Pemkab Garut Bahas Penyaluran Bantuan Pangan dan BLTS Kesra, Bupati Ingatkan Pentingnya Kemandirian
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
- visibility 29
- print Cetak

Penulis: Kang Aden
Pemerintah Kabupaten Garut menggelar rapat koordinasi terkait penyaluran Bantuan Pangan dan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) secara daring, Jumat (21/11/2025).
HITVBERITA.COM | Garut — Pertemuan yang dipusatkan di Command Center Garut, Kecamatan Garut Kota, dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.
Dalam arahannya, Bupati Syakur menegaskan bahwa bantuan sosial yang disalurkan pemerintah bersifat sementara dan tidak dimaksudkan menjadi sumber penghidupan jangka panjang.

Pertemuan yang dipusatkan di Command Center Garut, Kecamatan Garut Kota, dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin. (Foto/Aden/Hitv)
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak bergantung pada bantuan, seraya mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi.
“Bantuan ini sifatnya sementara, jadi jangan berpikir akan mendapatkannya selamanya. Pemerintah hadir dalam bentuk lain, misalnya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mendorong masyarakat berusaha dan mandiri,” ujarnya.
Syakur juga menyoroti pentingnya pengawasan dalam proses distribusi. Ia meminta para lurah dan kepala desa memastikan bantuan yang diterima masyarakat sesuai dengan ketentuan.
“Kalau ada barang yang tidak sesuai ketentuan, misalnya timbangannya kurang, jangan diterima. Segera dikembalikan ke pemberinya,” tegasnya.
Dari sisi penyediaan logistik, Pimpinan Cabang Bulog Ciamis, Johan Wahyudi, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menyalurkan bantuan pangan untuk periode Oktober–November 2025.
Berdasarkan data Kementerian Sosial, jumlah keluarga penerima manfaat di wilayah kerja Bulog Ciamis mencapai 705.254 keluarga.
Setiap penerima akan memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng dalam satu paket penyaluran, karena bantuan dirapel untuk dua bulan.
“Setiap keluarga penerima manfaat akan menerima paket berupa 20 kilogram beras dan 4 liter Minyak Kita,” ujar Johan.
Pemerintah berharap penyaluran bantuan ini dapat menjaga ketahanan pangan masyarakat, sekaligus menguatkan upaya peningkatan kemandirian ekonomi melalui berbagai program pemberdayaan yang berjalan paralel. (/*/*/)
Editor: AYS
Sumber: HITV Jabar
- Penulis: Redaksi
