Stranas PK Kunjungi KSOP Tanjung Priok, Pantau Implementasi Terminal Booking System
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
- visibility 43
- comment 0 komentar
- print Cetak

Stranas PK kunjungi KSOP Tanjung Priok, pantau lmplementasi Terminal Booking System. (Foto/KN/Hitv)
Penulis: Kalaus Naibaho
Editor: AYS Prayogie
Upaya digitalisasi layanan kepelabuhanan terus digencarkan pemerintah sebagai bagian dari reformasi tata kelola maritim nasional.
HITVBERITA.COM | Jakarta — Salah satu langkah strategis itu adalah penerapan Terminal Booking System (TBS) di Pelabuhan Tanjung Priok, yang kini menjadi fokus pemantauan Sekretariat Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK).
Pada Selasa (14/10/2025), tim Stranas PK yang dipimpin oleh Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan(KSOP) Utama Tanjung Priok. Rombongan diterima langsung oleh Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, Capt. Heru Susanto, MM.
Kunjungan tersebut bertujuan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap implementasi TBS, sistem digital yang dirancang untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pelayanan kepelabuhanan.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional untuk memperkuat pencegahan korupsi serta mempercepat transformasi digital di sektor transportasi laut.
Dalam kegiatan itu, pihak KSOP bersama perwakilan New Priok Container Terminal One (NPCT1) memaparkan capaian dan perkembangan penerapan sistem TBS. Pemaparan mencakup mekanisme kerja sistem, dampak terhadap arus logistik, serta tantangan teknis yang masih dihadapi di lapangan.
Usai sesi presentasi, rombongan Stranas PK meninjau Planning and Control Room PT Pelindo, kemudian melanjutkan kunjungan ke area terminal NPCT1 untuk melihat secara langsung penerapan sistem dalam aktivitas bongkar muat harian.
Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, Capt. Heru Susanto, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas lembaga guna mewujudkan pelayanan pelabuhan yang bersih, efisien, dan berintegritas.
“Melalui kolaborasi dengan KPK, Pelindo, dan seluruh pemangku kepentingan, kami berupaya memastikan layanan pelabuhan berjalan transparan dan akuntabel,” ujar Heru.
SEMENTARA itu, Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK selaku Koordinator Stranas PK menjelaskan, pemantauan terhadap penerapan TBS merupakan bagian dari agenda nasional pencegahan korupsi berbasis sistem di sektor strategis.
“Digitalisasi seperti TBS menjadi kunci dalam menutup celah-celah rawan korupsi sekaligus mendorong efisiensi layanan publik. Kami ingin memastikan implementasinya tidak hanya formal, tapi benar-benar memberi dampak bagi pelaku usaha dan masyarakat,” ujarnya.

Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, Capt. Heru Susanto, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas lembaga guna mewujudkan pelayanan pelabuhan yang bersih, efisien, dan berintegritas. (Dok/Foto/KN/Hitv)
MELALUI kegiatan ini, Stranas PK berharap sinergi antara KPK, Kementerian Perhubungan, Pelindo, dan seluruh pemangku kepentingan pelabuhan dapat terus diperkuat.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong tata kelola kepelabuhanan yang transparan, kompetitif, dan berdaya saing global. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar