Road Show Batam Batik Fashion Week 2025 di Lingga: Menjembatani Warisan Budaya, Menggerakkan Ekonomi Lokal
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
- visibility 28
- comment 0 komentar
- print Cetak

Perhelatan BBFW 2025 di Lingga tak hanya menampilkan pesona batik khas Kepulauan Riau, tetapi juga mampu menggeliatkan ekonomi kreatif masyarakat setempat. (Foto/Rus/Hitv)
Penulis: Ruslan LGA
Kemeriahan Batam Batik Fashion Week (BBFW) 2025 menyelimuti Lapangan Implasemen Dabo Singkep, Rabu malam (15/10/2025).
HITVBERITA.COM | Lingga — BBFW tahun 2025 ini, mengusung tema “Menjembatani Warisan Budaya Mendunia” dan merupakan ajang kolaborasi antara Dekranasda Kota Batam dan Dekranasda Kabupaten Lingga.
Perhelatan ini tak hanya menampilkan pesona batik khas Kepulauan Riau, tetapi juga menggeliatkan ekonomi kreatif masyarakat setempat.
Gemerlap lampu panggung berpadu dengan alunan musik Melayu modern, mengiringi langkah para model yang menampilkan beragam karya batik dari perajin daerah. Ribuan pengunjung tampak antusias menyaksikan peragaan busana yang mengangkat keanggunan tradisi dan kreativitas masa kini.
Lebih dari 30 koleksi batik khas Kepulauan Riau diperagakan malam itu — dari motif gelombang laut yang menggambarkan kehidupan pesisir hingga corak flora dan fauna khas Lingga yang dituangkan dalam warna-warna lembut nan elegan. Setiap helai kain seolah menuturkan kisah tentang akar budaya yang terus hidup di tengah arus modernitas.

Perhelatan BBFW 2025 di Lingga tak hanya menampilkan pesona batik khas Kepulauan Riau, tetapi juga mampu menggeliatkan ekonomi kreatif masyarakat setempat. (Foto/Rus/Hitv)
Ketua Dekranasda Batam bersama Ketua Dekranasda Lingga hadir langsung memantau jalannya acara. Keduanya menegaskan, kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antar daerah dalam mengembangkan potensi warisan lokal agar memiliki nilai ekonomi yang berkelanjutan.
“BBFW bukan hanya tentang busana, tetapi tentang semangat untuk menjaga dan mengangkat warisan budaya ke level yang lebih tinggi,” ujar salah satu desainer muda asal Batam di sela acara.
SELAIN pertunjukan fesyen, kegiatan ini juga menghadirkan pameran UMKM dan produk lokal. Puluhan pelaku usaha dari berbagai daerah di Kepri menampilkan hasil kerajinan tangan, kuliner, hingga produk berbahan alam.
Pengunjung tampak antusias berbelanja dan berinteraksi dengan para pengrajin, yang kini memiliki peluang lebih besar memperluas pasar mereka.
Bupati Lingga Muhammad Nizar yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan BBFW 2025. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar selebrasi batik, tetapi juga simbol kebersamaan dan solidaritas antarwilayah.
“BBFW 2025 di Lingga bukan sekadar perayaan budaya, tetapi simbol sinergi berbagai elemen masyarakat. Pemerintah daerah siap mendukung setiap kegiatan yang membawa manfaat bagi warga dan kemajuan daerah,” ujar Nizar.
DENGAN berlangsungnya kegiatan secara aman, tertib, dan penuh antusiasme, Kabupaten Lingga kembali meneguhkan diri sebagai tuan rumah yang siap menggelar agenda berskala besar.
Lebih dari itu, BBFW menjadi momentum penting dalam memperkuat jembatan antara pelestarian budaya, kreativitas anak bangsa, dan kebangkitan ekonomi lokal berbasis kearifan tradisi. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar