Gubernur Agustiar Sabran Bagikan 26.836 Paket Sembako di Tiga Kabupaten
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
- visibility 27
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kegiatan yang berlangsung pada 16–17 November 2025 tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. (Dok/Foto/Kistolani/Hitv)
Penulis: Kistolani Mangun Jaya
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar pasar murah di tiga kabupaten sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan dan membantu masyarakat berpendapatan rendah menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 16–17 November 2025 tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran.
HITVBERITA.COM | Palangka Raya — Terpantau ada sebanyak 26.836 paket sembako disalurkan di Kabupaten Barito Utara, Murung Raya, dan Barito Timur. Kegiatan Pasar murah tersebut dipusatkan di tiga lokasi, yakni SMAN 4 Muara Teweh, SMAN 1 Puruk Cahu, dan SKH Negeri 1 Tamiang Layang.
Gubernur Agustiar menegaskan bahwa pasar murah menjadi instrumen strategis pemerintah daerah untuk menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok. Langkah ini juga menjadi bagian dari program pengendalian inflasi dan penopang daya beli masyarakat.
“Pasar murah secara intensif kita laksanakan sebagai stabilisasi harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat kurang mampu memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau,” ujar Agustiar, Minggu (16/11/2025).
Ia berharap pelaksanaan pasar murah dapat memberikan manfaat nyata, khususnya di masa meningkatnya kebutuhan menjelang hari besar keagamaan. Program ini juga menjadi bagian dari agenda prioritas Kartu Huma Betang Sejahtera.
“Kegiatan ini diharapkan berjalan optimal dan mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Pendistribusian paket sembako di tiga kabupaten meliputi:
Barito Utara: 9.416 paket
Murung Raya: 8.260 paket
Barito Timur: 9.160 paket
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 2 liter. Paket tersebut memiliki nilai Rp147.500, dengan subsidi pemerintah sebesar Rp132.500 sehingga harga tebus ditetapkan Rp15.000. Namun, Gubernur Agustiar memutuskan menggratiskan seluruh paket bagi masyarakat penerima manfaat.
Pemerintah Provinsi berharap langkah ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjangkau di wilayah Kalimantan Tengah. (///)
Editor: AYS
Sumber: HITV Kalteng
- Penulis: Redaksi
