Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

Tanam Harapan, Bukan Sekadar Tanaman — Nusa Agro Ajak Petani Bangun Pertanian Berkelanjutan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

Penulis: R. Ahdiyat

“Pertanian yang sehat dimulai dari tanah yang hidup. Tanah yang hidup akan menumbuhkan generasi petani yang kuat”

HITVBERITA.COM | Banyumas – Seminar Pertanian Indonesia yang digelar di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, menjadi wadah pencerahan bagi para petani yang ingin beralih menuju sistem pertanian sehat dan berkelanjutan.

Acara seminar tersebut mengangkat tema “Peran Pupuk Organik dan Hayati Menuju Pertanian Sehat dan Berkelanjutan” bersama PT. Alamo Greenlife Internasional melalui produk unggulannya Nusa Agro – yakni Pupuk Organik Cair Super Aktif dengan Bio Activator.

Seminar dibuka oleh I. Lestari, Founder PT. Alamo Greenlife Internasional, yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum berharga karena menghadirkan Prof. Topik Haedi, S.Sos, MM, seorang Konsultan Bisnis Development Nusa Agro sekaligus tenaga ahli formulator produk pertanian, untuk memberikan pandangan dan pencerahan ilmiah seputar pupuk organik dan hayati.

Dalam sambutannya, Lestari menyampaikan pentingnya membangun kesadaran baru di kalangan petani agar tidak lagi bergantung pada pupuk kimia yang bersifat instan.

“Kami ingin para petani memahami bahwa tanah adalah makhluk hidup yang perlu dirawat, bukan dipaksa. Dengan sistem hayati, kita tidak hanya menanam tanaman, tapi juga menumbuhkan kehidupan di dalam tanah,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan kelompok tani dari Kecamatan Sumpiuh, Kecamatan Kemranjen, serta beberapa petani dari Adipala Kabupaten Cilacap, termasuk para petani non kelompok yang telah bergabung sebagai mitra PT. Alamo Greenlife Internasional.

Dalam paparannya, Prof. Topik Haedi, menegaskan bahwa kunci keberhasilan pertanian dimulai dari pengolahan tanah di tahap awal.

“Jika proses olah lahan salah, maka seluruh tahapan tanam akan menemui kendala. Sayangnya, banyak petani yang masih terjebak pada cara-cara instan dengan pupuk kimia, padahal itu justru merusak struktur dan unsur hara tanah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan hasil risetnya yang menunjukkan bahwa metode pertanian organik dan hayati mampu memberikan hasil yang tak kalah hebat dari sistem kimia. Produk-produk PT. Alamo Greenlife Internasional, menurutnya, telah teruji mampu mengurai residu berbahaya dalam tanah melalui mikroba aktif yang bekerja secara alami memperbaiki unsur hara dan menormalkan tingkat pH tanah menjadi pH 7, kondisi ideal bagi pertumbuhan berbagai jenis tanaman.

Pada sesi tanya jawab, para petani aktif mengajukan pertanyaan seputar permasalahan nyata di lapangan.

‎Seorang petani dari Petarangan menanyakan tentang cara penanganan virus fusarium (busuk akar), sementara Sukimin, petani lain, menanyakan rekayasa agar durian bisa berbuah setiap tahun.

Semua pertanyaan dijawab dengan penjelasan teknis dan contoh praktik lapangan oleh Prof. Topik secara lugas dan aplikatif.

Acara berlangsung dengan penuh antusias dan tertib, ditutup dengan foto bersama dan pesan motivasi dari Prof. Topik Haedi kepada seluruh peserta. (dok/foto/adyt)

“Petani sejati bukan hanya menanam tanaman, tapi juga menanam harapan. Selama kita percaya pada proses alam dan mau belajar, pertanian Indonesia akan tetap tumbuh dan menjadi kekuatan bangsa,” tuturnya disambut tepuk tangan meriah peserta.

Prof. Topik juga memaparkan pentingnya pemenuhan unsur hara bagi tanah dan tanaman, yang terdiri dari:

1. Unsur Hara Makro Utama: Nitrogen (N), Posfor (P), dan Kalium (K)
<span;>‎Sumber: Udara, tanah, pupuk NPK, Urea, KCL

2. Unsur Hara Makro Sekunder: Sulfur (S), Magnesium (Mg), dan Kalsium (Ca)

3. Unsur Hara Mikro: Boron, Seng, Mangan, Tembaga, Besi, Natrium, Aluminium, dan Molibdenum (Mo)

‎Menurutnya, kombinasi unsur hara tersebut hanya dapat diserap optimal jika tanah hidup dengan mikroba aktif, yang menjadi inti dari teknologi pupuk hayati Nusa Agro.

Rangkaian acara Seminar Pertanian Indonesia di Banyumas ini menjadi momentum penting bagi petani untuk kembali ke prinsip dasar: mencintai tanah, menghormati alam, dan mengembalikan kehidupan ke dalam pertanian. (/*/*/)

‎Editor: Tim Redaksi
Sumber: HITV JATENG

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belitung Bugar dan Segar 2025 Resmi Diluncurkan

    Belitung Bugar dan Segar 2025 Resmi Diluncurkan

    • 0Komentar

    Ajakan Hidup Sehat Lewat Senam Bersama di Pantai Tanjung Pendam, ditandai dengan ribuan langkah senada berpadu dalam semangat sehat di Pantai Tanjung Pendam, Tanjungpandan, pada Minggu pagi 13 April 2025. HITVBERITA.COM | Belitung– Program “Belitung Bugar dan Segar 2025” resmi diluncurkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Belitung, ditandai dengan senam massal yang diikuti […]

  • Konsumen Selektif Tantangan Bagi Pengusaha Kuliner

    Konsumen Selektif Tantangan Bagi Pengusaha Kuliner

    • 0Komentar

    Penulis: Indra Mulyadi Tak dipungkiri saat ini masyarakat semakin selektif dalam memilih makanan dan minuman yang disajikan pengusaha kuliner. Kelezatan makanan menjadi prioritas utama para konsumen, selain suasana santai dan pelayanan maksimal yang diperoleh. HITVBERITA.COM | Tasikmalaya — Seperti di salah satu Warung Makan Gula Padi, kendati baru satu bulan di buka, sudah mendapat respon […]

  • DPD Lembaphum Kalteng Cabut Kuasa Pendampingan Adrian Sumarsono

    DPD Lembaphum Kalteng Cabut Kuasa Pendampingan Adrian Sumarsono

    • 0Komentar

    DPD LEMBAPHUM Kalimantan Tengah resmi mencabut surat kuasa pendampingan bantuan hukum atas nama Adrian Sumarsono. Pencabutan tersebut dilakukan setelah PT Riyanta Jaya dinyatakan telah menyelesaikan kewajibannya kepada pemberi kuasa, sebagaimana disampaikan Ketua Eksekutif DPD Lembaphum Kalteng, Indra Gunawan. PALANGKA RAYA | HITV –  DPD Lembaga Advokasi Penegakan Hukum Masyarakat (LEMBAPHUM) Kalimantan Tengah, melalui surat resmi […]

  • Edukasi Cegah Uang Palsu, BI Gandeng Warga Lingga Kenali Ciri Keaslian Rupiah

    Edukasi Cegah Uang Palsu, BI Gandeng Warga Lingga Kenali Ciri Keaslian Rupiah

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Upaya mencegah peredaran uang palsu di wilayah pesisir terus diperkuat. Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau menggelar penyuluhan autentikasi uang kepada masyarakat di Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Sabtu (27/7/2025). Kegiatan edukatif ini diikuti oleh warga, pelajar, serta unsur pemerintahan setempat. HITVBERITA.COM | Lingga — Penyuluhan yang berlangsung di Gedung Sanggar Praja tersebut […]

  • Nenny Triana: Artis Serba Bisa yang Tetap Bersinar di Dunia Hiburan

    Nenny Triana: Artis Serba Bisa yang Tetap Bersinar di Dunia Hiburan

    • 1Komentar

    NENNY TRIANA, seorang artis legendaris yang serba bisa, dikenal luas sebagai aktris film, sinetron, penyanyi, dan juga model. Dengan perjalanan karir yang panjang dan beragam itu, Nenny pun telah menunjukkan kemampuannya dalam berbagai bidang di jagat hiburan tanah air. HITVBERITA.COM | Jakarta – Lahir pada 23 Mei 1955, Nenny Triana memulai kiprah di dunia hiburan […]

expand_less