Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Tanam Harapan, Bukan Sekadar Tanaman — Nusa Agro Ajak Petani Bangun Pertanian Berkelanjutan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • print Cetak

Penulis: R. Ahdiyat

“Pertanian yang sehat dimulai dari tanah yang hidup. Tanah yang hidup akan menumbuhkan generasi petani yang kuat”

HITVBERITA.COM | Banyumas – Seminar Pertanian Indonesia yang digelar di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, menjadi wadah pencerahan bagi para petani yang ingin beralih menuju sistem pertanian sehat dan berkelanjutan.

Acara seminar tersebut mengangkat tema “Peran Pupuk Organik dan Hayati Menuju Pertanian Sehat dan Berkelanjutan” bersama PT. Alamo Greenlife Internasional melalui produk unggulannya Nusa Agro – yakni Pupuk Organik Cair Super Aktif dengan Bio Activator.

Seminar dibuka oleh I. Lestari, Founder PT. Alamo Greenlife Internasional, yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum berharga karena menghadirkan Prof. Topik Haedi, S.Sos, MM, seorang Konsultan Bisnis Development Nusa Agro sekaligus tenaga ahli formulator produk pertanian, untuk memberikan pandangan dan pencerahan ilmiah seputar pupuk organik dan hayati.

Dalam sambutannya, Lestari menyampaikan pentingnya membangun kesadaran baru di kalangan petani agar tidak lagi bergantung pada pupuk kimia yang bersifat instan.

“Kami ingin para petani memahami bahwa tanah adalah makhluk hidup yang perlu dirawat, bukan dipaksa. Dengan sistem hayati, kita tidak hanya menanam tanaman, tapi juga menumbuhkan kehidupan di dalam tanah,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan kelompok tani dari Kecamatan Sumpiuh, Kecamatan Kemranjen, serta beberapa petani dari Adipala Kabupaten Cilacap, termasuk para petani non kelompok yang telah bergabung sebagai mitra PT. Alamo Greenlife Internasional.

Dalam paparannya, Prof. Topik Haedi, menegaskan bahwa kunci keberhasilan pertanian dimulai dari pengolahan tanah di tahap awal.

“Jika proses olah lahan salah, maka seluruh tahapan tanam akan menemui kendala. Sayangnya, banyak petani yang masih terjebak pada cara-cara instan dengan pupuk kimia, padahal itu justru merusak struktur dan unsur hara tanah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan hasil risetnya yang menunjukkan bahwa metode pertanian organik dan hayati mampu memberikan hasil yang tak kalah hebat dari sistem kimia. Produk-produk PT. Alamo Greenlife Internasional, menurutnya, telah teruji mampu mengurai residu berbahaya dalam tanah melalui mikroba aktif yang bekerja secara alami memperbaiki unsur hara dan menormalkan tingkat pH tanah menjadi pH 7, kondisi ideal bagi pertumbuhan berbagai jenis tanaman.

Pada sesi tanya jawab, para petani aktif mengajukan pertanyaan seputar permasalahan nyata di lapangan.

‎Seorang petani dari Petarangan menanyakan tentang cara penanganan virus fusarium (busuk akar), sementara Sukimin, petani lain, menanyakan rekayasa agar durian bisa berbuah setiap tahun.

Semua pertanyaan dijawab dengan penjelasan teknis dan contoh praktik lapangan oleh Prof. Topik secara lugas dan aplikatif.

Acara berlangsung dengan penuh antusias dan tertib, ditutup dengan foto bersama dan pesan motivasi dari Prof. Topik Haedi kepada seluruh peserta. (dok/foto/adyt)

“Petani sejati bukan hanya menanam tanaman, tapi juga menanam harapan. Selama kita percaya pada proses alam dan mau belajar, pertanian Indonesia akan tetap tumbuh dan menjadi kekuatan bangsa,” tuturnya disambut tepuk tangan meriah peserta.

Prof. Topik juga memaparkan pentingnya pemenuhan unsur hara bagi tanah dan tanaman, yang terdiri dari:

1. Unsur Hara Makro Utama: Nitrogen (N), Posfor (P), dan Kalium (K)
<span;>‎Sumber: Udara, tanah, pupuk NPK, Urea, KCL

2. Unsur Hara Makro Sekunder: Sulfur (S), Magnesium (Mg), dan Kalsium (Ca)

3. Unsur Hara Mikro: Boron, Seng, Mangan, Tembaga, Besi, Natrium, Aluminium, dan Molibdenum (Mo)

‎Menurutnya, kombinasi unsur hara tersebut hanya dapat diserap optimal jika tanah hidup dengan mikroba aktif, yang menjadi inti dari teknologi pupuk hayati Nusa Agro.

Rangkaian acara Seminar Pertanian Indonesia di Banyumas ini menjadi momentum penting bagi petani untuk kembali ke prinsip dasar: mencintai tanah, menghormati alam, dan mengembalikan kehidupan ke dalam pertanian. (/*/*/)

‎Editor: Tim Redaksi
Sumber: HITV JATENG

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Maras Taun, Harmoni Budaya dan Alam dari Selat Nasik!

    Tradisi Maras Taun, Harmoni Budaya dan Alam dari Selat Nasik!

    • 0Komentar

    Ribuan warga memadati Rumah Adat Selat Nasik di kawasan Tanah Timbun, Desa Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Minggu (11/5/2025), dalam perhelatan tahunan “Festival Seni dan Kebudayaan Maras Taun”.   HITVBERITA.COM|Belitung— Tradisi yang mengakar kuat dalam kearifan lokal ini kembali digelar sebagai ungkapan syukur masyarakat atas hasil panen dan laut, sekaligus bentuk penghormatan kepada alam dan Sang […]

  • Kapolres Pekalongan Pimpin Upacara Hari Olahraga Nasional ke-42

    Kapolres Pekalongan Pimpin Upacara Hari Olahraga Nasional ke-42

    • 0Komentar

    Penulis : Hadi Lempe. Polres Pekalongan – Polda Jateng – Polres Pekalongan menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 pada Selasa, 9 September 2025. Upacara yang dilaksanakan di halaman Mapolres Pekalongan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si. HITV BERITA. COM | KABUPATEN PEKALONGAN – Turut hadir […]

  • Polres Belitung Gelar Tabur Bunga di Laut, Wujud Penghormatan Di Hari Bhayangkara ke-79

    Polres Belitung Gelar Tabur Bunga di Laut, Wujud Penghormatan Di Hari Bhayangkara ke-79

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Belitung – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Polres Belitung melalui Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) menggelar upacara tabur bunga di perairan Belitung pada Senin pagi, 23 Juni 2025. Kegiatan yang berlangsung di Mako Sat Polairud Polres Belitung ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan Polri yang telah […]

  • Lapas Batang Salurkan Bantuan Sosial ke Panti Asuhan Aisyiyah Umar bin Khottob

    Lapas Batang Salurkan Bantuan Sosial ke Panti Asuhan Aisyiyah Umar bin Khottob

    • 0Komentar

    Penulis : Hadi Lempe Sebagai wujud kepedulian sosial dan upaya mempererat tali silaturahmi, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menggelar kegiatan bantuan sosial ( Baksos ) dengan menyalurkan bantuan kepada Panti Asuhan Aisyiyah Umar bin Khottob HITV.BERITA.COM – BATANG – Kegiatan bakti sosial ( Baksos ) Lembaga Permasyarakatan ( Lapas ) klas II Batang, bagikan […]

  • Menpan-RB Resmikan MPP Karimun, Bupati: Datang Membawa Harapan, Pulang Membawa Kebahagiaan

    Menpan-RB Resmikan MPP Karimun, Bupati: Datang Membawa Harapan, Pulang Membawa Kebahagiaan

    • 0Komentar

    Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Karimun resmi beroperasi setelah diresmikan secara virtual oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini, bersama tujuh daerah lainnya di Indonesia, Senin (15/6/2026). KARIMUN, HITV— Peresmian yang turut dihadiri Bupati Karimun, Iskandarsyah, beserta jajaran Forkopimda itu menandai bertambahnya jumlah MPP di Indonesia menjadi 313 unit. Dalam arahannya, […]

  • Bapas Tanjungpandan Perkuat Sinergitas  Bersama Sejumlah Organisasi Pers Belitung

    Bapas Tanjungpandan Perkuat Sinergitas Bersama Sejumlah Organisasi Pers Belitung

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Belitung Info Pas – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan terus memperkuat sinergitas Bersama Pers sebagai salah satu mitra kerja pelaksanaan tugas. Bertempat di Sekretariat Bersama Kelompok Media Pemburu Berita (POKMARUTA) Rabu (23/10) Bapas Tanjungpandan meghadiri kegiatan Pelantikan Pengurus Pokmaruta sekaligus menjalin silaturahmi dan komunikasi Bersama insan pers Belitung dari berbagai kelompok organisasi […]

expand_less