Nisfu Sya’ban 2026: Malam Penuh Keutamaan dan Ampunan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
- visibility 108
- print Cetak

Ilustrasi malam Nisfu Sya’ban. Foto: Pixabay.com
Oleh : Nadri Hermawan
Umat Islam menyambut malam Nisfu Sya’ban 1447 Hijriah yang dimulai setelah Maghrib pada Senin, 2 Februari 2026. Malam penuh rahmat dan ampunan ini dimaknai sebagai waktu istimewa untuk memperbanyak ibadah, doa, serta muhasabah diri dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
JAKARTA | HITV – Umat Islam kembali menyambut datangnya Nisfu Sya’ban, yaitu malam pertengahan bulan Sya’ban yang jatuh pada tanggal 15 Sya’ban 1447 Hijriah. Berdasarkan kalender Masehi, malam Nisfu Sya’ban dimulai setelah Maghrib pada Senin, 2 Februari 2026, dan berlangsung hingga fajar keesokan harinya, Selasa, 3 Februari 2026. Malam ini dikenal sebagai salah satu waktu yang memiliki keutamaan besar dan banyak dimanfaatkan umat Islam untuk meningkatkan ibadah serta memperbanyak doa.
Secara bahasa, Nisfu berarti setengah, sehingga Nisfu Sya’ban dimaknai sebagai pertengahan bulan Sya’ban. Dalam berbagai riwayat, malam Nisfu Sya’ban disebut sebagai malam di mana Allah SWT melimpahkan rahmat, ampunan, dan kasih sayang-Nya kepada hamba-hamba-Nya.
Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
Salah satu keutamaan Nisfu Sya’ban disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, bahwa pada malam tersebut Allah SWT mengampuni dosa seluruh makhluk-Nya, kecuali orang yang menyekutukan-Nya dan orang yang bermusuhan dengan sesama. Hal ini menunjukkan betapa besarnya peluang ampunan yang diberikan Allah pada malam Nisfu Sya’ban.
Selain itu, Nisfu Sya’ban juga sering dikaitkan sebagai waktu persiapan spiritual menjelang bulan suci Ramadan. Banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk memperbaiki diri, memperbanyak istighfar, dan meningkatkan kualitas ibadah agar lebih siap menyambut Ramadan.
Amalan yang Dianjurkan pada Nisfu Sya’ban
Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan umat Islam pada malam Nisfu Sya’ban:
- Salat Malam (Tahajud atau Salat Sunnah)
Memperbanyak salat malam adalah amalan utama untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memohon ampunan. Bisa dilakukan secara sendiri atau berjamaah di masjid. - Membaca Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an atau mengkaji maknanya dapat menjadi sarana mendekatkan hati kepada Allah dan menambah pahala. - Istighfar dan Memohon Ampunan
Banyak beristighfar, seperti mengucapkan “Astaghfirullah”, merupakan cara efektif memohon ampunan Allah atas dosa-dosa yang telah lalu. - Doa dan Dzikir
Memperbanyak doa, baik doa pribadi maupun doa untuk keluarga dan umat Muslim lainnya, serta berdzikir dengan ucapan seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar. - Puasa Sunnah pada Siang Hari Nisfu Sya’ban
Beberapa ulama menganjurkan puasa sunnah pada hari pertengahan bulan Sya’ban sebagai bentuk ibadah dan persiapan spiritual menjelang Ramadan. - Berbuat Baik dan Menebar Kebaikan
Membantu sesama, bersedekah, mempererat silaturahmi, dan menyingkirkan permusuhan adalah amalan yang sangat dianjurkan untuk membersihkan hati. - Merenungi dan Memperbaiki Diri (Muhasabah)
Malam ini juga baik dimanfaatkan untuk introspeksi diri, memperbaiki niat, dan menata kembali hubungan dengan Allah dan sesama manusia.
Momentum Introspeksi Diri
Nisfu Sya’ban menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Dengan memperbaiki niat, membersihkan hati dari dendam dan kebencian, serta mempererat tali silaturahmi, diharapkan umat Islam dapat meraih keberkahan dan ampunan Allah SWT.
Sebagai malam yang penuh rahmat, Nisfu Sya’ban mengingatkan umat Islam akan pentingnya memanfaatkan waktu sebaik mungkin dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Untuk tahun 2026, umat Islam di seluruh dunia dapat memulai ibadah dan doa pada malam Senin, 2 Februari 2026, menjelang fajar Selasa, 3 Februari 2026. (tr)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar