Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, DRG. Putih Sari, Gelar Sosialisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Purwakarta
- account_circle
- calendar_month Senin, 17 Mar 2025
- visibility 61
- print Cetak

Sosialisasi Program MBG menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya DRG. Putih Sari (Wakil Ketua Komisi IX DPR RI), Tedi Nandung (Anggota DPRD Purwakarta), serta Fatimah Zahra Santoso (Perwakilan dari BGN). (Dok/Foto/Raffa)
Dalam Upaya Mengatasi Permasalahan Gizi di Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Menggelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Pada Senin (17/3/2025).
HITVBERITA.COM | Purwakarta – Acara sosialisasi program MBG yang berlangsung di Aula Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Purwakarta tersebut dihadiri oleh lebih dari 250 peserta dan undangan, termasuk masyarakat setempat.
Sosialisasi yang dimulai pukul 14.00 WIB ini menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, DRG. Putih Sari, Anggota DPRD Purwakarta, Tedi Nandung, Camat Purwakarta, Aan, serta perwakilan dari BGN, Fatimah Zahra Santoso.

Program MBG diluncurkan pada 6 Januari 2025, dan pelaksanaannya akan terus diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia. (Dok/foto/Raffa)
DRG. Putih Sari menekankan pentingnya gizi yang cukup untuk mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan masyarakat secara umum. “Kekurangan gizi, seperti stunting dan malnutrisi, adalah tantangan besar yang masih dihadapi bangsa kita. Program MBG ini hadir sebagai langkah nyata untuk mengatasi masalah tersebut,” ujar Putih Sari.
Program MBG tidak hanya bertujuan mengatasi kekurangan gizi, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pola makan sehat. Putih Sari menambahkan, “Makan bergizi bukan hanya soal makanan, tetapi menciptakan kebiasaan sehat yang dimulai sejak dini.”
Menurutnya, gizi yang baik adalah kunci menciptakan generasi bangsa yang cerdas, sehat, dan produktif. “Anak-anak yang mendapatkan gizi yang cukup akan lebih berpotensi meraih prestasi akademik dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” ujar Putih Sari.
Dalam kesempatan ini, ia juga mengingatkan bahwa kekurangan gizi dapat menghambat perkembangan fisik dan otak anak yang pada akhirnya berdampak pada daya saing mereka di masa depan. “Untuk mewujudkan Indonesia Emas, gizi yang baik sejak masa kanak-kanak adalah fondasi utama,” lanjutnya.
Program MBG, yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, diharapkan dapat memperkuat pembangunan sumber daya manusia, terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Komisi IX DPR RI berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan dan alokasi anggaran yang tepat guna memperluas jangkauan program ini, terutama ke daerah-daerah terpencil.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan pemuda setempat, yang mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.
(HI/Network)
Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: AYS
- Penulis:

Saat ini belum ada komentar