Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode

Ambulans Terjebak Macet Kirab Mahkota Binokasih, Dua Pasien Dilaporkan Meninggal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

Dua pasien dilaporkan meninggal dunia setelah kendaraan medis yang mereka tumpangi diduga terjebak akibat kemacetan panjang saat kirab budaya Mahkota Binokasih di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (9/5/2026) malam.

KARAWANG, HITV Salah satu pasien diketahui bernama Jubaedah, warga Dusun Neglasari, Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Ia mengalami sesak napas dan dirujuk menggunakan ambulans menuju RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun ketika ambulans memasuki kawasan sekitar Alun-alun Karawang, kendaraan tersebut terjebak antrean panjang kendaraan dan lautan massa yang memadati jalur kirab budaya Mahkota Binokasih. Kondisi lalu lintas dilaporkan nyaris lumpuh.

Sopir ambulans sempat mencoba mencari jalur alternatif menuju Interchange Karawang Barat. Akan tetapi, kepadatan kendaraan juga terjadi di jalur tersebut sehingga perjalanan menuju rumah sakit tetap tersendat.

Lamanya waktu tempuh diduga berdampak fatal terhadap kondisi pasien. Informasi yang dihimpun menyebutkan persediaan oksigen di dalam ambulans habis sebelum kendaraan tiba di rumah sakit. Saat sampai di RSUD Karawang, Jubaedah disebut sudah meninggal dunia.

Selain Jubaedah, satu pasien lain asal Kecamatan Tirtajaya juga dilaporkan meninggal dunia setelah ambulans yang membawanya mengalami hambatan serupa dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan.

Peristiwa ini kembali memunculkan pertanyaan serius mengenai kesiapan sistem layanan kegawatdaruratan, terutama terkait standar fasilitas ambulans dan prioritas jalur evakuasi medis saat agenda keramaian berlangsung.

Dalam standar pelayanan kegawatdaruratan, ambulans pada dasarnya bukan sekadar kendaraan pengangkut pasien atau jenazah. Ambulans idealnya berfungsi sebagai unit pertolongan pertama bergerak yang dilengkapi peralatan medis dasar hingga penunjang hidup darurat.

Sejumlah perlengkapan yang semestinya tersedia di dalam ambulans di antaranya tabung oksigen cadangan, alat bantu napas, monitor tekanan darah, tandu standar medis, perlengkapan resusitasi, obat-obatan darurat, hingga petugas terlatih yang mampu melakukan tindakan awal selama perjalanan menuju rumah sakit.

Namun di lapangan, masih banyak ambulans—baik milik pemerintah maupun swasta—yang dinilai belum memenuhi standar pelayanan medis secara optimal. Tidak sedikit kendaraan ambulans yang hanya difungsikan sebatas alat transportasi pasien, bahkan kerap dipersepsikan masyarakat sebagai “mobil pembawa jenazah” semata.

Fenomena ambulans yang melaju dengan sirene keras tetapi minim fasilitas penanganan medis darurat dinilai menjadi gambaran masih lemahnya pemahaman mengenai fungsi utama ambulans sebagai bagian penting dari sistem penyelamatan nyawa.

Pengamat pelayanan publik yang juga Ketua Umum organisasi Media Independen Online (MIO) Indonesia, AYS Prayogie akhirnya ikut angkat bicara. 

Pengamat pelayanan publik, AYS Prayogie. (Dok/Foto/Raffa)

AYS Prayogie menilai pemerintah daerah bersama dinas kesehatan seyogyanya perlu melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari standar operasional ambulans, kelengkapan alat medis, kesiapan sumber daya manusia, hingga pengaturan jalur prioritas kendaraan darurat saat kegiatan massal digelar.

“Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga dinilai penting agar pengguna jalan memahami bahwa ambulans bukan hanya kendaraan pengantar pasien, melainkan ruang tindakan medis darurat yang membutuhkan akses cepat dan bebas hambatan,” tegas Prayogie yang merupakan juga CEO Portal Berita HITVberita.com tersebut, kepada awak media, hari Selasa (12/5/2026), di Cijantung.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak RSUD Karawang, Dinas Perhubungan, maupun Polres Karawang terkait insiden tersebut dan mekanisme rekayasa lalu lintas saat kirab budaya berlangsung.

Masyarakat berharap kejadian ini menjadi momentum evaluasi bersama agar setiap agenda besar tetap mengedepankan keselamatan publik, terutama akses penyelamatan bagi pasien dalam kondisi kritis. (\•/)

Editor: Redaksi 
Sumber: HITV Jabar

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi E DPRD DKI Sentil Kadis Pendidikan, Dana BOS Digunakan Bangun Gedung Tanaman Hidroponik

    Komisi E DPRD DKI Sentil Kadis Pendidikan, Dana BOS Digunakan Bangun Gedung Tanaman Hidroponik

    • 0Komentar

    HITVBERITA JAKARTA | Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKB Sutikno, menyentil Plt Kadis Pendidikan DKI Jakarta Budi Awaluddin, karena dianggap belum mengambil tindakan, terhadap salah seorang  kepala sekolah, yang diduga telah menyalah-gunakan pemanfaatan dana BOS. Penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang disoal oleh Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta itu, terkait […]

  • Diduga Langgar Tata Ruang, Kades Tanjung Harapan Terbitkan Surat Sporadik untuk Tambak Udang di Kawasan Wisata!

    Diduga Langgar Tata Ruang, Kades Tanjung Harapan Terbitkan Surat Sporadik untuk Tambak Udang di Kawasan Wisata!

    • 0Komentar

    Jika terbukti menyalahgunakan wewenang dalam penerbitan dokumen sporadik, Kepala Desa Tanjung Harapan dapat dijerat dengan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Dok/Foto)HITV) Penulis: Ruslan LGA Dugaan pelanggaran tata ruang kembali mencuat di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Kepala Desa Tanjung Harapan diduga menerbitkan surat […]

  • Dabo Singkep Disorot MPKL, Aktivitas Tambang Bauksit Diduga Kebal Hukum

    Dabo Singkep Disorot MPKL, Aktivitas Tambang Bauksit Diduga Kebal Hukum

    • 0Komentar

    LINGGA | HITV – Aktivitas pertambangan bauksit di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat Peduli Kabupaten Lingga (MPKL) mempertanyakan penegakan hukum yang dinilai tidak adil dan terkesan hanya berpihak kepada pemodal atau penguasa. “Apakah keadilan hanya untuk penguasa?” ujar Ruslan, salah satu perwakilan MPKL, saat dimintai keterangan, Jumat (19/12/2025). […]

  • E-Katalog DPUTR Purwakarta Disorot, Amarta Ingatkan Transparansi Tak Sekadar Digitalisasi

    E-Katalog DPUTR Purwakarta Disorot, Amarta Ingatkan Transparansi Tak Sekadar Digitalisasi

    • 0Komentar

    Mekanisme pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta kembali menjadi sorotan publik.  PURWAKARTA, HITV —Kali ini, kritik datang dari Ketua Aspirasi Masyarakat Purwakarta (Amarta), Tarma Sonjaya, yang mempertanyakan efektivitas penerapan sistem digital pengadaan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Purwakarta. Menurut Tarman, penggunaan sistem elektronik seperti SiRUP, e-purchasing, hingga e-katalog sejatinya […]

  • Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Operasi Patuh Jaya 2025, Fokuskan Edukasi dan Teguran

    Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Operasi Patuh Jaya 2025, Fokuskan Edukasi dan Teguran

    • 0Komentar

    Kolase Foto HITV: Rangkain kegiatan Satuan Lalu Lintas Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Operasi Patuh Jaya 2025 di sejumlah titik strategis kawasan pelabuhan. (Foto/Sunang) Penulis: SUNANG SAINUDIN Satuan Lalu Lintas Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Operasi Patuh Jaya 2025 di sejumlah titik strategis kawasan pelabuhan, Senin (14/7/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan disiplin berlalu lintas di […]

  • Saiful Chaniago Tegaskan Sikap Presiden Prabowo Benar Konstitusional Pada Polemik Whoosh

    Saiful Chaniago Tegaskan Sikap Presiden Prabowo Benar Konstitusional Pada Polemik Whoosh

    • 0Komentar

    Wakil ketua umum DPP KNPI Saiful Chaniago menyampaikan apresiasi terhadap sikap Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang menyatakan bertanggungjawab terhadap proyek kereta cepat Whoosh HITVBERITA.COM | Jakarta –  Ditegaskan oleh Saiful Chaniago  sikap yang ditunjukkan oleh Presiden Prabowo itu sangat benar sebagai kepala negara Indonesia dan sebagai sikap  pertanggungjawaban konstitusional bernegara, serta sebagai seorang pemimpin terbaik. […]

expand_less