Senin, 10 Agu 2026
light_mode

Sekolah Unggulan sebagai Kunci Menyongsong Indonesia Emas 2045 di Kepulauan Riau

  • account_circle Ismail Ratusimbangan
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • print Cetak

Oleh: Ismail Ratusimbangan

Menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045, Provinsi Kepulauan Riau dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang yang tidak kecil.

LETAK geografis Provinsi Kepri yang strategis, berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga, semestinya menjadi keunggulan kompetitif. Namun keunggulan itu hanya akan bermakna apabila ditopang oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan siap bersaing.

Dalam konteks itulah, gagasan membangun program sekolah unggulan di setiap kabupaten/kota di Kepulauan Riau menjadi sangat relevan dan mendesak. Program ini bukan sekadar peningkatan label institusi pendidikan, melainkan langkah strategis untuk memastikan bahwa lulusan SMA sederajat memiliki kompetensi yang memadai—baik untuk melanjutkan pendidikan tinggi maupun untuk langsung terjun ke dunia kerja.

Selama ini, masih banyak lulusan SMA di Kepulauan Riau yang menghadapi kendala dalam memasuki dunia kerja. Salah satu persoalan mendasar adalah keterbatasan kemampuan bahasa asing, terutama bahasa Inggris dan Mandarin, yang justru menjadi kebutuhan utama di wilayah dengan aktivitas industri dan perdagangan internasional seperti Kepri. Akibatnya, peluang kerja yang sebenarnya terbuka lebar tidak dapat dimanfaatkan secara optimal oleh tenaga kerja lokal.

Di sinilah peran pemerintah provinsi menjadi krusial. Dinas Pendidikan perlu merancang kebijakan yang terarah dalam menciptakan sekolah-sekolah unggulan dengan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan globalisasi. Tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga penguatan soft skills, penguasaan teknologi, serta kemampuan komunikasi lintas bahasa dan budaya.

Namun, program sekolah unggulan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi konkret antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Jika provinsi fokus pada pembangunan dan penguatan sekolah unggulan, maka pemerintah kabupaten/kota dapat mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai wadah peningkatan keterampilan praktis. Kolaborasi ini akan menciptakan ekosistem pendidikan dan pelatihan yang utuh—dari teori hingga praktik.

Sayangnya, realitas yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa sebagian pemangku kebijakan masih bekerja dalam pola normatif. Anggaran yang tersedia belum sepenuhnya diarahkan secara maksimal untuk pengembangan SDM. Padahal, bagi Kepulauan Riau yang tidak memiliki sumber daya alam melimpah, investasi terbesar dan paling strategis adalah pada kualitas manusianya.

Program sekolah unggulan juga perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang yang lebih produktif dibandingkan kebijakan populis berbasis subsidi semata. Subsidi memang memberikan dampak instan, tetapi tidak selalu menyentuh akar persoalan. Sebaliknya, pendidikan berkualitas akan melahirkan generasi yang mandiri, kompetitif, dan mampu menciptakan peluang, bukan sekadar mencari peluang.

Ke depan, pertanyaan mendasarnya bukan lagi “apakah kita mampu?”, melainkan “apakah kita mau dan siap?”. Komitmen dan keberanian para pemimpin daerah di Kepulauan Riau akan menjadi penentu. Jika serius membangun SDM unggul melalui program sekolah unggulan yang terintegrasi, bukan tidak mungkin Kepri akan menjadi model percontohan nasional dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai di era global.

Indonesia Emas 2045 bukan sekadar slogan. Ia adalah target yang harus dipersiapkan dengan langkah nyata hari ini. Dan dari Kepulauan Riau, langkah itu bisa dimulai dari ruang-ruang kelas yang melahirkan generasi unggul masa depan. (\•/)

Penulis adalah Ketua DPW Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI) Provinsi Kepulauan Riau | Ketua Umum Aliansi LSM/ORMAS Peduli Kepri

  • Penulis: Ismail Ratusimbangan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Tekankan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat: Bagian Penting Budaya Indonesia

    Prabowo Tekankan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat: Bagian Penting Budaya Indonesia

    • 0Komentar

    Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya melestarikan pencak silat sebagai bagian dari budaya bangsa Indonesia. JAKARTA | HITV – Menurutnya, pencak silat merupakan cerminan identitas, karakter, dan kepribadian bangsa yang telah ada sejak lama dan tetap bertahan hingga kini, meski sempat mengalami pelarangan pada masa penjajahan. “Kenapa pencak silat harus kita jaga? Pencak silat harus […]

  • Отклики о онлайновый игорный дом нате объективные аржаны из решением

    Отклики о онлайновый игорный дом нате объективные аржаны из решением

    • 0Komentar

    Волю отметить возможность получения консультации от кадров казино. Даже несмотря на то, что было замечено оно вдокон недавно, впечатление игорный дом творит что касается самому себе тарасун благоприятное. Не входя в подробности Pokerdom для меня очень зачаровался. Вероятие вывода средств во рублях Отклики повышают заслужить мощным рекламным инструментом. Dibaca: 83

  • Anak Putus Sekolah di Tengah Ekonomi Lesu: Alarm Kegagalan Amanah Pejabat Publik

    Anak Putus Sekolah di Tengah Ekonomi Lesu: Alarm Kegagalan Amanah Pejabat Publik

    • 0Komentar

      Oleh: Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, SH, MH FENOMENA anak putus sekolah yang kian meluas di berbagai daerah bukan sekadar persoalan pendidikan. Ia adalah cermin dari rapuhnya tata kelola ekonomi dan kegagalan moral sebagian pejabat publik dalam menjalankan amanah jabatan. Ketika ekonomi melemah, yang pertama kali dikorbankan bukanlah kepentingan elite, melainkan masa depan anak-anak […]

  • Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2024

    Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2024

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 |𝐉𝐀𝐊𝐀𝐑𝐓𝐀 Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dilaksanakan hari ini 1 Oktober 2024, yang dipusatkan di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya Kecamatan Cipayung Jakarta Timur. Bertindak Sebagai Inspektur Upacara, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Pemimpin Upacara Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa. Hadir dalam acara tersebut Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI […]

  • Tiga Kali Reschedule Tes DNA, Kuasa Hukum H Pertanyakan Sikap AS

    Tiga Kali Reschedule Tes DNA, Kuasa Hukum H Pertanyakan Sikap AS

    • 0Komentar

    “Proses pembuktian dugaan penelantaran anak yang melibatkan perempuan berinisial H dan pria berinisial AS menjadi sorotan setelah kuasa hukum H menyebut pemeriksaan DNA telah tiga kali dijadwalkan ulang. BEKASI, HITV — Kuasa hukum H, Sapto Wibowo, SH, atau yang dikenal sebagai Pengacara Peci Merah, mengatakan penjadwalan ulang tersebut dilakukan setelah pihak AS disebut meminta reschedule […]

  • Sempat Kabur Ke Jakarta, Mantan Karyawan Resto Mie Pangkalpinang  Diamankan Polda Babel Usai Gasak Uang Puluhan Juta

    Sempat Kabur Ke Jakarta, Mantan Karyawan Resto Mie Pangkalpinang Diamankan Polda Babel Usai Gasak Uang Puluhan Juta

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM BABEL | Tim Subdit III Ditreskrimum Polda Bangka Belitung mengamankan seorang pemuda berinisial WP alias Bowo warga Desa Teladan Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (19/7/24) siang. Pemuda berusia 29 tahun ini diketahui merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan yang terjadi disalah satu Gerai atau Resto Mie di Kota Pangkalpinang pada bulan Mei lalu. “Pelaku […]

expand_less