Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Tanam Harapan, Bukan Sekadar Tanaman — Nusa Agro Ajak Petani Bangun Pertanian Berkelanjutan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

Penulis: R. Ahdiyat

“Pertanian yang sehat dimulai dari tanah yang hidup. Tanah yang hidup akan menumbuhkan generasi petani yang kuat”

HITVBERITA.COM | Banyumas – Seminar Pertanian Indonesia yang digelar di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, menjadi wadah pencerahan bagi para petani yang ingin beralih menuju sistem pertanian sehat dan berkelanjutan.

Acara seminar tersebut mengangkat tema “Peran Pupuk Organik dan Hayati Menuju Pertanian Sehat dan Berkelanjutan” bersama PT. Alamo Greenlife Internasional melalui produk unggulannya Nusa Agro – yakni Pupuk Organik Cair Super Aktif dengan Bio Activator.

Seminar dibuka oleh I. Lestari, Founder PT. Alamo Greenlife Internasional, yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum berharga karena menghadirkan Prof. Topik Haedi, S.Sos, MM, seorang Konsultan Bisnis Development Nusa Agro sekaligus tenaga ahli formulator produk pertanian, untuk memberikan pandangan dan pencerahan ilmiah seputar pupuk organik dan hayati.

Dalam sambutannya, Lestari menyampaikan pentingnya membangun kesadaran baru di kalangan petani agar tidak lagi bergantung pada pupuk kimia yang bersifat instan.

“Kami ingin para petani memahami bahwa tanah adalah makhluk hidup yang perlu dirawat, bukan dipaksa. Dengan sistem hayati, kita tidak hanya menanam tanaman, tapi juga menumbuhkan kehidupan di dalam tanah,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan kelompok tani dari Kecamatan Sumpiuh, Kecamatan Kemranjen, serta beberapa petani dari Adipala Kabupaten Cilacap, termasuk para petani non kelompok yang telah bergabung sebagai mitra PT. Alamo Greenlife Internasional.

Dalam paparannya, Prof. Topik Haedi, menegaskan bahwa kunci keberhasilan pertanian dimulai dari pengolahan tanah di tahap awal.

“Jika proses olah lahan salah, maka seluruh tahapan tanam akan menemui kendala. Sayangnya, banyak petani yang masih terjebak pada cara-cara instan dengan pupuk kimia, padahal itu justru merusak struktur dan unsur hara tanah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan hasil risetnya yang menunjukkan bahwa metode pertanian organik dan hayati mampu memberikan hasil yang tak kalah hebat dari sistem kimia. Produk-produk PT. Alamo Greenlife Internasional, menurutnya, telah teruji mampu mengurai residu berbahaya dalam tanah melalui mikroba aktif yang bekerja secara alami memperbaiki unsur hara dan menormalkan tingkat pH tanah menjadi pH 7, kondisi ideal bagi pertumbuhan berbagai jenis tanaman.

Pada sesi tanya jawab, para petani aktif mengajukan pertanyaan seputar permasalahan nyata di lapangan.

‎Seorang petani dari Petarangan menanyakan tentang cara penanganan virus fusarium (busuk akar), sementara Sukimin, petani lain, menanyakan rekayasa agar durian bisa berbuah setiap tahun.

Semua pertanyaan dijawab dengan penjelasan teknis dan contoh praktik lapangan oleh Prof. Topik secara lugas dan aplikatif.

Acara berlangsung dengan penuh antusias dan tertib, ditutup dengan foto bersama dan pesan motivasi dari Prof. Topik Haedi kepada seluruh peserta. (dok/foto/adyt)

“Petani sejati bukan hanya menanam tanaman, tapi juga menanam harapan. Selama kita percaya pada proses alam dan mau belajar, pertanian Indonesia akan tetap tumbuh dan menjadi kekuatan bangsa,” tuturnya disambut tepuk tangan meriah peserta.

Prof. Topik juga memaparkan pentingnya pemenuhan unsur hara bagi tanah dan tanaman, yang terdiri dari:

1. Unsur Hara Makro Utama: Nitrogen (N), Posfor (P), dan Kalium (K)
<span;>‎Sumber: Udara, tanah, pupuk NPK, Urea, KCL

2. Unsur Hara Makro Sekunder: Sulfur (S), Magnesium (Mg), dan Kalsium (Ca)

3. Unsur Hara Mikro: Boron, Seng, Mangan, Tembaga, Besi, Natrium, Aluminium, dan Molibdenum (Mo)

‎Menurutnya, kombinasi unsur hara tersebut hanya dapat diserap optimal jika tanah hidup dengan mikroba aktif, yang menjadi inti dari teknologi pupuk hayati Nusa Agro.

Rangkaian acara Seminar Pertanian Indonesia di Banyumas ini menjadi momentum penting bagi petani untuk kembali ke prinsip dasar: mencintai tanah, menghormati alam, dan mengembalikan kehidupan ke dalam pertanian. (/*/*/)

‎Editor: Tim Redaksi
Sumber: HITV JATENG

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KJK Gelar UKW Gratis di Tanjungpinang, IPJI Kepri Dorong Wartawan Tingkatkan Kompetensi

    KJK Gelar UKW Gratis di Tanjungpinang, IPJI Kepri Dorong Wartawan Tingkatkan Kompetensi

    • 0Komentar

    Upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan di Kepulauan Riau mendapat dukungan dari berbagai pihak. TANJUNGPINANG, HITV – Salah satunya dukungan datang dari Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (DPW IPJI) Kepri yang mendukung pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis yang digelar Komunitas Jurnalis Kepri (KJK). UKW tersebut dijadwalkan berlangsung di Hotel CK, Kota […]

  • Saiful Chaniago Usul Pemerintah Gratiskan Air dan Listrik untuk Warga Berpenghasilan Rendah

    Saiful Chaniago Usul Pemerintah Gratiskan Air dan Listrik untuk Warga Berpenghasilan Rendah

    • 0Komentar

    Penulis: Bainana Bahthy Editor: AYS Prayogie Wakil Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Saiful Chaniago, mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah mempertimbangkan kebijakan penggratisan kebutuhan dasar seperti air bersih dan listrik bagi masyarakat berpenghasilan rendah. HITVBERITA.COM | Jakarta — Menurut Saiful, kebutuhan air bersih dan listrik merupakan komponen vital dalam kehidupan sehari-hari, […]

  • RAD Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Warga dan Dukung Kongresda MIO

    RAD Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Warga dan Dukung Kongresda MIO

    • 0Komentar

    Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui program berskala besar. JAKARTA BARAT, HITV— Di tingkat lingkungan, dukungan terhadap sarana kegiatan warga sering kali menjadi faktor penting dalam menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong. Hal itu yang kembali ditunjukkan Rumah Aspirasi Adang Daradjatun (RAD) Jakarta Barat melalui penyaluran bantuan sarana lingkungan kepada warga serta dukungan […]

  • Soroti Ketimpangan Pasar Unggas, PINSAR Babel Minta Pemkab Belitung Lindungi Peternak Lokal

    Soroti Ketimpangan Pasar Unggas, PINSAR Babel Minta Pemkab Belitung Lindungi Peternak Lokal

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Tanjung pandan – Keberlangsungan usaha peternak ayam mandiri di Kabupaten Belitung dinilai sedang tidak baik-baik saja. Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (PINSAR) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendesak Pemerintah Kabupaten Belitung untuk segera melakukan intervensi. Ketua PINSAR Babel, Yahya, SE, mengungkapkan, saat ini peternak rakyat menghadapi tekanan ganda. Di satu sisi, harga pakan terus merangkak […]

  • Dugaan Pungutan di Kantin SMAN 4 Depok, Mengalir Ratusan Juta Rupiah Setahun

    Dugaan Pungutan di Kantin SMAN 4 Depok, Mengalir Ratusan Juta Rupiah Setahun

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Praktik pungutan terhadap para pedagang kantin di SMAN 4 Depok menuai sorotan. Setiap hari, para pemilik kantin diwajibkan menyetor uang retribusi sebesar Rp 35.000 kepada pihak sekolah. Jika ditotal, angka yang terkumpul mencapai ratusan juta rupiah dalam setahun. HITVBERITA.COM | Depok – Menurut keterangan sejumlah pedagang, sebelum adanya Program Makan Bergizi Gratis […]

  • Kunjungi Lapas Purwakarta, Rieke Diah Pitaloka Soroti Overkapasitas dan Faskes Tak Layak

    Kunjungi Lapas Purwakarta, Rieke Diah Pitaloka Soroti Overkapasitas dan Faskes Tak Layak

    • 0Komentar

    Persoalan overkapasitas dan lemahnya fasilitas layanan kesehatan di lembaga pemasyarakatan kembali menjadi perhatian publik. Dalam kunjungan kerja resesnya, anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menyoroti kondisi Lapas Kelas IIB Purwakarta yang dinilai butuh pembenahan serius, khususnya dalam pendekatan penanganan kasus narkotika. Purwakarta||HITV – Kunjungan itu turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, sebagai […]

expand_less