Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Speedboat Siluman ABRAR JAYA Ditangkap di Perairan Barelang, ABK Diduga Kabur Atas Arahan Oknum Bea Cukai!

Speedboat Siluman ABRAR JAYA Ditangkap di Perairan Barelang, ABK Diduga Kabur Atas Arahan Oknum Bea Cukai!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Pelanggaran hukum laut di Batam

Pelanggaran hukum kelautan dan Penyelundupan di Batam.

Gelapnya perairan Sungai Boloh, Jembatan 6 Barelang, pada malam 9 Juli 2025 ternyata menyimpan drama yang lebih kelam dari sekadar penangkapan kapal penyelundup. Sebuah speedboat tanpa nomor lambung, dikenal di kalangan pelabuhan sebagai “kapal siluman” dengan nama ABRAR JAYA, berhasil diamankan oleh Patroli Laut PSO Bea dan Cukai Batam.

HITVBERITA.COM | BATAM – Kapal bertenaga tiga mesin Yamaha 200 PK ini bukan kapal murahan, nilainya ditaksir mencapai Rp. 1 miliar, sementara muatan rokok ilegal di dalamnya ditaksir Rp 700 juta. Namun yang membuat geger bukan soal barangnya, melainkan cara penanganannya “Seru”

“Disuruh Lari Asal Kapal Ditinggal, Kesaksian Mengejutkan dari ABK”
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media seluruh anak buah kapal (ABK) beserta kapten speedboat justru berhasil melarikan diri tak lama setelah kapal ditangkap.
Lebih ironis lagi, pelarian tersebut diduga kuat terjadi atas perintah oknum Bea Cukai sendiri!

Salah satu ABK sempat meninggalkan pesan kepada pemilik kapal yang berisi kalimat mencengangkan:

“Kami ditangkap Bea & Cukai Batam, tapi disuruh lari, asal kapal dan barang bukti ditinggalkan.”

Pesan ini sontak membuat publik terperanjat. Jika benar demikian, maka yang terjadi bukan operasi hukum, tapi sandiwara gelap yang dikendalikan dari balik seragam.

Pertanyaan besar pun muncul:
Apakah ini operasi penegakan hukum atau justru skenario yang disutradarai untuk kepentingan tertentu?
Jika benar oknum aparat memberikan “jalur evakuasi” bagi pelaku, maka peristiwa ini bukan sekadar kelalaian, melainkan indikasi kuat adanya permainan kotor dan kebusukan terstruktur di tubuh penegak hukum laut.

Saat awak media mencoba mengonfirmasi langsung ke pihak Bea dan Cukai Batam, institusi tersebut bungkam seribu bahasa. Tidak ada pernyataan resmi, tidak ada klarifikasi, hanya diam – yang justru mempertebal kecurigaan publik.

Institusi di Ujung Krisis Kepercayaan
Bea dan Cukai selama ini digadang sebagai benteng negara dalam memberantas penyelundupan. Tapi bagaimana jadinya jika benteng itu sendiri yang membuka pintu bagi pencuri?

Hilangnya seluruh ABK dan kapten, sementara kapal dan barang bukti tetap utuh, menunjukkan skenario yang janggal dan beraroma rekayasa.

Apakah ini sekadar permainan di lapangan?
Atau justru bagian dari mata rantai mafia laut yang sudah lama bercokol di perairan Batam?

Pertanyaan yang Menggantung di Atas Gelombang “Siapa yang memberi perintah agar ABK kabur ?”
Siapa yang benar-benar diuntungkan dengan penangkapan setengah hati ini?
Mengapa kapal dibiarkan utuh, tapi manusianya lenyap tanpa jejak?

Publik berhak tahu, dan negara wajib menjelaskan.
Jika tidak, maka penegakan hukum di laut hanyalah pertunjukan boneka, dengan aktor-aktor berseragam yang bermain di bawah meja.

Desakan untuk Bea Cukai Pusat: Bongkar Sampai Akar
Kasus ABRAR JAYA bukan sekadar insiden kecil, ini indikasi rusaknya moral aparat lapangan. Bea Cukai Pusat tidak boleh tutup mata.
Diperlukan langkah cepat, transparan, dan tegas untuk membongkar jaringan permainan kotor ini. Menindak siapa pun oknum yang mencoreng institusi, dan mengembalikan kepercayaan publik yang kini terjun bebas.

Jika kasus ini kembali ditutup dengan alasan “prosedural”, maka slogan “Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu” hanyalah omong kosong yang memalukan.

Kini rakyat menunggu:
Apakah Bea Cukai benar-benar berpihak pada hukum dan negara,
atau justru bertekuk lutut pada mafia laut yang mereka seharusnya basmi?

Sampai berita ini di fublikasikan belum ada lagi keterangan dari pihak bea dan cukai, publik teriak apakah ini yang namanya maling teriak maling’.(-)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Babel Gelar Bazar Polri Presisi, Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Jelang Idul Fitri

    Polda Babel Gelar Bazar Polri Presisi, Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Jelang Idul Fitri

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 33
    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Babel – Polda Bangka Belitung menggelar Bazar Ramadhan Polri Presisi yang berlangsung di Halaman Taman Bhaypark, Senin (24/3/25) pagi. Total ada sebanyak belasan stand bazar yang disiapkan untuk membantu masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah. Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo mengatakan pergelaran bazar ini dilakukan guna membantu masyarakat dalam memenuhi […]

  • Catut Gubernur Cup, Suriansyah Halim: Tetap Dipaksakan Akan Dilakukan Upaya Hukum

    Catut Gubernur Cup, Suriansyah Halim: Tetap Dipaksakan Akan Dilakukan Upaya Hukum

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Royke Jhony Piay
    • visibility 183
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA | HITV – Ketua Penegak Hukum Rakyat Indonesia (PHRI) Kalimantan Tengah, Suriansyah Halim, menegaskan bahwa penyelenggaraan Road Race/Gubernur Motor Prix Open Race di Taman Kota Sampit bukan bagian dari rangkaian Turnamen Gubernur Cup 2025. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, Jumat (12/12/2025). Halim menyebut penggunaan nama “Gubernur Cup” pada kegiatan tersebut hoaks, karena […]

  • Panen Melon dan Harapan Baru Petani Muda Purwakarta

    Panen Melon dan Harapan Baru Petani Muda Purwakarta

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyempatkan diri memanen buah melon saat berkunjung ke PT. Sweet Greens Indonesia di Desa Cijunti, Kecamatan Campaka.Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyempatkan diri memanen buah melon saat berkunjung ke PT. Sweet Greens Indonesia di Desa Cijunti, Kecamatan Campaka. Penulis: Yosefa Putri AM Suasana cerah menyelimuti Desa Cijunti Kecamatan Campaka saat […]

  • Sat Samapta Polres Lingga Gelar Pemeriksaan Kesehatan Personel

    Sat Samapta Polres Lingga Gelar Pemeriksaan Kesehatan Personel

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Satuan Samapta Polres Lingga menggelar pemeriksaan kesehatan rutin bagi seluruh personel, Kamis (4/9/2025). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik anggota dalam menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat. HITVBERITA.COM | Lingga— Pemeriksaan kesehatan rutin tersebut berlangsung di lingkungan Polres Lingga bekerja sama dengan Seksi Dokkes (Sidokkes). Tim medis internal Polres Lingga […]

  • “Narik Sukmo” Tarian Mistis yang Menjerat Jiwa!

    “Narik Sukmo” Tarian Mistis yang Menjerat Jiwa!

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Penulis: AYS Prayogie  Layar lebar Indonesia kembali diwarnai dengan film horor yang tidak sekadar mengandalkan efek kejut, namun juga menggali kekayaan mitologi lokal. “Narik Sukmo”, film yang diangkat dari novel karya Dewie Yulliantika Sofia, telah tayang serentak di jaringan bioskop Tanah Air mulai Kamis, 3 Juli 2025. HITVBERITA.COM | Balikpapan – Film produksi kolaborasi Mesari […]

  • Artis Lawas Wati Siregar Tutup Usia, Humas PB PARFI Evry Joe Menyatakan Ikut Belangsungkawa

    Artis Lawas Wati Siregar Tutup Usia, Humas PB PARFI Evry Joe Menyatakan Ikut Belangsungkawa

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚 -Artis Lawas yang terkenal dimasanya, yang lahir dengan nama Hj Omas Tjahtjawati Binti Robain Siregar atau Wati Siregar, hari ini Minggu 29 September 2024 Meninggal dunia dalam Usia 71 tahun. Ibunda dari Elma Theana, Rency Milano, Sonny Septian ini, meninggal di Rumah Sakit Citra Arafiq Kelapa dua Depok, pada pukul 05.07 wib. […]

expand_less