Polres Lingga Perkuat Pendekatan Humanis dalam Pengamanan Ibadah Minggu
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto Kolase: Polres Lingga saat lakukan pengamanan ibadah Minggu secara serentak di seluruh gereja di wilayah Kabupaten Lingga. (Foto/Ruslan/HITV)
Penulis Ruslan LGA
Kepolisian Resor (Polres) Lingga bersama jajaran polsek melaksanakan pengamanan ibadah Minggu secara serentak di seluruh gereja di wilayah Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Minggu (3/8/2025). Selain pengamanan fisik, kegiatan ini turut disertai patroli dialogis yang mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
HITVBERITA.COM | Lingga — Kepolisian Resor (Polres) Lingga bersama jajaran polsek melaksanakan pengamanan ibadah Minggu secara serentak di seluruh gereja di wilayah Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Minggu (3/8/2025). Selain pengamanan fisik, kegiatan ini turut disertai patroli dialogis yang mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan, SH, SIK, MH, mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan kebebasan beribadah warga terjamin. Melalui kehadiran aparat di tengah masyarakat, Polres Lingga ingin menumbuhkan rasa aman serta menjalin komunikasi langsung dengan warga.
“Langkah ini adalah bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya saudara-saudara kita umat Kristiani. Kami ingin mereka dapat menjalankan ibadah dengan khidmat tanpa rasa khawatir,” ujar Pahala di sela kegiatan.
Pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel pada titik-titik strategis di sekitar rumah ibadah dan ruang publik lainnya. Sejumlah petugas juga melakukan patroli keliling, menyapa warga, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung. Pendekatan ini disambut positif oleh jemaat dan para tokoh agama setempat.
Menurut Pahala, kehadiran polisi dalam kegiatan ibadah bukan sekadar menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga membangun relasi yang lebih kuat antara aparat dan masyarakat. Ia menekankan bahwa kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dapat tumbuh jika petugas hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pendengar dan penghubung aspirasi warga.
“Kehadiran kami bukan hanya untuk menjaga, tetapi juga untuk mendengar dan memahami. Ini bagian dari upaya membangun kepercayaan yang lebih dalam antara Polri dan masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan ini juga mencerminkan semangat inklusivitas dalam pelayanan publik. Polres Lingga menegaskan bahwa pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat dilakukan tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, maupun golongan.
Respons positif dari warga menjadi penanda bahwa pendekatan dialogis yang diterapkan Polri mulai diterima dengan baik. Ke depan, Polres Lingga berkomitmen untuk terus memperkuat patroli humanis serta pengamanan ibadah lintas agama sebagai bagian dari strategi pemeliharaan keamanan wilayah secara berkelanjutan. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar