GPIB Gelar Family Gathering, Dorong Kebersamaan untuk Pendidikan Indonesia Baru
- account_circle S. Erfan Nurali
- calendar_month Kamis, 11 Des 2025
- visibility 48
- print Cetak

BOGOR | HITV – Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) menggelar family gathering selama dua hari di Karwika Hotel & Resort, Cisarua, Bogor, pada 10–11 Desember 2025. Acara ini dihadiri jajaran tamu VVIP, pengurus dari tingkat pusat hingga cabang, serta berbagai tokoh pendidikan, jurnalis, dan organisasi masyarakat.
Di barisan tamu kehormatan hadir Brigjen Pol (Purn) Dr. Victor Pudjiadi (Dewan Penasehat GPIB), Dr. Kun Wardana Abiyoto (Ketua Umum IPJI), Dr. Anto Suroto (Dewan Pembina GPIB), Taufik Rachman (Dewan Pendiri IPJI), AYS Prayogi (Ketua Umum MIO Indonesia), dan Drs. Selamet, M.Pd (Dewan Penasehat GPIB).
Acara yang digagas Rika Rachmawati, ini mengusung tema Konsolidasi dan Mempererat Hubungan Silaturahmi Kekeluargaan, sebagai upaya memperkuat komitmen bersama menuju kualitas pendidikan Indonesia yang lebih baik.
Ketua Umum GPIB Ir. Agung Karang membuka acara dan menekankan pentingnya kebersamaan di internal organisasi.
“Kebersamaan keluarga adalah pondasi untuk membangun generasi muda yang berkarakter. Melalui kegiatan ini kita berharap lebih solid untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Selama dua hari, peserta mengikuti rangkaian workshop, antara lain materi kepemimpinan dari Dr. Anto Suroto, edukasi bahaya narkotika dengan pertunjukan edutainment sulap oleh Brigjen Victor Pudjiadi, serta pengembangan karakter dan penguatan organisasi oleh Drs. Selamet.
Ir. Agung Karang menyebut kegiatan ini akan digelar rutin sebagai ajang konsolidasi dan penyegaran bagi pengurus, sekaligus memperkuat DPC dan DPAC baru yang segera dibentuk di Jakarta Timur. Ia juga menyampaikan bahwa GPIB menjadi salah satu dari enam ormas terbaik di DKI Jakarta berdasarkan Indeks Kinerja Ormas (IKO) dengan nilai 86,12.
Sekretaris Jenderal GPIB Drs. Abdul Hafid, M.H. menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menyatukan pengurus dari tingkat DPP, DPW, hingga DPC. Menurutnya, kedekatan antarpengurus akan memudahkan jalannya program organisasi.
“Ketika sudah menjadi satu keluarga besar, organisasi ini akan lebih mudah melangkah,” ujarnya.
Dari tempat terpisah, Dr. Kun Wardana Abiyoto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai family gathering penting untuk memperkuat solidaritas GPIB bersama jejaringnya seperti MIO, IPJI, dan APIKI. Ia menyinggung tantangan era informasi dan AI yang menuntut generasi muda memiliki karakter tangguh dan adaptif.
“Anak-anak kita harus mampu upskilling, reskilling, dan belajar sepanjang hayat,” katanya.
Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogi menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang strategis bagi GPIB dalam merumuskan agenda organisasi ke depan.
Sementara itu Dr. Anto Suroto menekankan pentingnya integritas dan kapabilitas dalam kepemimpinan.
“Siapa pun bisa menjadi pemimpin. Jangan dipaksa dan jangan terpaksa. Yang penting integritas dan kemauan berkembang,” tuturnya.
Karwika Hotel & Resort dipilih karena fasilitas yang lengkap dan suasana alam Puncak yang mendukung kegiatan keluarga besar GPIB. Para peserta memanfaatkan rangkaian acara untuk memperkuat jaringan, berdiskusi, dan bersantai.
Family gathering ini diharapkan menjadi momentum bagi GPIB untuk memperkuat gerakan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan kebersamaan dan konsolidasi yang solid, organisasi ini menargetkan peran lebih besar dalam mencetak generasi muda Indonesia yang berkualitas. (tr)
- Penulis: S. Erfan Nurali

Saat ini belum ada komentar