Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Diduga Ada Kejanggalan dalam Penerimaan Siswa Baru di SMPN 3 Purwakarta!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • print Cetak

Gedung SMPN 3 Kabupaten Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa)

Penulis: Raffa Christ Manalu

Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Kabupaten Purwakarta diduga tidak berlangsung transparan. Seorang orang tua siswa mengaku kecewa setelah nama anaknya tiba-tiba hilang dari daftar pengumuman, padahal sebelumnya telah dinyatakan terverifikasi melalui jalur prestasi.

HITVBERITA.COM | Purwakarta — Orang tua tersebut—yang meminta identitasnya tidak disebutkan—mengatakan bahwa anaknya mendaftar melalui jalur prestasi berdasarkan nilai rapor. Proses pendaftaran dilakukan sesuai petunjuk panitia, termasuk tahapan verifikasi data.

“Sampai pukul 16.00 WIB di hari terakhir pengumuman, nama anak saya masih tercantum dalam sistem. Namun, saat saya cek kembali sekitar pukul 17.00 WIB, namanya sudah tidak ada,” ujarnya kepada HiTvBerita.com, pekan lalu.

Ia mengaku kebingungan dan kecewa karena tidak mendapat penjelasan memadai. Menurutnya, pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, perlu mengevaluasi pelaksanaan PPDB di SMPN 3 agar lebih transparan dan akuntabel.

Ketika dikonfirmasi, salah satu panitia PPDB di SMPN 3 Purwakarta, Hendrik, membenarkan bahwa anak tersebut, berinisial RHP, memang mendaftar melalui jalur prestasi. Namun, ia menyebut nilai rapor RHP tidak memenuhi syarat sehingga tidak lolos verifikasi.

“Nilainya rendah, jadi tidak lulus validasi,” ujar Hendrik, saat ditemui di ruang kepala sekolah.

Terkait hilangnya nama siswa dari sistem pengumuman, Hendrik mengklaim bahwa hal tersebut terjadi karena kesalahan saat proses validasi.

Ia pun menyarankan agar orang tua siswa mengurus dokumen domisili dan mendaftarkan kembali anaknya melalui jalur zonasi.

“Silakan orang tuanya mengurus domisili agar bisa masuk lewat jalur zonasi,” ucapnya.

Namun demikian, berdasarkan informasi yang diperoleh, peserta didik yang sudah melalui proses validasi seharusnya tetap tercantum dalam sistem, baik diterima maupun tidak. Hilangnya nama dari sistem memicu dugaan adanya ketidakwajaran dalam proses tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Sadiyah, SPd, MPd, belum memberikan tanggapan resmi. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Karimun Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan 3 Ton Beras

    Polres Karimun Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan 3 Ton Beras

    • 0Komentar

    Penulis: M. Saipul Kepolisian Resor Karimun kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan beras Bulog kepada masyarakat di Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Kamis (21/8/2025). HITVBERITA.COM | Karimun — Kepolisian Resor Karimun kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan beras Bulog kepada masyarakat di Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Kamis (21/8/2025). […]

  • Polsek Singkep Barat Turun ke Sawah, Bantu Panen Jagung Warga

    Polsek Singkep Barat Turun ke Sawah, Bantu Panen Jagung Warga

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Bhabinkamtibmas Desa Bukit Belah, Bripda Rizki Adrian, ikut turun ke lahan bersama warga saat panen jagung pipil di Desa Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Sabtu (16/8/2025). HITVBERITA.COM | Lingga – Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi Polres Lingga untuk mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. […]

  • Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun

    Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun

    • 0Komentar

    JAKARTA | HITV – Dunia hiburan Indonesia kembali berduka. Penyanyi pop Tanah Air, Vidi Aldiano, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) pukul 16.33 WIB di kediamannya. Kabar duka tersebut pertama kali disampaikan oleh musisi dan komposer Andi Rianto melalui akun media sosial X miliknya. Dalam unggahannya, Andi menyampaikan ucapan perpisahan serta doa untuk sahabatnya tersebut. […]

  • Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?

    Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?

    • 0Komentar

    Setelah pecinta otomotif dihebohkan dengan bocoran Toyota Avanza baru, kini muncul gambar yang disinyalir sebagai Nissan Livina anyar. Gambar tersebut, beredar luas di media sosial dan juga grup aplikasi percakapan elektronik. Dilihat dari gambar yang beredar, Nissan Livina baru ini memperlihatkan wajah depan yang cukup jelas. Jika diperhatikan, muka low multi purpose vehicle (LMVP) andalan […]

  • Saksi Diduga Beri Keterangan Palsu, Terancam Pidana hingga 9 Tahun Penjara

    Saksi Diduga Beri Keterangan Palsu, Terancam Pidana hingga 9 Tahun Penjara

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Dugaan pemberian keterangan palsu dalam persidangan kembali mencuat. Seorang saksi dalam perkara di Lingga diduga menyampaikan pernyataan tidak benar di bawah sumpah. Jika terbukti, saksi dapat dijerat pasal pidana dengan ancaman hukuman penjara hingga sembilan tahun. HITVBERITA.COM | Lingga — Ketentuan mengenai hal itu diatur dalam Pasal 242 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana […]

  • GPPI Desak Evaluasi Kebijakan 50 Siswa per Kelas di Jawa Barat

    GPPI Desak Evaluasi Kebijakan 50 Siswa per Kelas di Jawa Barat

    • 0Komentar

    Ketua Umum Gerakan Peduli Pendidikan Indonesia, Ahmad Yusup. (Dok/Foto/Raffa) Penulis: Raffa Christ Manalu Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menetapkan jumlah siswa hingga 50 orang dalam satu rombongan belajar menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satu suara penolakan datang dari Gerakan Peduli Pendidikan Indonesia (GPPI), yang menilai kebijakan tersebut berpotensi merusak kualitas pendidikan. HITVBERITA.COM […]

expand_less