Pemkab Purwakarta Genjot Pembangunan dan Pemeliharaan Infrastruktur Demi Pelayanan Optimal
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (tengah), didampingi Kepala DPUTR, Didi Garnadi (kiri) saat melakukan pengawasan salah satu kegiatan infrastruktur. (Foto: Raffa CM/HiTv)
Penulis: Raffa Christ Manalu
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Purwakarta mengoptimalkan anggaran guna mempercepat pembangunan. Fokus utama diarahkan pada penyediaan infrastruktur yang layak bagi masyarakat, tidak hanya perbaikan tetapi memperkuat aspek pemeliharaan.
HITVBERITA.COM | Purwakarta – Kepala DPUTR Kabupaten Purwakarta, Didi Garnadi menjelaskan, pihaknya telah merumuskan alokasi anggaran khusus untuk program pembangunan infrastruktur. Misalnya penanganan jalan akan dilaksanakan secara bertahap dengan prioritas pada ruas-ruas yang memiliki dampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
“Selain anggaran untuk perbaikan, kami juga memperkuat alokasi untuk pemeliharaan. Sebab, mempertahankan kondisi infrastruktur yang sudah baik adalah tantangan tersendiri,” ujar Didi Garnadi belum lama ini.
Didi memaparkan, untuk tahun 2025, DPUTR telah mengalokasikan anggaran melalui Bidang Pemeliharaan untuk beberapa kegiatan krusial. Rinciannya meliputi Rp.8,4 miliar untuk pemeliharaan jalan dengan kondisi rusak ringan, Rp 3 miliar untuk perbaikan atau pemeliharaan jalan dengan kondisi rusak sedang, serta Rp 8,9 miliar untuk perbaikan saluran drainase.
Adapun sasaran kegiatan perbaikan jalan rusak ringan mencapai 30 kilometer. Namun, dengan anggaran tahun ini, perbaikan baru dapat dimaksimalkan sepanjang 5,2 kilometer. Hal ini mengindikasikan bahwa penanganan akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.
“Perbaikan atau pemeliharaan jalan kategori rusak ringan ini sifatnya pemeliharaan berkala,” jelas Didi.
Selanjutnya, untuk perbaikan jalan kategori rusak berat, sasaran tahun ini adalah sepanjang 289 kilometer. Dengan anggaran yang tersedia, perbaikan baru dapat menjangkau 33,65 kilometer, yang sifatnya pemeliharaan rutin.
Sementara untuk perbaikan saluran drainase, dari sasaran 1.552 kilometer, dinas baru mampu menargetkan 10,3 kilometer dengan anggaran yang ada.
“Seperti yang telah disampaikan, kami akan melakukan penanganan infrastruktur ini secara bertahap,” tegasnya.
Didi menambahkan, untuk program kerja tahun 2026 mendatang, pihaknya telah mengusulkan penambahan anggaran guna menuntaskan tiga rencana kerja tersebut.
Usulan anggaran untuk perbaikan atau pemeliharaan jalan kategori rusak ringan di tahun 2026 mencapai Rp 41,4 miliar, dengan target perbaikan berkala sepanjang 24,72 kilometer.
Untuk perbaikan atau pemeliharaan jalan kategori rusak sedang, diusulkan anggaran sebesar Rp 22,7 miliar dengan sasaran perbaikan rutin sepanjang 255 kilometer.
Sementara itu, untuk perbaikan atau pemeliharaan saluran drainase di tahun 2026, diusulkan anggaran Rp 28 miliar dengan sasaran sepanjang 30 kilometer.
“Intinya, kami akan memaksimalkan anggaran yang ada untuk pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur,” ujarnya.
Didi juga menggarisbawahi, pemerintah daerah terus berupaya memberikan pelayanan maksimal terkait infrastruktur, meski menyadari penuntasan pembangunan infrastruktur membutuhkan anggaran yang cukup besar.
Kebutuhan anggaran untuk penanganan jalan kabupaten secara menyeluruh dari tahun 2025 sampai tahun 2028 diperkirakan mencapai Rp.650 miliar yang diyakini dapat diselesaikan.
“Target kami, tiga tahun ke depan kemantapan jalan angkanya bisa kembali naik,” tutupnya, optimis.
Dengan alokasi anggaran yang optimal dan perencanaan yang matang, Pemkab Purwakarta menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar