Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Audiensi Batal, Lantaran Pejabat Kota Tasikmalaya Menugaskan Prajuritnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • print Cetak

Suasana Audiensi yang gagal lantaran pejabat pengambil keputusan hanya menugaskan prajuritnya, tanpa kehadiran walikota. (Foto: Istimewa)

Penulis: Indra Mulyadi

Absennya pejabat pengambil kebijakan Kota Tasikmalaya mengakibatkan acara audiensi para aktivis yang tergabung dalam Tasik Progressive Society (TPS) dengan DPRD Kota Tasikmalaya pada Selasa (23/9/2025) batal dan harus di jadwal ulang.

HITVBERITA.COM | Tasikmalaya – Pertemuan yang berlangsung di ruang Badan Musyawarah DPRD tersebut hanya dihadiri pegawai dan staf dari instansi terkait, tanpa kehadiran para pengambil kebijakan seperti Walikota, Sekretaris Daerah maupun Kepala Dinas.

Sementara dari unsur DPRD, audiensi dihadiri Wakil Ketua DPRD H. Wahid, Ketua Komisi III Anang Sapaat, Wakil Ketua Komisi I Dayat Mustopa, dan Sekretaris DPRD Asep Endang Syam.

Ketua Umum TPS, Dadi Abidarda, yang kecewa atas ketidakhadiran pejabat pengambil keputusan pada audiensi di ruang Badan Musyawarah DPRD Kota Tasikmalaya. (Foto: Istimewa)

Ketua Umum TPS, Dadi Abidarda, rencananya menyampaikan berbagai persoalan yang mencemari wajah Kota Tasikmalaya. Ia menyoroti maraknya pelanggaran aturan tata bangunan, mulai dari pelanggaran Koefisien Dasar Bangunan (KDB), alih fungsi lahan produktif, hingga pembangunan di sempadan sungai dan di bawah jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).

“Tasikmalaya yang dulu dikenal sebagai kota yang resik, kini menjadi semrawut. Setiap kali hujan turun, banjir langsung menyergap sejumlah titik,” ujar Dadi.

Dadi menjelaskan, beberapa wilayah yang disebut rawan banjir antara lain Jalan HZ Mustofa, Mangkubumi, Sutisna Senjaya, dan RE Martadinata.

Dadi juga menyoroti keberadaan hotel-hotel yang di duga tidak memenuhi ketentuan ruang terbuka hijau dan resapan air, serta perumahan yang dibangun di bawah SUTT yang seharusnya dilarang.

TPS juga mengkritisi lemahnya pengawasan pemerintah terhadap pengembang perumahan yang tidak memenuhi kewajiban menyerahkan fasilitas umum dan sosial (fasum-fasos).

Menurut Dadi, hanya sekitar 70 persen pengembang yang memenuhi kewajiban tersebut, sehingga menjadi beban pemerintah saat perumahan diserahkan.

“Pemerintah dan DPRD abai atas masalah ini. Kami minta audiensi diulang dengan menghadirkan Walikota, Sekda, Kepala Dinas, BPN, hingga PLN. Jangan hanya prajuritnya,” tegas Dadi.

Menanggapi permintaan tersebut, Wakil Ketua DPRD H. Wahid menyatakan bahwa aspirasi TPS akan dijadwalkan ulang. Materi yang akan dibahas tetap sama, yakni pelanggaran bangunan di sempadan sungai dan perumahan di bawah SUTT.

“Sesuai aturan, memang ada pembolehan dengan syarat jarak aman dan kompensasi. Tapi tetap harus ditelusuri,” jelas Wahid

Audiensi lanjutan diharapkan dapat menghadirkan para pemangku kebijakan agar solusi konkret dapat dirumuskan demi penataan ruang dan bangunan yang lebih baik di Kota Tasikmalaya.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IWAKK “Walet Emas” Gelar Budaya 2025 dan Sosialisasi Geopark Kebumen

    IWAKK “Walet Emas” Gelar Budaya 2025 dan Sosialisasi Geopark Kebumen

    • 0Komentar

    Penulis: Anie Maya Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) “Walet Emas” menggelar Budaya Walet Emas 2025 di Stadiun Chandrabhaga Bekasi, Sabtu (27/9/2025), mensosialisasikan Geopark di Kabupaten Kebumen. HITVBERITA.COM | Kebumen – Dalam sambutannya, Ketua Umum IWAKK ” Walet Emas ” Mayjen TNI (Purn) Ibnu Darmawan mengatakan, kegiatan Gelar Budaya ini, merupakan ajang silaturahmi antar perantau […]

  • Orange Handmade: Dari Rajutan Sederhana Menjadi Kekuatan UMKM Berdaya Saing

    Orange Handmade: Dari Rajutan Sederhana Menjadi Kekuatan UMKM Berdaya Saing

    • 0Komentar

    Di tengah derasnya arus modernisasi dan ketatnya persaingan industri kreatif, kehadiran pelaku UMKM yang konsisten menjaga nilai, kualitas, dan identitas lokal menjadi harapan baru bagi penguatan ekonomi berbasis kreativitas. JAKARTA, HITV–  Salah satu contoh nyata tersebut datang dari Orange Handmade, yakni sebuah usaha berbasis kerajinan rajut yang tumbuh dari ketekunan dan keberanian berinovasi. Dirintis sejak […]

  • Wonderful Precure! The Mo𝚟ie! Doki Doki Game No Sekai De Daiboken 2025 Full HD Magnet

    Wonderful Precure! The Mo𝚟ie! Doki Doki Game No Sekai De Daiboken 2025 Full HD Magnet

    • 2Komentar

    ➡ TORRENT (MAGNET) LINK Wonderful Precure! The Movie! Doki Doki Game No. Directed by Naoki Miyahara. With Maria Naganawa, Azumi Tanezaki, satsumi Matsuda, Reina Ueda. Follows Komugi and Iroha is a new adventure, when they are sucked enthusiasts the world of the video game dok doki tanukingdom (Thrilling Raccoon-Dogkingdom). ** Great pre -roof! ** Great […]

  • BKD Lingga Belum Terima Berkas Kasus Dugaan Perselingkuhan Dua ASN di Kecamatan Lingga Timur

    BKD Lingga Belum Terima Berkas Kasus Dugaan Perselingkuhan Dua ASN di Kecamatan Lingga Timur

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA ‎ ‎Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lingga menegaskan belum menerima berkas laporan terkait dugaan kasus perselingkuhan dua aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kantor Camat Lingga Timur. ‎HITVBERITA.COM | Lingga — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Lingga, Said Ibrahim, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari Kecamatan Lingga […]

  • KPU Segera Agendakan Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta

    KPU Segera Agendakan Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Purwakarta – Menjelang perhelatan pesta demokrasi, yakni Pilkada 2024 yang tinggal beberapa minggu ke depan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purwakarta merencanakan menggelar acara debat publik antar pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2024. “Acara debat paslon sedang kita siapkan. Rencananya awal November kita gelar,” kata Ketua Divisi Sosialisasi dan SDM […]

  • Shoting Hari Ketiga Film Berjudul ” Mencari Ridho Illahi ” Penuh Haru Dan Air Mata

    Shoting Hari Ketiga Film Berjudul ” Mencari Ridho Illahi ” Penuh Haru Dan Air Mata

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Jakarta -Memasuki hari ketiga Shoting Film, Berjudul “𝐌𝐞𝐧𝐜𝐚𝐫𝐢 𝐑𝐢𝐝𝐡𝐨 𝐈𝐥𝐥𝐚𝐡𝐢 ” yang di Produksi oleh Pondok Pesantren Muhammadiyah Shidiq Al-Kautsar Kanor Bojonegoro Jawa Timur, diisi dengan cerita Haru dan sedih. Dari Pantauan hitverita.com dilokasi Shoting, Pemeran utama Film tersebut yakni Yusi Afriana dan Jihan Namira, berhasil ‘ mengobok-obok hati penonton yang ikut menyaksikan […]

expand_less