Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Semiotika Lidah Kekuasaan

Semiotika Lidah Kekuasaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
  • visibility 38
  • print Cetak

Oleh: Kamaruddin Hasan

Bahasa adalah cermin jiwa. Dalam ruang kekuasaan, bahasa tidak sekedar alat komunikasi, melainkan simbol yang mewakili kehormatan, tanggung jawab, dan kepercayaan publik. Setiap kata yang lahir dari lidah seorang pejabat menjadi tanda-tanda tentang siapa dirinya, bagaimana ia memandang rakyat, serta sejauh mana ia memahami amanah yang diemban.

Belakangan ini, beberapa pernyataan dari anggota DPR menuai sorotan tajam. Kesalahan bicara atau nada arogansi yang terucap, meski mungkin lahir tanpa kesengajaan, telah memantik reaksi keras di ruang publik. Hal ini menunjukkan bahwa rakyat tidak hanya mendengar kata-kata, tetapi juga menafsirkan makna yang tersirat di baliknya.

Dalam semiotika kekuasaan, bahasa pejabat adalah simbol keterhubungan antara rakyat dan penguasa. Bila bahasa itu lembut, penuh penghargaan, dan sarat empati, maka rakyat akan merasakan kehadiran wakilnya. Namun bila bahasa itu melukai, bernada tinggi dan merendahkan, maka yang terbaca adalah jarak, ketidakpedulian, bahkan pengkhianatan terhadap amanah keterwakilan.

Oleh karena itu, yang dibutuhkan dalam kehidupan kebangsaan kita adalah kesadaran bersama bahwa lidah kekuasaan harus menjadi lidah yang menyejukkan, bukan memecah; lidah yang menguatkan kepercayaan, bukan menumbuhkan luka. Para pemimpin, pejabat, dan wakil rakyat seyogianya menyadari bahwa ucapan mereka adalah cermin kehormatan bangsa, bukan hanya pribadi.

Masyarakat pun hendaknya menyikapi peristiwa ini dengan bijak. Amarah boleh hadir sebagai wujud kepedulian, tetapi muaranya tetap harus menuju perbaikan. Kita semua, baik rakyat maupun pemimpin, perlu sama-sama menjaga bahasa agar ia tidak menjadi bara yang membakar, melainkan cahaya yang menerangi jalan kebangsaan.

Pada akhirnya, semiotika lidah kekuasaan mengingatkan kita bahwa kata-kata bisa menjadi doa, bisa pula menjadi luka. Dalam Islam, lisan adalah amanah. Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari-Muslim).

Bahkan Al-Qur’an menegaskan,

“Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik. Sesungguhnya setan menimbulkan perselisihan di antara mereka.” (QS. Al-Isra: 53).

Pesan ini sederhana namun sangat dalam: setiap kata adalah tanggung jawab. Bagi seorang pemimpin, ucapan bukan hanya milik pribadi, melainkan cermin amanah yang dipikulnya. Karena itu, marilah kita bersama-sama menjaga bahasa: agar lidah kekuasaan tidak berubah menjadi lidah arogansi, tetapi menjadi lidah yang menebar kasih, keadilan, dan kebaikan.

Dengan begitu, bahasa tidak lagi menjadi bara yang membakar, melainkan cahaya yang menerangi jalan bangsa menuju persaudaraan dan kemuliaan.
Wallahu a’lam bisshawab.

(Penulis, Guru Besar Ilmu Pendidikan dan Keguruan UNM serta Rektor Institut Teknologi, Bisnis, dan Administrasi Al Gazali Barru)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSKDN Kemendagri Tekan Komitmen Pemanfaatan Puja Indah Dengan Daerah

    BSKDN Kemendagri Tekan Komitmen Pemanfaatan Puja Indah Dengan Daerah

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    HiTvBerita.Com | Jakarta – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menandatangani komitmen pemanfaatan Pusat Jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah) dengan sejumlah pemerintah daerah (Pemda). Penandatanganan ini berlangsung di Hotel Lumire Jakarta, Senin (26/8/2024). Penandatanganan ini merupakan ikhtiar BSKDN Kemendagri mendorong Pemda mempercepat pelayanan publik melalui inovasi. “Penandatanganan komitmen ini merupakan bentuk […]

  • Purwakarta Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Pergerakan Tanah, Tol Cipularang Masuk Wilayah yang Diawasi Ketat!

    Purwakarta Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Pergerakan Tanah, Tol Cipularang Masuk Wilayah yang Diawasi Ketat!

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sekda Norman Nugraha didampingi pihak BPBD Jawa Barat dan PT Jasa Marga saat memberikan keterangan pers. (Dok/Foto/Raffa) Reporter : Raffa Christ Manalu   Pemerintah Kabupaten Purwakarta menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul pergerakan tanah yang terjadi di wilayah Kampung Cigintung dan Sukamulya, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani — Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi bersama sejumlah […]

  • Polres Lingga Gelar Operasi Patuh Seligi 2025: Disiplinkan Pengendara Demi Keselamatan Lalu Lintas!

    Polres Lingga Gelar Operasi Patuh Seligi 2025: Disiplinkan Pengendara Demi Keselamatan Lalu Lintas!

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Kolase Foto HITV: Kegiatan Pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2025 yang digelar disejumlah titik. (Foto/Ruslan/LGA) Penulis: Ruslan LGA Kepolisian Resor (Polres) Lingga memulai pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2025 pada Senin (14/7/2025), dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis, salah satunya di depan Pos Lantas Wisma Ria, Kabupaten Lingga. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kedisiplinan pengendara sekaligus […]

  • Madrasah Aliyah Al-Ihsan Islamic School, Sekolah Islami Yang Berkualitas

    Madrasah Aliyah Al-Ihsan Islamic School, Sekolah Islami Yang Berkualitas

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM- Bekasi,Sekolah Madrasah Aliyah Al-Ihsan yang berlokasi di Jalan Raya Pondok Gede Kota Bekasi, merupakan salah satu sekolah Islam yang patut di acungi Jempol, hal ini disebabkan Metode Pendidikan yang digunakan oleh sekolah ini, berisikan Metode Karakter Islami, dimana sebelum melaksanakan Pembelajaran (KBM), terlebih dahulu mereka melaksanakan Pendidikan Rohani, dimana para siswanya secara bersama sama […]

  • Driver Online Protes Larangan Penjemputan di Bandara Hang Nadim Batam

    Driver Online Protes Larangan Penjemputan di Bandara Hang Nadim Batam

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Penulis: Wahyudi Larangan penjemputan penumpang roda dua (R2) di Bandara Hang Nadim, Batam, memicu protes puluhan pengemudi ojek daring yang menilai kebijakan itu merugikan mata pencaharian mereka. HITVBERITA.COM | Batam — Puluhan pengemudi ojek daring yang tergabung dalam Aliansi Driver Online Batam (ADOB) dan Persaudaraan Driver Online Batam (Perdoba) mendatangi counter Grab di Bandara Hang […]

  • Jurusan IPA, IPS Dan Bahasa Di Jenjang SMA Segera Dihapus

    Jurusan IPA, IPS Dan Bahasa Di Jenjang SMA Segera Dihapus

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    HiTVBERITA.COM | Jakarta Kepala Badan Standar Nasional Kurikulum dan Asesmen (BSKAP) Kemendikbud ristek Anindito Aditomo, S.Psi, M.Phil. PhD mengatakan, pihaknya akan segera Menghapus Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di Jenjang Pendidikan SMA, dan akan dimulai ditahun Ajaran 2024/2025. Peniadaan Jurusan tersebut, merupakan bagian dari Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar, yang sudah diterapkan secara bertahap sejak Tahun […]

expand_less