Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Semiotika Lidah Kekuasaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
  • print Cetak

Oleh: Kamaruddin Hasan

Bahasa adalah cermin jiwa. Dalam ruang kekuasaan, bahasa tidak sekedar alat komunikasi, melainkan simbol yang mewakili kehormatan, tanggung jawab, dan kepercayaan publik. Setiap kata yang lahir dari lidah seorang pejabat menjadi tanda-tanda tentang siapa dirinya, bagaimana ia memandang rakyat, serta sejauh mana ia memahami amanah yang diemban.

Belakangan ini, beberapa pernyataan dari anggota DPR menuai sorotan tajam. Kesalahan bicara atau nada arogansi yang terucap, meski mungkin lahir tanpa kesengajaan, telah memantik reaksi keras di ruang publik. Hal ini menunjukkan bahwa rakyat tidak hanya mendengar kata-kata, tetapi juga menafsirkan makna yang tersirat di baliknya.

Dalam semiotika kekuasaan, bahasa pejabat adalah simbol keterhubungan antara rakyat dan penguasa. Bila bahasa itu lembut, penuh penghargaan, dan sarat empati, maka rakyat akan merasakan kehadiran wakilnya. Namun bila bahasa itu melukai, bernada tinggi dan merendahkan, maka yang terbaca adalah jarak, ketidakpedulian, bahkan pengkhianatan terhadap amanah keterwakilan.

Oleh karena itu, yang dibutuhkan dalam kehidupan kebangsaan kita adalah kesadaran bersama bahwa lidah kekuasaan harus menjadi lidah yang menyejukkan, bukan memecah; lidah yang menguatkan kepercayaan, bukan menumbuhkan luka. Para pemimpin, pejabat, dan wakil rakyat seyogianya menyadari bahwa ucapan mereka adalah cermin kehormatan bangsa, bukan hanya pribadi.

Masyarakat pun hendaknya menyikapi peristiwa ini dengan bijak. Amarah boleh hadir sebagai wujud kepedulian, tetapi muaranya tetap harus menuju perbaikan. Kita semua, baik rakyat maupun pemimpin, perlu sama-sama menjaga bahasa agar ia tidak menjadi bara yang membakar, melainkan cahaya yang menerangi jalan kebangsaan.

Pada akhirnya, semiotika lidah kekuasaan mengingatkan kita bahwa kata-kata bisa menjadi doa, bisa pula menjadi luka. Dalam Islam, lisan adalah amanah. Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari-Muslim).

Bahkan Al-Qur’an menegaskan,

“Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik. Sesungguhnya setan menimbulkan perselisihan di antara mereka.” (QS. Al-Isra: 53).

Pesan ini sederhana namun sangat dalam: setiap kata adalah tanggung jawab. Bagi seorang pemimpin, ucapan bukan hanya milik pribadi, melainkan cermin amanah yang dipikulnya. Karena itu, marilah kita bersama-sama menjaga bahasa: agar lidah kekuasaan tidak berubah menjadi lidah arogansi, tetapi menjadi lidah yang menebar kasih, keadilan, dan kebaikan.

Dengan begitu, bahasa tidak lagi menjadi bara yang membakar, melainkan cahaya yang menerangi jalan bangsa menuju persaudaraan dan kemuliaan.
Wallahu a’lam bisshawab.

(Penulis, Guru Besar Ilmu Pendidikan dan Keguruan UNM serta Rektor Institut Teknologi, Bisnis, dan Administrasi Al Gazali Barru)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penanganan Dua Kontainer Barang Bekas di Batam Dipertanyakan, LSM Desak Penyelidikan Menyeluruh

    Penanganan Dua Kontainer Barang Bekas di Batam Dipertanyakan, LSM Desak Penyelidikan Menyeluruh

    • 0Komentar

    Langkah tegas Bareskrim Polri dalam membongkar jaringan impor ilegal pakaian bekas (balpres) di Bali kembali menyoroti lemahnya penanganan kasus serupa di daerah. Di Batam, penanganan dua kontainer barang bekas yang diamankan Polresta Barelang sejak November 2025 justru dinilai berjalan tanpa kejelasan. BATAM | HITV — Sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkap praktik impor ilegal pakaian bekas yang […]

  • Ketum PWI Pusat Hendry CH. Bangun, Diberhentikan!

    Ketum PWI Pusat Hendry CH. Bangun, Diberhentikan!

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM JAKARTA | Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Sasongko Tedjo, melalui surat keputusan Dewan Kehormatan PWI Pusat Nomor 50/VII/DK/PWI-P/SK-SR/2024 tanggal 16 Juli 2024, secara resmi memberhentikan Hendry CH Bangun sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Dalam siaran persnya, Sasongko mengatakan, Hendry CH Bangun, telah menyalahgunakan jabatan dan bertindak secara sepihak dan sewenang-wenang, dalam […]

  • agua bacteriostática farmacia españa 26

    agua bacteriostática farmacia españa 26

    • 1Komentar

    Documento De Consenso Sobre El Tratamiento Antimicrobiano De Las Infecciones Bacterianas Odontogénicas La dosis habitual para niños con cifras bajas de glóbulos blancos es de 80mg/10 mg/kg de peso corporal de piperacilina/tazobactam administrada cada 6 horas a través de una vena (directamente en la circulación sanguínea). Al igual que todos los medicamentos, Cristalmina 10 mg/ml puede producir […]

  • Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

    Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

    • 0Komentar

    Driver Mercedes Valtteri Bottas memenangi seri pembuka Formula 1 2019 dalam Grand Prix Australia. Berikut klasemen pebalap usai race tersebut. Di Sirkuit Melbourne Park, Australia, Minggu (17/3/2019), Bottas menjadi yang tercepat dengan waktu 1 jam 25 menit 27.325 detik, unggul 20,8 detik dari rekan setimnya di Mercedes Lewis Hamilton. Hamilton sendiri finis kedua, meski memulai […]

  • Saiful Chaniago Usul Pemerintah Gratiskan Air dan Listrik untuk Warga Berpenghasilan Rendah

    Saiful Chaniago Usul Pemerintah Gratiskan Air dan Listrik untuk Warga Berpenghasilan Rendah

    • 0Komentar

    Penulis: Bainana Bahthy Editor: AYS Prayogie Wakil Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Saiful Chaniago, mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah mempertimbangkan kebijakan penggratisan kebutuhan dasar seperti air bersih dan listrik bagi masyarakat berpenghasilan rendah. HITVBERITA.COM | Jakarta — Menurut Saiful, kebutuhan air bersih dan listrik merupakan komponen vital dalam kehidupan sehari-hari, […]

  • Miris, Pelabuhan Sebong Terbengkalai: Warga Harus Jemput Penumpang di Tengah Laut

    Miris, Pelabuhan Sebong Terbengkalai: Warga Harus Jemput Penumpang di Tengah Laut

    • 0Komentar

    Kondisi Pelabuhan Sebong di Desa Sebong, Kabupaten Kepulauan Lingga, kini memprihatinkan. Pelabuhan yang dahulu menjadi salah satu titik penting aktivitas transportasi laut warga itu kini terbengkalai dan tidak lagi dapat difungsikan. LINGGA, HITV— Kerusakan parah pada fasilitas pelabuhan membuat kapal feri tidak dapat bersandar. Pelabuhan tersebut bahkan tidak lagi memiliki pancang atau sembuang untuk tempat […]

expand_less