Pulihkan Trauma Banjir, Polda Jateng Turunkan Tim Psikologi ke Pengungsian Pekalongan
- account_circle Hadi Lempe
- calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
- visibility 81
- print Cetak

Polda Jateng turunkan Tim Psikologi ke pengungsian untuk memberikan pendampingan meredakan trauma, serta menumbuhkan kembali rasa aman dan optimisme para mengungsi dalam menghadapi situasi darurat. (Dok/Foto/HL)
Kepolisian Daerah Jawa Tengah menurunkan tim psikologi ke sejumlah lokasi pengungsian korban banjir di Kota Pekalongan, Selasa (27/1/2026), guna membantu memulihkan kondisi mental warga terdampak bencana.
PEKALONGAN | HITV— Tim dari Bagian Psikologi Biro SDM Polda Jawa Tengah itu, hadir langsung di bawah pimpinan Kabag Psikologi Polda Jateng AKBP Ahli Rumekso, M.Psi.
Kegiatan tersebut difokuskan pada layanan trauma healing bagi para pengungsi yang masih diliputi kecemasan dan tekanan psikologis pascabanjir.
Sedikitnya tiga titik pengungsian menjadi sasaran pendampingan, yakni Eks Kelurahan Kraton Kidul, Aula Kantor Kecamatan Pekalongan Barat, serta Gedung Kopindo Wiradesa yang menampung warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.
Dalam kegiatan tersebut, tim psikologi memberikan pendampingan untuk meredakan trauma, membantu pengungsi mengelola stres, serta menumbuhkan kembali rasa aman dan optimisme menghadapi situasi darurat. Pendekatan dilakukan secara humanis dan menyesuaikan kondisi masing-masing kelompok usia.
Anak-anak pengungsi diajak mengikuti aktivitas mewarnai dan permainan interaktif guna memulihkan keceriaan mereka. Sementara itu, para orang dewasa memperoleh dukungan psikologis berupa konseling singkat dan motivasi agar tetap kuat menghadapi musibah. Tim juga membuka layanan konsultasi khusus bagi anak berkebutuhan khusus, disertai pemeriksaan kesehatan oleh tim Dokkes Polres Pekalongan Kota.
Selain pendampingan mental, rombongan turut menyalurkan bantuan logistik berupa beras, air mineral, susu, makanan ringan untuk anak, buku mewarnai, bingkisan, hingga minyak kayu putih. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar pengungsi selama masa tanggap darurat.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, SH, SIK, MH, melalui Ps. Kasi Humas Iptu Purno Utomo, SH, menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pada pemulihan sosial dan psikologis masyarakat.
“Melalui kegiatan trauma healing ini, kami ingin menghadirkan kembali semangat dan harapan bagi masyarakat yang terdampak. Senyum anak-anak yang mulai kembali terlihat menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah ini,” ujar Iptu Purno Utomo.
Kegiatan tesebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh empati. Kehadiran tim psikologi Polda Jateng bersama personel Polres Pekalongan Kota di tengah pengungsian itu, diharapkan mampu menumbuhkan ketenangan, memperkuat solidaritas, serta membantu masyarakat bangkit secara perlahan dari dampak bencana banjir. (\•/)
Editor: AYS
Sumber: HITV Jateng
- Penulis: Hadi Lempe
