Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Daerah » Pejabat Bungkam, Proyek Rumah Transmigrasi Diduga Menyimpang

Pejabat Bungkam, Proyek Rumah Transmigrasi Diduga Menyimpang

  • account_circle Royke Jhony Piay
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 250
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

PALANGKA RAYA | HITV – Proyek pembangunan rumah transmigrasi diduga menyimpang. Hingga akhir Tahun Anggaran 2025, progres fisik pekerjaan di lapangan disebut baru mencapai sekitar 10 persen. Pejabat berwenang yang dimintai konfirmasi memilih bungkam.

Informasi tersebut diperoleh HITV dari hasil penelusuran lapangan dan keterangan seorang sumber berinisial J, yang terlibat dalam pemantauan proyek. Menurut dia, capaian fisik jauh dari target yang seharusnya dirampungkan tahun ini.

“Hasil di lapangan yang kami temukan, pekerjaan pembangunan rumah transmigrasi hanya sekitar sepuluh persen sampai akhir 2025,” kata J.

Selain keterlambatan, J menyoroti kualitas pekerjaan. Ia menyebut sejumlah material yang digunakan patut dipertanyakan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis. Mulai dari kualitas pembesian, komposisi adukan semen, hingga material galian C dinilai perlu diaudit.

“Ada banyak dugaan penyimpangan yang berpotensi memengaruhi ketahanan bangunan. Jika dibiarkan, ini bisa merugikan negara dan berujung pada tindak pidana korupsi,” ujarnya.

HITV telah berupaya mengonfirmasi temuan tersebut kepada pejabat terkait, termasuk soal progres pekerjaan dan dugaan penyimpangan material. Namun hingga berita ini diturunkan, tidak ada tanggapan. Pejabat yang memiliki kewenangan memberikan penjelasan publik memilih tidak merespons.

Sikap diam tersebut memicu sorotan. Ketertutupan pejabat dinilai bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik dan menghambat hak masyarakat memperoleh informasi atas penggunaan anggaran negara.

HITV akan terus menelusuri proyek tersebut dan mendorong keterbukaan informasi guna memastikan akuntabilitas serta mencegah potensi penyimpangan yang merugikan negara dan masyarakat. (tr)

  • Penulis: Royke Jhony Piay

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less