Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Sekolah Unggulan sebagai Kunci Menyongsong Indonesia Emas 2045 di Kepulauan Riau

  • account_circle Ismail Ratusimbangan
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • print Cetak

Oleh: Ismail Ratusimbangan

Menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045, Provinsi Kepulauan Riau dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang yang tidak kecil.

LETAK geografis Provinsi Kepri yang strategis, berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga, semestinya menjadi keunggulan kompetitif. Namun keunggulan itu hanya akan bermakna apabila ditopang oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan siap bersaing.

Dalam konteks itulah, gagasan membangun program sekolah unggulan di setiap kabupaten/kota di Kepulauan Riau menjadi sangat relevan dan mendesak. Program ini bukan sekadar peningkatan label institusi pendidikan, melainkan langkah strategis untuk memastikan bahwa lulusan SMA sederajat memiliki kompetensi yang memadai—baik untuk melanjutkan pendidikan tinggi maupun untuk langsung terjun ke dunia kerja.

Selama ini, masih banyak lulusan SMA di Kepulauan Riau yang menghadapi kendala dalam memasuki dunia kerja. Salah satu persoalan mendasar adalah keterbatasan kemampuan bahasa asing, terutama bahasa Inggris dan Mandarin, yang justru menjadi kebutuhan utama di wilayah dengan aktivitas industri dan perdagangan internasional seperti Kepri. Akibatnya, peluang kerja yang sebenarnya terbuka lebar tidak dapat dimanfaatkan secara optimal oleh tenaga kerja lokal.

Di sinilah peran pemerintah provinsi menjadi krusial. Dinas Pendidikan perlu merancang kebijakan yang terarah dalam menciptakan sekolah-sekolah unggulan dengan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan globalisasi. Tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga penguatan soft skills, penguasaan teknologi, serta kemampuan komunikasi lintas bahasa dan budaya.

Namun, program sekolah unggulan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi konkret antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Jika provinsi fokus pada pembangunan dan penguatan sekolah unggulan, maka pemerintah kabupaten/kota dapat mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai wadah peningkatan keterampilan praktis. Kolaborasi ini akan menciptakan ekosistem pendidikan dan pelatihan yang utuh—dari teori hingga praktik.

Sayangnya, realitas yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa sebagian pemangku kebijakan masih bekerja dalam pola normatif. Anggaran yang tersedia belum sepenuhnya diarahkan secara maksimal untuk pengembangan SDM. Padahal, bagi Kepulauan Riau yang tidak memiliki sumber daya alam melimpah, investasi terbesar dan paling strategis adalah pada kualitas manusianya.

Program sekolah unggulan juga perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang yang lebih produktif dibandingkan kebijakan populis berbasis subsidi semata. Subsidi memang memberikan dampak instan, tetapi tidak selalu menyentuh akar persoalan. Sebaliknya, pendidikan berkualitas akan melahirkan generasi yang mandiri, kompetitif, dan mampu menciptakan peluang, bukan sekadar mencari peluang.

Ke depan, pertanyaan mendasarnya bukan lagi “apakah kita mampu?”, melainkan “apakah kita mau dan siap?”. Komitmen dan keberanian para pemimpin daerah di Kepulauan Riau akan menjadi penentu. Jika serius membangun SDM unggul melalui program sekolah unggulan yang terintegrasi, bukan tidak mungkin Kepri akan menjadi model percontohan nasional dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai di era global.

Indonesia Emas 2045 bukan sekadar slogan. Ia adalah target yang harus dipersiapkan dengan langkah nyata hari ini. Dan dari Kepulauan Riau, langkah itu bisa dimulai dari ruang-ruang kelas yang melahirkan generasi unggul masa depan. (\•/)

Penulis adalah Ketua DPW Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI) Provinsi Kepulauan Riau | Ketua Umum Aliansi LSM/ORMAS Peduli Kepri

  • Penulis: Ismail Ratusimbangan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Ketahanan Pangan, Polres Lingga Serahkan 3,5 Ton Jagung ke Gudang Bulog

    Dukung Ketahanan Pangan, Polres Lingga Serahkan 3,5 Ton Jagung ke Gudang Bulog

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Polres Lingga menunjukkan komitmen dalam upaya mendukung program ketahanan pangan dengan mendistribusikan 3,5 ton jagung pipil hasil panen lokal ke Gudang Bulog Kabupaten Lingga, Kamis (18/9/2025). HIRVBERITA.COM | Lingga – Proses pengangkutan hasil panen dari kebun milik Sahari di Desa Bukit Belah mengalami hambatan jalan berlumpur sepanjang 800 meter akibat hujan deras […]

  • 0x1c8c5b6a

    0x1c8c5b6a

    • 2Komentar

    0x1c8c5b6a

  • Cegah Penyimpangan Dana Desa, Kejari Inhil Gencarkan Program Jaga Desa

    Cegah Penyimpangan Dana Desa, Kejari Inhil Gencarkan Program Jaga Desa

    • 0Komentar

    Kejari Indragiri Hilir terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dana desa melalui program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa). INDRAGIRI HILIR, HITV — Salah satu langkah program Jaga Desa yang dilakukan adalah dengan menggelar sosialisasi dan penyuluhan hukum di Aula Kantor Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan […]

  • Bupati Garut Dorong Optimalisasi Sistem Pengadaan Barang Jasa

    Bupati Garut Dorong Optimalisasi Sistem Pengadaan Barang Jasa

    • 0Komentar

    Penulis: Kang Aden Pemerintah Kabupaten Garut mendorong peningkatan tata kelola pengadaan barang dan jasa melalui pemanfaatan sistem pengadaan yang lebih terintegrasi dan efisien. HITVBERITA.COM | Garut — Upaya ini ditegaskan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat membuka Sosialisasi Pemanfaatan Sistem Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) di Balai Diklat KKBN Garut, Tarogong Kidul, Selasa (18/11/2025). Kegiatan tersebut mengusung […]

  • Kalteng Sabet Juara Umum KIMFest 2025

    Kalteng Sabet Juara Umum KIMFest 2025

    • 0Komentar

    Penulis: Kistolani Mangun Jaya Provinsi Kalimantan Tengah meraih prestasi tertinggi pada Festival Kelompok Informasi Masyarakat (KIMFest) Nasional 2025. HITVBERITA.COM | Tangerang — Prestasi tersebut di ukir oleh KIM Bintang Jaya Itah, yang berada di bawah binaan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalimantan Tengah, dinobatkan sebagai Juara Umum dalam ajang yang berlangsung di Kota […]

  • Lapas Batang Gandeng USM, Warga Binaan Diberi Pemahaman Hukum di Tengah Pembaruan KUHP

    Lapas Batang Gandeng USM, Warga Binaan Diberi Pemahaman Hukum di Tengah Pembaruan KUHP

    • 0Komentar

    Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas  Batang menggandeng Fakultas Hukum Universitas Semarang (USM) menggelar penyuluhan hukum bagi warga binaan, Rabu (13/5/2026). BATANG, HITV — Kegiatan yang berlangsung di Aula Baharuddin Lopa itu menjadi ruang edukasi sekaligus diskusi bagi para warga binaan terkait perkembangan hukum nasional, terutama pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara […]

expand_less