Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Peringati HPSN 2025, KLH dan Kemenag Kampanyekan Gaya Hidup Sadar Sampah di Pondok Pesantren

Peringati HPSN 2025, KLH dan Kemenag Kampanyekan Gaya Hidup Sadar Sampah di Pondok Pesantren

  • account_circle
  • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
  • visibility 33
  • print Cetak

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) bersama Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Kampanye Gaya Hidup Sadar Sampah di Pesantren. Kegiatan ini digelar secara serentak disejumlah pondok pesantren dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2025.

HITVBERITA.COM | PURWAKARTA- Kegiatan yang dirangkai dengan acara buka puasa bersama dan ceramah agama terkait pentingnya gaya hidup bersih dalam Islam, serta dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Muhajirin III, Jalan Raya Purwakarta-Bandung KM 06, Kampung Citapen RT 09 RW 03, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu 08 Maret 2025.

Selain itu, dalam kegiatan itu juga dilakukan acara pengukuhan Kader Lingkungan Generasi Muda Kalangan Santri serta penyerahan bantuan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Agama Republik Indonesia, yang diwakili oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Dr. Basnang Said S.Ag, M.Ag. Tampak hadir dalam agenda tersebut, jajaran Forkopimda Purwakarta, Bupati Purwakarta yang diwakili Sekda Norman Nugraha, Para Alim Ulama Purwakarta serta Pimpinan Ponpes Al-Muhajirin.

Menteri Lingkungan Hidup (LH) dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Dr. Hanif Faisol Nurofiq dalam sambutannya mengatakan, selain di Kabupaten Purwakarta, tepatnya di Pondok Pesantren Al Muhajirin, kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Pondok Pesantren Nur El Falah, Serang, Pondok Pesantren Eco Daarut Tauhid, Bandung Barat, Pondok Pesantren Assalam, Sukoharjo, Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak, Bantul, Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Probolinggo, Pondok Pesantren Islamic Center Al Hidayah, Kampar dan di Pondok Pesantren Darunnajah, Lampung Timur.

Menteri Hanif menyebut, Kementerian Lingkungan Hidup mencatat bahwa sampah nasional berjumlah sekitar 56,6 juta ton. Sementara pengelolaan sampah yang dilakukan sesuai dengan tata lingkungannya hanya mencapai 39 persen, sehingga ada sekitar 61 persen dari sampah yang sejumlah 56,6 juta ton itu tidak dikelola dengan baik.

“Sebagian ada yang ditimbun di tempat pemrosesan akhir sampah, sebagian lagi ditimbun di tempat-tempat lain di sepanjang jalan dan sungai, mungkin di sebagian pesantren-pesantren juga di sepanjang pinggir-pinggir laut. Tentu ini telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang luar biasa,” kata Hanif.

Terkait pentingnya pengelolaan sampah, Menteri Hanif mengingatkan kita semua dengan mengutip Al-Quran Surat Ar-Rum Ayat 41 yang berbunyi; Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. Melalui hal itu, Allah membuat mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan yang benar.

Menurutnya, pengelolaan sampah di Indonesia saat ini menjadi permasalahan yang serius dan semakin mendesak seiring dengan pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang cepat di Indonesia. Hal ini menyebabkan dampak negatif berupa gangguan terhadap kesehatan masyarakat dan ekosistem mencakup pencemaran air dan tanah serta peningkatan resiko penyakit.

“Kurangnya kesadaran masyarakat, infrastruktur pengelolaan sampah yang masih belum memadai, dan kebijakan yang belum optimal merupakan beberapa faktor yang menjadi tantangan dalam meningkatkan pengelolaan sampah di Indonesia,” ujarnya.

Guna mengatasi tantangan tersebut, lanjut Hanif, diperlukan strategi komprehensif dari hulu ke hilir yang melibatkan partisipasi aktif seluruh tingkat masyarakat, peningkatan kapasitas dalam pengelolaan sampah, serta adopsi teknologi yang ramah lingkungan.

“Pengelolaan sampah berupa pemilahan dan mengolah sampah dari sumber merupakan kunci utama yang dapat mengurangi timbulan sampah yang diolah di TPA. Untuk itu, diperlukan implementasi kebijakan yang efektif dan kerja sama yang sinergis antar stakeholder dalam upaya mencapai pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan pelestarian lingkungan bagi generasi mendatang,” ucapnya.

Tentang Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional

Terkait Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Menteri Hanif mengatakan, bahwa peringatan ini juga sebagai pengingat adanya tragedi sampah di TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005 lalu. Peringatan HPSN tahun 2025 bertepatan dengan 20 tahun tragedi Leuwigajah, dengan mengambil tema, Kolaborasi Untuk Indonesia Bersih, sebagai ajang peringatan dan pemaknaan yang mendalam terhadap pola pengelolaan sampah khususnya TPA di seluruh Indonesia.

Rangkaian kegiatan diselenggarakan melalui Bulan Peduli Sampah Nasional selama bulan Februari melalui ragam kegiatan peduli sampah tingkat nasional dan daerah yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan elemen masyarakat.

Fokus kegiatan dilakukan melalui upaya-upaya pengelolaan sampah yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mencapai target pengelolaan sampah yang ditetapkan dalam, Delapan (Asta) Aksi Peduli Sampah Nasional Tahun 2025, yaitu pantai, gunung, mangrove, desa, pesantren, pasar, sekolah dan kampus.

Gaya Hidup Sadar Sampah di Pondok Pesantren

Pondok Pesantren merupakan sarana pembelajaran dan penajaman intelektual generasi penerus harus terus ditantang terkait inovasi pengelolaan sampah. Dukungan pesantren sangat diperlukan dalam rangka implementasi praktik pengelolaan sampah yang baik.

“Rangkaian kegiatan peringatan HPSN Tahun 2025 untuk Asta Pesantren mengusung tema Kampanye Gaya Hidup Sadar Sampah, sehingga pesantren diharapkan dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu ke hilir,” ungkap Hanif.

Kegiatan bersama pondok pesantren ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan komitmen dan peran aktif warga pesantren dan kelompok masyarakat sekitar pesantren dalam melaksanakan pengelolaan sampah dari sumbernya melalui gerakan memilah dan mengolah sampah secara mandiri.

Tujuannya adalah membangun budaya menghindari dan membatasi timbulan sampah di lingkungan pesantren, membangun budaya memilah dan mengolah sampah di lingkungan pesantren, membangun jiwa kewirausahaan sosial dalam pengelolaan sampah bagi para santri dan menciptakan lingkungan pesantren yang bersih, nyaman, dan berwawasan lingkungan.

(HI/Network)

Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: Redaksi HITV

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Alam, Menjaga Kehidupan: Pesan Ekologis Om Zein di Idul Fitri Purwakarta

    Menjaga Alam, Menjaga Kehidupan: Pesan Ekologis Om Zein di Idul Fitri Purwakarta

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, atau yang lebih dikenal dengan Om Zein, menyampaikan pesan mendalam mengenai makna ekologis Idul Fitri dalam sambutannya saat pelaksanaan Salat Idul Fitri 1446 H, yang digelar di depan Masjid Agung Baing Yusuf hingga Alun-Alun Kiansantang, Pesanggrahan Padjajaran, pada Senin, 31 Maret 2025. HITVBERITA.COM | Purwakarta- Dalam kesempatan tersebut, Om Zein […]

  • Satgas Pangan Polres Karimun Monitoring Stabilitas Harga Beras

    Satgas Pangan Polres Karimun Monitoring Stabilitas Harga Beras

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Oleh: M. Saipul HITVBERITA.COM – KARIMUN | Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok khususnya beras di wilayah Kabupaten Karimun, Satgas Pangan Polres Karimun bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan monitoring harga beras medium dan premium di tingkat distributor, Senin (27/10/2025) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin oleh KBO Satreskrim Polres Karimun IPTU Rizki Yudianto, didampingi Kanit Idik […]

  • Upacara HUT Pramuka ke 63, Dihadiri Wapres Ma’ruf Amin

    Upacara HUT Pramuka ke 63, Dihadiri Wapres Ma’ruf Amin

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin didampingi Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso. (dok/foto/rosad) HiTvBerita.COM | Jakarta – Satyaku Kudharmakan, Dharmaku Ku Baktikan, itulah Slogan dari Gerakan Pramuka, yang hari ini tanggal 14 Agustus 2024 genap berusia 63 tahun. Gerakan Pramuka, yang resmi berdiri pada 14 Agustus 1961 lalu, dalam gerak langkahnya bertujuan mendidik […]

  • Agustan Resmi Buka Bimbingan Teknis Rehabilitasi DAS di Palangka Raya

    Agustan Resmi Buka Bimbingan Teknis Rehabilitasi DAS di Palangka Raya

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kistolani Mangun Jaya
    • visibility 33
    • 0Komentar

      Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tahun 2025, yang digelar oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Kahayan. HITVBERITA.COM |Palangka Raya – Acara yang dihelat di Aquarius Boutique Hotel, pada Senin (24/11/2025) tersebut, menjadi bagian dari upaya percepatan pemenuhan kewajiban penanaman rehabilitasi […]

  • Mi Vida A Lo Grande 2025 No Ads To𝚛rent

    Mi Vida A Lo Grande 2025 No Ads To𝚛rent

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    ZIP password is: 123 ➡ DOWNLOAD ZIP Mis grandes tornillos: dirigido por Kristine Dufková. Con Hugo Kovács, Sebase Pöthe, nuevamente Tandleroviá, Katarina Heinlein. Un 12 Yarie ha sido una víctima intimidada para su vigilancia e intenta cambiar las cosas en una dieta y ganar para ganar el RRL de sus sueños. [PAGS] Visa en grande […]

  • Hasil Uji Laboratorium Bantah Tuduhan, Petani Japung Cirata Gelar Aksi Bersih Waduk

    Hasil Uji Laboratorium Bantah Tuduhan, Petani Japung Cirata Gelar Aksi Bersih Waduk

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Penulis: Fadli Yusda  Petani ikan jaring apung (japung) di Waduk Cirata, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kembali menata harapan setelah hasil uji laboratorium independen memastikan ikan dari waduk tersebut bebas dari kandungan logam berat, termasuk merkuri. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Sebelumnya, pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan yang menyebut ikan asal Cirata tercemar merkuri sempat memukul telak […]

expand_less