Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Pengelola Dana BOS Kemendikdasmen Tegaskan Dana BOS Tidak Boleh Digunakan Untuk PPDB

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
  • print Cetak

Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Rebuplik Indonesia di Jalan Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta. (Foto/Raffa/HITV)

Penulis: Raffa Christ Manalu

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Rebuplik Indonesia, Bidang Pengelola Dana BOS Pusat melalui Unit Layanan Terpadu mengungkap bahwa dalam ketentuan penggunaan dana BOS tidak boleh dipergunakan untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

HITVBERITA.COM | Purwakarta – Hal tersebut diungkapkan oleh Julia, salah satu ASN di Unit Layanan Terpadu, Pengelola Dana BOS Pusat Kemendikdasmen, saat disambangi Tim Liputan Nasional Portal Berita HiTvBerita.Com, di Jalan Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta, pada Rabu 6 Agustus 2025.

“Dalam ketentuan penggunaan dana BOS dijelaskan bahwa memang tidak boleh di gunakan untuk PPDB atau SPMB,” kata Julia, yang juga diaminkan Robi, ASN lainnya.

Namun, pernyataan pihak Pengelola Dana BOS Pusat Kemendikdasmen tersebut bertolak belakang dengan pelaksanaan dilapangan.

Dari hasil penelusuran Hitvberita.com, khususnya di wilayah Kabupaten Purwakarta, ditemukan ketidakwajaran alokasi dana BOS pada beberapa sekolah, seperti di SMKN 1 Bojong dan SMKN 2 Purwakarta.

Berdasarkan dokumen yang dihimpun Hitvberita.com, di SMKN 2 Purwakarta, penggunaan dana BOS untuk penerimaan peserta didik baru masih berlangsung dalam tiga tahun terakhir, yaitu 2022, 2023, dan 2024. Alokasi anggaran pada kegiatan ini setiap tahunnya bervariasi. Tahun 2022, alokasi dana BOS untuk penerimaan peserta didik baru sebesar Rp.60 juta pada tahap kedua pencairan, kemudian pada 2023, tahap pertama sebesar Rp.52 juta, lalu di tahap kedua sebesar Rp.62 juta.

Sementara, pada tahun 2024, kegiatan penerimaan peserta didik baru pada tahap pertama senilai Rp.61 juta, dan di tahap kedua menyerap anggaran sebesar Rp.25 juta.

Kemudian, di SMKN 1 Bojong, Kabupaten Purwakarta, pada tahun 2022, alokasi dana untuk penerimaan peserta didik baru Rp.88 juta pada tahap kedua, dan tahap ketiga Rp.26 juta. Tahap pertama tahun 2023, kegiatan ini menyerap anggaran sebesar Rp.13 juta, lalu tahun 2024, pada tahap pertama Rp.32 juta, dan di tahap kedua Rp.47 juta.

Kepala Sekolah SMKN 2 Purwakarta, Esa Komala saat mau ditemui dikantornya tidak bersedia memberikan keterangan. Ia hanya mengirim salah satu guru untuk menemui awak HiTvBerita.com di lobi SMKN 2 Purwakarta.

“Ibu kepala tidak bersedia ditemui bang. Saya diutus ibu kepala untuk berbicara kepada media,” kata Reni, pada Senin 4 Agustus 2025.

Reni menyebut, Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah IV Purwakarta telah melakukan pemeriksaan langsung terkait pengelolaan dana BOS di SMKN 2 Purwakarta.

“Tim dari KCD Wilayah IV sudah ke sekolah mengecek langsung,” ujarnya.

Ironisnya, ketimpangan proporsi anggaran juga ditemukan pada pos-pos kegiatan lainnya, seperti Administrasi Kegiatan Sekolah, Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah, dan Penyelenggaraan Kesehatan, Gizi, dan Kebersihan.

Pos-pos kegiatan tersebut dinilai tidak wajar lantaran menyedot anggaran dalam jumlah besar, namun dianggap belum sepenuhnya berdampak langsung kepada peserta didik.

Publik pun mempertanyakan, kegiatan yang berdampak langsung pada siswa justru mendapatkan alokasi anggaran minim, seperti kegiatan pembelajaran dan bermain, serta ekstrakurikuler.

Publik berharap, dengan adanya temuan ini, dan minimnya penjelasan resmi serta ketimpangan proporsi anggaran memunculkan desakan agar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat segera melakukan evaluasi terhadap kepala sekolah dan jajaran pengelola dana BOS.

Publik berharap, setiap rupiah yang dikucurkan pemerintah pusat untuk pendidikan digunakan secara efektif dan berpihak pada siswa, bukan semata-mata untuk kebutuhan administrasi dan pemeliharaan. Evaluasi menyeluruh diharapkan menjadi pintu masuk perbaikan sistematik dalam tata kelola pendidikan di Jawa Barat.

Sementara itu, penggunaan dana BOS untuk kegiatan pembayaran honor juga menjadi sorotan tajam publik di Purwakarta. Beberapa sekolah SMKN di Purwakarta terpantau masih mengeluarkan dana BOS untuk pembayaran honor.

“Sejauh yang saya ketahui, dana BOS tidak boleh digunakan lagi untuk pembayaran honor. Pembayaran honor itu di alokasikan di BOPD Provinsi,” kata salah satu kepala sekolah SMAN di Purwakarta yang meminta kepada Hitvberita.com, namanya untuk disamarkan. (///)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Unjuk Gigi di Gamescom 2025, Sepuluh Studio Gim Tanah Air Tampil di Panggung Dunia

    Indonesia Unjuk Gigi di Gamescom 2025, Sepuluh Studio Gim Tanah Air Tampil di Panggung Dunia

    • 0Komentar

    Penulis: Arief Imanuwarta Untuk pertama kalinya, Indonesia hadir dengan kekuatan penuh di ajang gim terbesar dunia, “Gamescom 2025” di Köln, Jerman. Sepuluh studio gim terbaik Tanah Air tampil di Paviliun Indonesia, memperkenalkan karya kreatif dan layanan pengembangan gim ke pasar global. HITVBERITA.COM | Köln – Partisipasi ini merupakan hasil kerja sama KBRI Berlin dengan Kementerian […]

  • Tiga Pimpinan DPRD Kabupaten Purwakarta Dilantik

    Tiga Pimpinan DPRD Kabupaten Purwakarta Dilantik

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com|Purwakarta – Ketua Pengadilan Negeri Purwakarta, Darma Indo Damanik, SH., MH., pimpin pelantikan tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta, periode 2024-2029 sebagai pimpinan. Acara pelantikan ke tiga pimpinan DPRD Purwakarta tersebut digelar di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Purwakarta, Jalan Pramuka, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, pada Rabu 25 September 2024. […]

  • Silvanus Dio, Suara Lantang Dayak Manuhing Menuntut Plasma Sawit

    Silvanus Dio, Suara Lantang Dayak Manuhing Menuntut Plasma Sawit

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Gunung Mas – Sosok Silvanus Dio, pemuda Dayak Manuhing dari Tumbang Talaken, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dikenal sebagai figur yang lantang memperjuangkan hak-hak komunitasnya. Dio disegani terutama karena sikapnya yang tegas dan konsisten membela utus—suku dan tanah kelahirannya, terutama soal tuntutan plasma 20 persen dari luas perkebunan kelapa sawit. Di kampung halamannya, Dio […]

  • Tindakan Kekerasan Terhadap Wartawan Saat Liputan Eksekusi Lahan di Ciracas, Tuai Kecaman Keras!

    Tindakan Kekerasan Terhadap Wartawan Saat Liputan Eksekusi Lahan di Ciracas, Tuai Kecaman Keras!

    • 0Komentar

    Tindakan Kekerasan Terhadap Wartawan Saat Liputan Eksekusi Lahan di Ciracas, Tuai Kecaman Keras. (Dok/Foto/Lamaseng) Dugaan kekerasan terhadap jurnalis kembali mengemuka di tengah pelaksanaan tugas peliputan. Insiden ini memantik reaksi keras dari kalangan organisasi pers, yang menilai perlindungan terhadap wartawan masih menjadi persoalan serius. CIRACAS, HITV— Peristiwa kekerasan tersebut dialami oleh Miftahul Munir saat dia tengah […]

  • SMP Trisastra Jakarta Timur, Sekolah Ramah Anak

    SMP Trisastra Jakarta Timur, Sekolah Ramah Anak

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM, Jakarta Dunia Pendidikan memang perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah, sebab melalui dunia Pendidikan inilah, akan tercipta Generasi Bangsa yang Berakhlak, Ber Etika, memiliki Ketrampilan, Jujur serta memiliki rasa Kebangsaan. Untuk menunjang dunia Pendidikan ini, perlu adanya dukungan dan Program Pemerintah yang jelas dan berpihak kepada dunia pendidikan itu sendiri, satu diantaranya, perlu adanya […]

  • Lagi-Lagi Kecelakaan di Titik Rawan! Mobil Masuk Sungai di Desa Kecila, Semua Penumpang Selamat

    Lagi-Lagi Kecelakaan di Titik Rawan! Mobil Masuk Sungai di Desa Kecila, Semua Penumpang Selamat

    • 0Komentar

    Sebuah mobil berisi lima pemuda terjun ke Sungai Serongan di Desa Kecila pada Kamis sore, memicu kepanikan warga dan kembali menegaskan bahwa titik tersebut merupakan lokasi rawan kecelakaan yang sudah berulang kali memakan korban. HITVBERITA.COM | Banyumas — Sebuah mobil berpenumpang lima pemuda terjun bebas ke aliran Sungai Serongan di Desa Kecila, Kecamatan Kemranjen, Kamis […]

expand_less