Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

PN Pangkalan Bun Tegaskan Putusan Sengketa Lahan Berdasarkan Fakta Hukum

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • print Cetak

Juru Bicara PN Pangkalan Bun, Widana Anggara Putra, dan Humas PN, Ika Tina, saat menggelar pertemuan terbuka yang dihadiri 15 wartawan dari berbagai media lokal maupun nasional. (Foto/Kisto/HITV)

Penulis: Kistolani Mangun Jaya

Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Bun menegaskan bahwa putusan sengketa lahan di Jalan Padat Karya, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, telah dijatuhkan berdasarkan fakta hukum dan alat bukti yang sah.

HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun – Klarifikasi ini disampaikan dalam pertemuan terbuka bersama wartawan di ruang pertemuan resmi PN Pangkalan Bun, Senin (25/8/2025).

Pertemuan yang dipimpin Juru Bicara PN Pangkalan Bun, Widana Anggara Putra, dan Humas PN, Ika Tina, dihadiri 15 wartawan dari berbagai media lokal maupun nasional.

Agenda utama adalah memberikan penjelasan terbuka menyusul kritik Pemerintah Daerah Kotawaringin Barat (Kobar) yang menilai putusan tersebut “mencederai rasa keadilan masyarakat”.

DALAM sesi tanya jawab, sejumlah wartawan menyinggung pernyataan Pemkab Kobar yang menuding majelis hakim mengabaikan bukti yang diajukan pemerintah daerah. Humas PN, Ika Tina, menegaskan bahwa seluruh bukti, baik dari penggugat maupun tergugat, telah diperiksa secara terbuka dan transparan.

“Putusan ini dibacakan secara elektronik pada 21 Agustus 2025. Semua bukti telah dianalisis komprehensif. Tidak ada yang diabaikan,” kata Ika.

Ia menambahkan, pertimbangan hukum majelis hakim tercantum dalam 133 hingga 237 halaman salinan putusan. Masyarakat, kata dia, dapat mengakses dokumen tersebut melalui Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP).

MENJAWAB tudingan bahwa PN Pangkalan Bun “melampaui kewenangan” karena menyatakan fotokopi SK Gubernur Kalteng Nomor DA.07/D1.5/IV/1974 tidak mengikat, Juru Bicara PN, Widana Anggara Putra, menegaskan hal itu murni penilaian atas kekuatan hukum bukti.

“Putusan itu menilai SK tersebut tidak memiliki kekuatan hukum mengikat karena tidak memenuhi unsur validitas hukum. Ini bukan soal kewenangan, tetapi soal kualitas pembuktian dalam persidangan,” ujar Widana.

Ia menekankan, pengadilan bekerja berdasarkan bukti dan hukum, bukan opini atau tekanan dari luar. Jika ada pihak yang tidak puas, jalur hukum tetap terbuka melalui upaya banding dalam waktu 14 hari kerja sejak putusan dibacakan.

PN Pangkalan Bun memastikan masyarakat memiliki hak untuk mengakses putusan perkara perdata, baik melalui SIPP maupun permohonan resmi ke kepaniteraan.

“Kami justru menganjurkan agar pihak berkepentingan membaca isi putusan secara utuh, bukan menyusun opini dari potongan informasi,” ujar Ika.

Widana menutup pertemuan dengan ajakan kepada seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, agar menyikapi putusan hukum secara konstruktif.

“Hukum tidak melihat siapa yang kuat, tetapi siapa yang benar berdasarkan bukti. Bila tidak puas, gunakan hak konstitusional untuk banding, bukan membangun narasi di media,” katanya.

Dipenghujung Pertemuan terbuka bersama kalangan wartawan itu, Humas PN Pangkalan Bun, Ika Tina, menyampaikan kepada warga masyarakat atau pihak yang berkepentingan ingin mengetahui hasil putusan perkara sidang.

Masyarakat dan para pihak berkepentingan dapat mengakses putusan lengkap melalui situs resmi SIPP PN Pangkalan Bun atau mengajukan permintaan salinan di kepaniteraan perdata. (///)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden RI Akan Berpihak ke Mana di Tengah Ancaman Perang Dunia Ketiga?

    Presiden RI Akan Berpihak ke Mana di Tengah Ancaman Perang Dunia Ketiga?

    • 0Komentar

      Oleh: Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH Pakar Hukum Internasional, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Dewan Etik MIO Indonesia  Dunia saat ini berada pada fase paling genting sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua. Ketegangan geopolitik global tidak lagi sekadar wacana diplomatik, melainkan telah menjelma menjadi kesiapsiagaan militer nyata antara dua kekuatan besar dunia beserta blok […]

  • Dinkes Terus Cermati Kasus Penyakit Tuberkulosis

    Dinkes Terus Cermati Kasus Penyakit Tuberkulosis

    • 0Komentar

    Kesembuhan TBC  Capai 95 Persen, Dinkes terus pacu program Skrining Lansia yang rentang dengan penyakit TBC. Penulis : Hadi Lempe HITV. BERITA. COM | Kota Pekalongan – Penanganan Tuberkulosis (TBC) di tahun 2024 menunjukkan hasil positif. Hampir 95 persen pasien berhasil sembuh setelah menjalani pengobatan. Namun, masih ada sekitar 5 persen pasien yang tidak dapat […]

  • The SpongeBob Mo𝚟ie: Search For SquarePants 2025 Dow𝚗load 𝙵ree To𝚛rent

    The SpongeBob Mo𝚟ie: Search For SquarePants 2025 Dow𝚗load 𝙵ree To𝚛rent

    • 1Komentar

    ➡ TORRENT (MAGNET) LINK The SpongeBob Movie: Suche nach Quadräten: Regie von Derek Drymon. Mit Clancy Brown, Mark Hamill, Brian Doyle-Murray, Tom Kenny. SpongeBob und seine Freunde Patrick, Squidward, Sandy und Mr. Krabs reisen in die Tiefen des Ozeans, um sich dem Geist des fliegenden Holländers zu stellen, der Herausforderungen stimmt und marine Geheimnisse aufdeckt. […]

  • Keterangan Pers Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Jakarta, 25 September 2023

    Keterangan Pers Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Jakarta, 25 September 2023

    • 0Komentar

    Hitvberita.com – Keterangan Pers Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Jakarta, 25 September 2023. Dibaca: 88

  • Kapolri Jelaskan Alasan Berlakukan One Way Nasional di Puncak Arus Balik Lebaran

    Kapolri Jelaskan Alasan Berlakukan One Way Nasional di Puncak Arus Balik Lebaran

    • 1Komentar

    Hitvberita.com | Jakarta – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung flag off atau pelepasan one way nasional dari Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung sampai Km 70 Gerbang tol Cikampek Utama. Kapolri mengungkap one way nasional ini dilakukan karena volume kendaraan arus balik Lebaran sudah melebihi rata-rata. “Alhamdulillah, baru saja kita melaksanakan kegiatan flag […]

  • Gamelan Degung Bergema di Berlin, Sunda Menembus Eropa

    Gamelan Degung Bergema di Berlin, Sunda Menembus Eropa

    • 0Komentar

    Penulis: Arief Imanuwarta Di Berlin yang riuh oleh denting piano dan gesekan biola musim panas, suara gamelan degung mengalun bagai bisikan angin dari kaki Gunung Tangkuban Parahu. Nada-nada logamnya merambat pelan, menembus dinding batu Konzerthaus yang megah, lalu jatuh lembut ke hati para penonton yang sebagian besar baru pertama kali mendengarnya. Di balik panggung, para […]

expand_less