Apresiasi GPIB untuk Dharma Jaya: Mengenalkan Ketahanan Pangan Sejak Bangku Sekolah
- account_circle S. Erfan Nurali
- calendar_month 12 jam yang lalu
- print Cetak

Apresiasi GPIB untuk Dharma Jaya: Mengenalkan Ketahanan Pangan Sejak Bangku Sekolah. (Dok/Foto/GPIB)
Ketua Umum DPP Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), Ir. Agung Karang, mengapresiasi langkah Perumda Dharma Jaya yang membuka ruang pembelajaran langsung bagi para pelajar melalui program kunjungan edukatif ke fasilitas Rumah Potong Hewan (RPH) Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.
JAKARTA, HITV — Menurut Agung, pendidikan tidak cukup hanya berlangsung di ruang kelas. Siswa perlu diperkenalkan pada realitas kehidupan dan berbagai sektor strategis yang menopang kebutuhan masyarakat, termasuk sektor pangan.
“Dharma Jaya telah memberikan contoh baik bagaimana dunia usaha milik daerah dapat berkontribusi dalam pendidikan. Melalui kunjungan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memahami pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari dan masa depan bangsa,” ujar Agung saat menghadiri kegiatan tersebut, Kamis (11/6).
Apresiasi itu disampaikan di tengah kunjungan edukatif yang diikuti 30 siswa kelas VII dan VIII SMPN 51 Jakarta. Kegiatan tersebut dirancang untuk memperkenalkan secara langsung proses penyediaan pangan protein hewani yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH), sekaligus menanamkan pemahaman mengenai pentingnya sistem pangan yang berkelanjutan.

Kunjungan Edukatif: Diikuti 30 siswa kelas VII dan VIII SMPN 51 Jakarta ke fasilitas Rumah Potong Hewan (RPH) Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. (Dok/Foto/GPIB)
Selama kunjungan, para siswa diajak menelusuri berbagai tahapan dalam rantai pasok pangan, mulai dari pemeliharaan ternak, proses pemotongan, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi produk kepada masyarakat.

Kunjungan Edukasi: Para siswa berkesempatan mengunjungi sejumlah fasilitas operasional Dharma Jaya, seperti Meat Shop, area kandang sapi, ruang pengolahan daging, hingga fasilitas cold storage yang berfungsi menjaga kualitas produk sebelum dipasarkan. (Dok/Foto/GPIB)
Bagi sebagian siswa, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran yang berbeda dari biasanya. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi, sistem pengawasan mutu, dan standar kebersihan diterapkan dalam industri pangan modern.
Perwakilan Divisi Perencanaan Korporasi dan Transformasi Perumda Dharma Jaya, Wilona, mengatakan kegiatan edukatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan peran strategis BUMD dalam menjaga ketersediaan pasokan protein hewani bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan kepada generasi muda bagaimana proses penyediaan pangan dilakukan secara profesional dan sesuai standar. Kami berharap siswa memahami bahwa pangan berkualitas lahir dari proses yang terencana dan diawasi dengan baik,” katanya.
- Penulis: S. Erfan Nurali






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.