Senin, 20 Jul 2026
light_mode

Ratama Saragih: Dugaan Mega Korupsi SKK Migas Harus Diusut Kejagung

  • account_circle Jhon P Tobing
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • print Cetak

MEDAN | HITV – Pengamat Kebijakan Publik dan Anggaran, Ratama Saragih, mendesak Kejaksaan Agung RI segera mengusut dugaan mega korupsi di tubuh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S). Dugaan tersebut didasarkan pada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang mengindikasikan potensi kerugian negara hingga puluhan triliun rupiah.

Ratama menyampaikan desakan itu kepada HiTvBerita.com, Senin, 5 Januari 2026. Ia merujuk Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Nomor 63/LHP/XX/12/2024 tertanggal 16 Desember 2024, yang mengungkap berbagai penyimpangan dalam pengelolaan keuangan SKK Migas tahun anggaran 2023. Ratama juga tercatat sebagai responden dalam pemeriksaan BPK tersebut.

Dalam LHP itu, BPK Auditorat Utama Keuangan Negara VII menemukan sejumlah masalah pada belanja operasional SKK Migas, pengelolaan aset K3S, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) migas. Pada belanja operasional, antara lain ditemukan pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 21 atas penghasilan pimpinan, pekerja, dan tenaga ahli daya yang tidak sesuai ketentuan, serta mekanisme penagihan layanan kesehatan aktif yang tidak diatur dalam kontrak.

Pada pengelolaan aset K3S, BPK mencatat Barang Milik Negara (BMN) hulu migas eks K3S terminal yang tidak ditemukan dengan nilai minimal USD 1,77 juta dan Rp326,9 miliar, serta penggunaan aset tanpa Berita Acara Serah Terima (BAST) senilai Rp113,8 miliar. Selain itu, terdapat kelemahan pencatatan dan pengamanan BMN hulu migas dengan nilai mencapai Rp28,1 triliun dan USD 81 ribu.

Sementara pada pengelolaan PNBP migas, BPK menemukan 13 K3S belum menyelesaikan kewajiban pencadangan dana Abandonment and Site Restoration (ASR), pembukaan rekening equipment dan service pada 16 K3S senilai USD 1,9 miliar yang berlarut-larut, serta kurang bayar PPh migas oleh sejumlah K3S dengan nilai puluhan juta dolar AS.

“Jika dikonversikan ke rupiah, total temuan BPK ini nilainya bisa mencapai puluhan triliun rupiah,” kata Ratama.

Ia menilai temuan tersebut merupakan indikasi kuat terjadinya mega korupsi dan menjadi tantangan bagi Kejaksaan Agung untuk bertindak cepat tanpa menunggu laporan resmi. Menurut Ratama, penyelamatan uang negara harus menjadi prioritas utama.

Ratama juga menyinggung rekam jejak Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin, yang pernah menerima Nawacita Award 2023 dalam kategori penegakan hukum.

“Kejagung sudah membuktikan mampu mengungkap kasus-kasus besar. Karena itu, jangan menunggu laporan, segera usut dan tindak pihak yang terbukti melawan hukum,” ujarnya. (tr)

  • Penulis: Jhon P Tobing

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Serangan Siber, Pemkab Purwakarta Bangun Pusat Operasi Keamanan Informasi

    Antisipasi Serangan Siber, Pemkab Purwakarta Bangun Pusat Operasi Keamanan Informasi

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Purwakarta – Di era digital yang semakin berkembang pesat saat ini, ancaman terhadap keamanan informasi menjadi semakin kompleks dan serius. Hal ini harus diantisipasi oleh lembaga atau institusi yang dalam kesehariannya memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Guna mengantisipasi ancaman tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berkomitmen untuk melindungi data […]

  • Nilai Kepahlawanan Jadi Inspirasi, Kotawaringin Barat Peringati Hari Pahlawan 2025

    Nilai Kepahlawanan Jadi Inspirasi, Kotawaringin Barat Peringati Hari Pahlawan 2025

    • 0Komentar

    Penulis: Kistolani Mangun Jaya  Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di halaman Kantor Bupati, Senin (10/11). HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun — Upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 berlangsung khidmat dan diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, pelajar, serta berbagai unsur masyarakat. Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah, SH, MH, […]

  • Prof. Sutan Nasomal Apresiasi Presiden RI atas Penanganan Cepat Bencana Alam

    Prof. Sutan Nasomal Apresiasi Presiden RI atas Penanganan Cepat Bencana Alam

    • 0Komentar

    JAKARTA | HITV – Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, SH, MH menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Presiden Republik Indonesia dan seluruh elemen negara atas penanganan cepat terhadap bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Ia menyoroti keberhasilan pemerintah dalam menyalurkan bantuan sembako dan kebutuhan dasar lainnya kepada masyarakat terdampak bencana […]

  • Bahaya Manipulasi Buku Tanah Desa, Peduli Nusantara Tunggal Soroti Celah Praktik Mafia Tanah di Bogor

    Bahaya Manipulasi Buku Tanah Desa, Peduli Nusantara Tunggal Soroti Celah Praktik Mafia Tanah di Bogor

    • 0Komentar

    Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peduli Nusantara Tunggal Jakarta menyoroti praktik manipulasi Buku Tanah Desa atau Letter C yang dinilai masih menjadi salah satu celah utama bagi jaringan mafia tanah dalam menjalankan aksinya. BOGOR, HITV — Organisasi yang bergerak di bidang advokasi kebijakan publik itu menilai transparansi administrasi pertanahan, terutama terhadap arsip riwayat tanah di tingkat […]

  • 2 Pria Pencuri Kotak Amal Masjid Diringkus Sat Reskrim Polres Bangka, Akui Lancarkan

    2 Pria Pencuri Kotak Amal Masjid Diringkus Sat Reskrim Polres Bangka, Akui Lancarkan

    • 0Komentar

    BABEL | Dua orang pria berinisial YB (40) dan Zu (32) warga Sungailiat Kabupaten Bangka berhasil diciduk Tim Sat Reskrim Polres Bangka pada Kamis (11/7/24) sore. Keduanya dibekuk saat berada di Pelabuhan Pasar Senggol Kecamatan Sungailiat Bangka. Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Bangka Belitung AKBP M. Iqbal Surbakti mengatakan kedua pelaku merupakan pelaku spesialis pencurian […]

  • Frans X Watu Mundur sebagai Sekjen MIO Indonesia, Siap Beri Dukungan di Masa Depan

    Frans X Watu Mundur sebagai Sekjen MIO Indonesia, Siap Beri Dukungan di Masa Depan

    • 2Komentar

    Setelah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat MIO INDONESIA, Frans X Watu resmi mengumumkan pengunduran dirinya. Keputusan ini diambil karena kesulitan membagi waktu antara peran barunya sebagai Stafsus Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batan, mendampingi Wakil Komisaris Utama Asabri, serta berbagai kesibukan di organisasi besar lainnya. HITVBERITA.COM | Jakarta – Pada Jumat, 21 Maret 2025, […]

expand_less