Pelantar Warga Penuba Roboh Dihantam Gelombang, Polisi Gerak Cepat Tinjau Lokasi Kejadian
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

Polisi gerak cepat ke lokasi kejadian tinjau pelantar rumah warga Penuba yang roboh diterjang cuaca ekstrem.(Foto/Rus/HITV)
Oleh Ruslan LGA
Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah pesisir Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Gelombang tinggi disertai angin kencang pada Rabu (13/8/2025) dini hari merobohkan pelantar rumah milik Jumardi, warga Desa Penuba, Kecamatan Selayar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 52 juta.
HITVBERITA.COM | Lingga — Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Warga setempat menyebut bahwa gelombang laut disertai angin kencang langsung menghantam pelantar hingga roboh
Kapolsubsektor Penuba Aipda Andi Saputra bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Selain melakukan pengecekan, ia memberikan dukungan moril kepada keluarga terdampak.
“Kami akan terus memantau perkembangan cuaca dan meningkatkan kesiapsiagaan,” ujarnya.
Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan, melalui Kapolsek Daik Lingga AKP Mayson Syafri, menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian di wilayah pesisir untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa serta meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana susulan.
“Kami prihatin atas musibah ini. Warga di wilayah pesisir perlu selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan gelombang pasang,” tutur Mayson.
Fenomena cuaca ekstrem dan pasang surut laut menjadi tantangan tahunan bagi masyarakat pesisir Lingga.
Aparat keamanan, pemerintah desa, dan warga diminta membangun sistem peringatan dini serta langkah mitigasi agar risiko dapat ditekan.
Pemerintah daerah juga diharapkan melakukan pemetaan wilayah rawan bencana dan memberikan edukasi keselamatan secara berkelanjutan. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar