Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Wujudkan Pemilihan Berintegritas, Bawaslu RI Lakukan Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak 2024

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
  • print Cetak
Badan Pengawas Pemilihan Umum Lounching Hasil Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak 2024. (dok/foto/bawaslu)

HiTvBerita.COM | Jakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum memastikan dalam rangka pelaksanaan Tahapan Pencalonan, Kampanye dan Pungut Hitung yang berintegritas akan menjadi kunci kesuksesan pada penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak 2024.

Badan Pengawas Pemilihan Umum juga menegaskan terkait Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak 2024.

Disebutkan bahwa jika ketiga tahapan (Red- Pelaksanaan Tahapan Pencalonan, Kampanye dan Pungut Hitung) tersebut tidak dijaga dan dikawal dengan baik, maka nantinya akan berpeluang besar memberikan pengaruh terhadap lahirnya kerawanan di pemilihan.

Hal ini terekam dari hasil Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak 2024 yang dipublikasikan Badan Pengawas Pemilihan Umum pada 26 Agustus 2024.

Peristiwa yang terjadi pada penyelenggaraan pemilu berpengaruh terhadap kerawanan dalam pemilihan

Dimana dari ketiga tahapan yang diukur dalam pemetaan tersebut, setiap tahapan memiliki kerawanan yang harus
segera diantisipasi.

Namun pun itu kerawanan pemilihan juga disumbang oleh kondisi Sosial Politik yang terjadi pada level Nasional hingga Daerah.

Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak 2024 yang berfokus pada Tahapan Pencalonan, Kampanye dan Pungut Hitung merupakan bagian dari rangkaian tindak lanjut kajian dan riset IKP Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 yang diluncurkan pada tahun 2022 lalu.

Sebelumnya, IKP Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 juga sempat diperdalam oleh Bawaslu pada tahun 2023 untuk menguatkan agenda pencegahan terhadap beberapa isu strategis pada
penyelenggaraan pemilihan umum.

Pada Tahun 2023, Bawaslu menyusun dan meluncurkan Pemetaan Kerawanan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 Isu Strategis.

Pada Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak 2024 ini, di tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota, Tahapan Pungut Hitung menjadi tahapan yang paling rawan pada penyelenggaraan Pemilihan Serentak 2024, setelah itu Tahapan Kampanye dan Tahapan
Pencalonan.

Pada Tahapan Pencalonan kerawanan dipengaruhi oleh potensi adanya penyalahgunaan kewenangan oleh calon unsur petahana, ASN, TNI dan Polri seperti melakukan rotasi jabatan.

Kerawanan pada Tahapan Kampanye disumbang oleh potensi praktik politik uang, pelibatan aparatur pemerintah (ASN, TNI dan POLRI), penggunaan fasilitas negara dalam kampanye dan
konflik antar peserta dan pendukung calon.

Sedangkan potensi kerawanan pada Tahapan Pungut Hitung disumbang oleh beberapa isu yang berpotensi terjadi berkaca pada penyelenggaraan Pemilu 2024 lalu.

Beberapa diantaranya adalah kesalahan
prosedur yang dilakukan oleh penyelenggara pemilihan adhoc, pemungutan suara ulang,
pemungutan suara susulan dan juga pemungutan suara lanjutan.

Potensi kerawanan pada ketiga tahapan tersebut juga dipengaruhi oleh konteks sosial politik pada level Nasional hingga Daerah.

Hal yang paling mempengaruhi kerawanan pada konteks sosial politik adalah potensi adanya intimidasi, ancaman dan kekerasan secara verbal dan fisik antar calon, antar pemilih maupun calon/pemilih kepada penyelenggara Pemilihan.

RAWAN TINGGI
Hasil Pemetaan kerawanan Pemilihan serentak 2024 merekam provinsi dengan kategori kerawanan tinggi. Terdapat 5 Provinsi yang rawan tinggi (13%), 28 Provinsi rawan sedang (76%),
dan 4 Provinsi rawan rendah (11%). 5 Provinsi yang masuk kategori tinggi yakni Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.

Pada tingkat kabupaten/kota, Pemetaan kerawanan pemilihan serentak 2024 merekam ada 84 kabupaten/kota (16%) yang masuk kategori kerawanan tinggi. Kemudian ada 334 kabupaten/kota (66%) yang masuk kategori kerawanan sedang, dan terdapat 90 kabupaten/kota (18%) yang masuk kategori kerawanan rendah. (dok/foto/bawaslu)

ISU STRATEGIS

Merujuk hasil temuan dan riset dari hasil Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak 2024 ini, Badan Pengawas Pemilu mencatat sejumlah isu strategis yang harus menjadi perhatian bersama,
terutama oleh penyelenggara pemilu sebagai upaya membawa proses pelaksanaan pemilihan serentak 2024 yang lebih terbuka, jujur, dan adil.

1. Netralitas Aparatur Pemerintah dan Penyelenggara Pemilihan: Langkah antisipasi dalam menjaga netralitas aparatur pemerintah dalam pelaksanan Pemilihan hendaknya menjadi prioritas seluruh stakeholders.

2. Praktik Politik Uang: Metode praktik politik uang yang semakin berkembang seperti penggunaan uang digital, kartu elektronik hingga barang kebutuhan sehari-hari. Pencegahan yang masif harus dilakukan oleh seluruh pihak.

3. Polarisasi Masyarakat dan Dukungan Publik: Potensi masih kentalnya polarisasi di masyarakat terkait dengan dukungan politik harus menjadi perhatian untuk menjaga kondusifitas dan stabilitas selama tahapan Pemilihan berjalan. Politisasi SARA, Penggunaan Hoax, Fitnah potensial digunakan untuk saling
menyerang pasangan calon.

4. Penggunaan Media Sosial Untuk Kontestasi: Intensitas penggunaan media sosial yang makin meningkat, tentu membutuhkan langkah-langkah mitigasi secara khusus untuk mengurangi dampak poltik dan kerawanan yang terjadi
dari dinamika politik di dunia digital.

5. Konteks Keserentakan Pemilu dan Pemilihan: Jarak antara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif dengan pemilihan kepala daerah serentak dilaksanakan dalam tahun yang sama. Salah satunya proses pencalonan pemilihan menjadi kurang partisipatif. Peristiwa mutakhir terkait syarat pencalonan berkontribusi pada kerawanan pada proses pendaftaran calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di provinsi dan kabupaten/kota.

6. Keamanan Intimidasi, Ancaman dan Kekerasan Berupa Verbal Hingga Fisik Berpotensi Terjadi: Dukungan keamanan yang serius terhadap penyelenggaraan Pemilihan harus segera disiapkan.

7. Kompetensi Penyelengara Adhoc: Penyelenggara pemilu Adhoc harus memperkuat pemahaman tentang pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi suara.

8. Hak Memilih dan Dipilih: Penguatan terhadap jaminan hak memilih dan dipilih. Di antaranya adalah pemutakhiran daftar pemilih

9. Layanan Kepada Pemilih: Penyelenggara pemilihan wajib memastikan layanan dan fasilitasi pelaksanaan tahapan pemilihan yang akses bagi semua pihak, khususnya bagi pemilih penyandang disabilitas dan
kelompok minoritas.

10. Bencana Alam dan Distribusi Logistik: Antisipasi terhadap bencana alam wajib menjadi perhatian bagi seluruh pihak terutama untuk menentukan lokasi TPS yang akan digunakan untuk pemungutan suara.

11. Perselisihan Hasil Pemilihan: Masifnya gugatan terhadap hasil pemilu 2024 lalu harus menjadi fokus penting, maka dari itu pentingnya pemahaman penyelenggara, pengarsipan dokumen dan pengamanan surat suara beserta dokumen pendukungnya harus diawasi oleh semua pihak.

12. Kebijakan Pemilihan yang Berubah: Politik yang dinamis efek dari penyelenggaraan Pemilu 2024 akan berpotensi terhadap perubahan aturan hukum yang cepat, maka dari itu perlu kerjasama seluruh stakeholder untuk memastikan agar kebijakan disiapkan dengan baik sehingga memastikan kepastian hukum dalam penyelenggaraan Pemilihan.

(Hi/Network)

Sumber:
Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia Jln. MH. Thamrin No. 14 Jakarta Pusat, 10350

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Spirit Maulid Nabi Muhammad SAW: Inspirasi merawat Indonesia bermartabat

    Spirit Maulid Nabi Muhammad SAW: Inspirasi merawat Indonesia bermartabat

    • 0Komentar

    Oleh : Kamaruddin Hasan Hari ini, Jumat 12 Rabiul Awal 1447 H bertepatan dengan 5 September 2025, umat Islam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Setiap tahun, momen ini menjadi pengingat akan lahirnya seorang manusia agung yang membawa perubahan besar bagi peradaban dunia. Namun, Maulid bukan sekadar acara seremonial dengan lantunan shalawat dan hiasan lampu. Lebih […]

  • Polda Babel Gelar Turnamen Badminton Bhayangkara Cup 2025, Ayo Daftar Segera!!!

    Polda Babel Gelar Turnamen Badminton Bhayangkara Cup 2025, Ayo Daftar Segera!!!

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Polda Bangka Belitung bakal menggelar turnamen bulutangkis bertajuk “Badminton Bhayangkara Cup 2025”. Turnamen ini dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 79 tahun 2025. Dir Lantas Polda Babel Kombes Pol Hendra Gunawan menyebutkan turnamen Badminton Bhayangkara Cup 2025 bakal digelar pada 18 Juni hingga 22 Juni mendatang. “Pelaksanaannya nanti 5 hari dari […]

  • Berkolaborasi Dengan MyRepublic, Kemkomdigi Berikan Internet Gratis ke Sekolah Terdampak Banjir di Sumut

    Berkolaborasi Dengan MyRepublic, Kemkomdigi Berikan Internet Gratis ke Sekolah Terdampak Banjir di Sumut

    • 0Komentar

    MEDAN | HITV –  Kementerian Komunikasi dan Digital bekerja sama dengan MyRepublic memberikan bantuan internet gratis sebesar 500 mbps selama satu tahun kepada 6 sekolah terdampak bencana banjir di Provinsi Sumatra Utara. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar yang sempat terganggu akibat bencana. “Semoga […]

  • KPU Kabupaten Purwakarta Selesaikan Proses Pendaftaran Bakal Calon Bupati Periode 2024-2029

    KPU Kabupaten Purwakarta Selesaikan Proses Pendaftaran Bakal Calon Bupati Periode 2024-2029

    • 0Komentar

    Ketua KPU Kabupaten Purwakarta, Dian Hadiana saat gelar Konfrensi Pers dihari terakhir pendaftaran, Kamis malam, 29 Agustus 2024. (dok/foto/raffa) HiTvBerita.COM | Purwakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purwakarta telah menyelesaikan proses pendaftaran bakal calon Bupati Purwakarta untuk periode 2024-2029. Dipastikan ada sebanyak 4 pasangan calon bupati dan wakil bupati yang sudah resmi mendaftar dan […]

  • Pilkada Tidak Langsung: Kemunduran Demokrasi dan Pengingkaran Reformasi

    Pilkada Tidak Langsung: Kemunduran Demokrasi dan Pengingkaran Reformasi

    • 0Komentar

      Oleh: Ismail Ratusimbangan Ketua Umum DPW Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Provinsi Kepulauan Riau WACANA pemilihan kepala daerah melalui DPRD—tanpa melibatkan rakyat secara langsung—bukan sekadar perubahan mekanisme elektoral. Ia merupakan tanda kemunduran demokrasi, sekaligus cermin kegagalan partai politik dalam menjalankan mandat reformasi dan semangat otonomi daerah yang telah diperjuangkan sejak 1998. Sejak Reformasi, […]

  • Dua Sosok Yang Diunggulkan Maju di Pilbup Purwakarta Gelar Pertemuan

    Dua Sosok Yang Diunggulkan Maju di Pilbup Purwakarta Gelar Pertemuan

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM PURWAKARTA | Dua nama kandidat balon bupati yang diunggulkan maju di Pilkada Purwakarta 2024, yakni Anne Ratna Mustika dan Irwan P Abdurrachman melakukan pertemuan. Pertemuan Anne Ratna Mustika dan Irwan P Abdurrachman tersebut, diketahui saat jajaran DPC Partai Demokrat Purwakarta melakukan kunjungan dalam agenda konsolidasi politik ke Kantor DPD Partai Golkar Purwakarta di Jalan […]

expand_less