Pemkab Purwakarta Terbitkan Surat Edaran Antisipasi Kekeringan dan Karhutla
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
- visibility 39
- print Cetak
Personel Pemadam Kebakaran saat melakukan aksi pemadaman karhutla. (Foto/Yosefa/HITV)
Penulis Yosefa Putri Agustina Manalu
Pemerintah Kabupaten Purwakarta menerbitkan surat edaran sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) yang berpotensi terjadi selama musim kemarau.
HITVBERITA.COM | Purwakarta — Surat Edaran (SE) Nomor 300.2.3/1730-BPBD/2025 itu ditandatangani pada 29 Juli 2025 dan ditujukan kepada seluruh kepala perangkat daerah serta camat se-Kabupaten Purwakarta.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purwakarta, Heryadi Erlan, mengatakan edaran tersebut menjadi pedoman awal agar seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan langkah antisipatif dan responsif terhadap potensi bencana yang mungkin timbul.
“Surat edaran ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan semua pihak, khususnya masyarakat, dalam menghadapi musim kemarau yang berisiko menimbulkan kekeringan dan kebakaran lahan,” ujar Heryadi di Purwakarta, akhir pekan ini.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Purwakarta telah menyusun sejumlah langkah strategis. Upaya tersebut meliputi mitigasi dan kesiapsiagaan, pemetaan serta deteksi dini wilayah rawan, edukasi publik, hingga peningkatan kapasitas penanganan darurat.
BPBD akan memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan instansi vertikal dan kewilayahan, untuk memperbarui informasi potensi bencana. Penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pelibatan masyarakat menjadi fokus utama dalam upaya mitigasi.
Pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan dan karhutla juga tengah dilakukan. Data ini menjadi dasar intervensi dini secara tepat dan terukur.
Di sisi lain, sosialisasi kepada warga akan digencarkan, terutama terkait penghematan air, pelestarian sumber air, hingga larangan pembakaran lahan.
“Kami ingin membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya mencegah karhutla, mulai dari rumah tangga hingga kawasan pertanian,” kata Heryadi.
Untuk upaya pemadaman, BPBD juga menyiapkan peralatan serta pelatihan bagi masyarakat. Masyarakat diimbau segera melaporkan titik api yang terdeteksi agar dapat ditangani sedini mungkin. Jika ditemukan unsur kelalaian atau kesengajaan, BPBD akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.
BPBD membuka saluran pelaporan dan koordinasi melalui call center 0811-9937-117. Sementara itu, kebakaran dapat langsung dilaporkan ke pemadam kebakaran di Nomor (0264) 8225113.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat menekan risiko kerugian akibat bencana kekeringan maupun karhutla, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Kabupaten Purwakarta menghadapi puncak musim kemarau tahun ini. (//)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar