Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

PDIP Kalah Telak di Pilkada Purwakarta, Empat Anggota Fraksi Dianggap Jadi Pengkhianat?

  • account_circle Abdul Hapid
  • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
  • print Cetak

Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Purwakarta telah usai. Diketahui, PDI Perjuangan kalah telak dalam pesta rakyat yang digelar lima tahunan tersebut. Mungkin pernyataan seorang bijak menggambarkan apa yang dialami oleh partai bergambar banteng moncong putih ini, dalam sebuah perjuangan, bukan hanya sosok pahlawannya yang diingat, tapi juga, siapa pengkhianatnya. (Dok/Foto/Raffa)

HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Meski belum ada hasil penghitungan resmi dari KPU Purwakarta, namun dari berbagai laporan para saksi di TPS, paslon yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Golkar pada Pilkada Purwakarta 2024 dipastikan kalah, bahkan kekalahannya dianggap telak.

Menurut, Koordinator Wilayah (Korwil) DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Toto Suripto, banyak faktor yang menyebabkan kekalahan PDIP pada Pilkada Purwakarta, namun sangat disayangkan jika penyebab tersebut justru datang dari dalam internal partai.

“Kita sudah panggil para anggota fraksi yang diduga membelot, bahkan sudah disidangkan di DPD, hasilnya sudah kita teruskan ke DPP partai,” kata Kang Toto kepada awak media hitvberita.com pada hari Rabu, 27 November 2024.

Ditemui di Kantor DPC PDIP Kabupaten Purwakarta di Jalan Ahmad Yani, Cipaisan. Korwil Jabar yang membawahi wilayah Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Depok itu juga menyayangkan para petugas partai yang sudah diberikan penugasan tapi tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

“Mereka akan kena sanksi berat, bisa PAW. Kami juga melihat keterlibatan ketua cabang, termasuk kinerja ketua cabang yang tidak nampak menggerakkan mesin partai untuk memenangkan paslon Pilkada yang diusung oleh PDIP. Padahal, di empat wilayah lain kita kemungkinan besar menang, hanya di Purwakarta yang kalah,” kata Kang Toto, seperti dikutip media ini dari taktis.co.id, pada Kamis 28 November 2024.

Siapa Pengkhinatnya?

Dari penulusuran awak media diperoleh informasi terkait pernyataan dan laporan salah kader PDIP yang jugan mantan Anggota DPRD Purwakarta periode 2014-2019 yang juga Wakil Ketua DPC PDIP Purwakarta bernama Yadi Nurbahrum. Dalam surat bermaterai yang ditujukan kepada DPP PDIP itu ditulis;

Dengan ini saya dalam keadaan sehat, sadar dan setelah bermusyawarah dengan keluarga dan pembicaraan dengan Ketua DPD PDI Perjuangan, saya menyatakan dan memberikan kesaksian dengan sebenarnya, demi tegaknya AD/ART dan kepentingan partai.

Saya membuat pernyataan dan laporan ini sebagai bentuk ingin tetap menjadi kader PDI Perjuangan yang taat pada aturan AD/ART partai dan ingin menyampaikan kebenaran yang saya ketahui, yaitu;

Saya tahu bahwa dalam Pilkada 2024 di Kabupaten Purwakarta, PDI Perjuangan sulit bergerak, tidak kompak dan menjadi bahan cemoohan di internal dan eksternal partai, karena terjadi pembusukan dan penghianatan dari internal partai PDI Perjuangan yang dilakukan oleh oknum pengurus DPC dan oknum anggota Fraksi PDI Perjuangan. Karena oknum tersebut bukanya mendukung paslon dari PDI Perjuangan untuk Pilkada Bupati dan Gubernur, melainkan mendukung Paslon lain dengan sengaja.

Bagi-bagi Duit dari Paslon Lain?

Yadi juga mengurai, bahwa pada hari Sabtu tanggal 12 Oktober 2024 sekitar jam 14.00 saya diminta datang oleh teman bernama bapak Asep Milah (mantan Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta) untuk datang ke rumahnya dan setelah bertemu bersama-sama menuju ke rumah bapak Ujang Rosadi (Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta Fraksi PDÌ Perjuangan). 

  • Penulis: Abdul Hapid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less