi Akbar beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa semangat persatuan dan persaudaraan masyarakat Hatuhaha–Tuhaha di perantauan masih terjaga dengan baik.
“Silaturahmi Akbar kemarin menjadi bukti bahwa masyarakat Hatuhaha–Tuhaha di Jakarta memiliki semangat persatuan yang besar. Ini menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh, termasuk membangun organisasi bersama yang menjadi rumah besar bagi seluruh keluarga Hatuhaha–Tuhaha,” kata Musa.
Menurut Musa, panitia saat ini tengah menyusun konsep organisasi yang akan menaungi seluruh unsur masyarakat Hatuhaha–Tuhaha di Jakarta. Sejumlah aspek masih dibahas, mulai dari nama organisasi, struktur kepemimpinan, hingga program kerja yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan warga perantauan.
Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan masyarakat, antara lain Hendrik Noya, SH, MH dari Hulaliu Haturesy Rakanyawa, Ketua Umum GMP Syahrudin Latuconsina, Ketua Rohomoni Ali Sangadji, Hendrik Louhanapessy dari Tuhaha, serta Panglima Kailolo Ismail Tuasamu.
Pertemuan itu menjadi penanda awal dari upaya membangun wadah bersama yang lebih terorganisir. Di tengah dinamika kehidupan perantauan, masyarakat Hatuhaha–Tuhaha berharap semangat persaudaraan yang selama ini terjaga dapat terus diperkuat melalui konsolidasi yang berkelanjutan dan berorientasi pada masa depan generasi berikutnya. (\•/)
Editor: Bainana Bahthy
Sumber: HITV DKI Jakarta
- Penulis: S. Erfan Nurali






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.