Senin, 25 Mei 2026
light_mode

Raja Malem Tarigan di Pasar Jaya: Menguji Rekam Jejak Investasi di Panggung Pasar Ibu Kota

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

Penunjukan Raja Malem Tarigan sebagai Direktur Properti dan Perpasaran Perumda Pasar Jaya sejak 23 Desember 2025 menandai babak baru dalam upaya transformasi pengelolaan aset pasar di Ibu Kota.

JAKARTA, HITV — Kepercayaan yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan taruhan terhadap kapasitas seorang perencana kota yang ditempa di medan investasi dan pengembangan kawasan strategis.

Di tengah tantangan klasik pengelolaan pasar—mulai dari optimalisasi aset, tata kelola perpasaran, hingga modernisasi fasilitas—posisi ini menuntut kepemimpinan yang tidak hanya administratif, tetapi juga visioner dan eksekutorial.

Mandat Besar di 153 Pasar

Sebagai Direktur Properti dan Perpasaran, Raja Malem memikul tanggung jawab atas ratusan aset pasar yang tersebar di 153 titik di Jakarta, sebagian besar berada di lokasi-lokasi premium. Mandatnya jelas: mengubah aset yang selama ini berfungsi konvensional menjadi sumber nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Tugas tersebut mencakup lima pilar utama. Pertama, optimalisasi aset melalui pengelolaan dan pengembangan properti pasar secara komersial. Kedua, pengelolaan perpasaran, termasuk penataan sewa kios dan los, serta peningkatan kualitas layanan seperti kebersihan dan keamanan. Ketiga, pengembangan dan revitalisasi pasar agar lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Keempat, fasilitasi distribusi perdagangan untuk mendukung ketahanan pangan dan kenyamanan transaksi. Dan kelima, manajemen investasi, termasuk membuka peluang bisnis baru seperti pemanfaatan ruang promosi hingga pengembangan properti berbasis campuran.

“Tidak hanya untuk aktivitas pasar, aset-aset ini bisa dikembangkan menjadi ritel, fasilitas olahraga, bahkan hunian,” ujar Raja Malem, memberi sinyal pendekatan multipurpose dalam pengelolaan aset pasar.

Benang Merah dari Danau Toba

Jika menilik rekam jejaknya, penugasan ini bukan tanpa dasar. Lulusan Planologi ITB tahun 2002 itu sebelumnya menjabat Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan di Badan Pengelola Otoritas Danau Toba (BPODT). Di sana, ia memimpin orkestrasi investasi dan pengembangan kawasan Toba Caldera Resort—sebuah proyek strategis nasional.

Selama hampir lima tahun, Raja Malem mengelola dan memasarkan lahan seluas 386 hektar menjadi berbagai fasilitas pariwisata: hotel, glamping, restoran, hingga amphitheater. Ia tidak berhenti pada promosi, tetapi memastikan investasi benar-benar terealisasi di lapangan.

Salah satu capaian pentingnya adalah masuknya investor seperti Nimoland Group melalui proyek Nimo Adventure Kaldera, serta komitmen Bobobox Group untuk pengembangan villa premium.

Bahkan, unit Bobocabin yang telah beroperasi sejak 2021 mencatat tingkat okupansi di atas 80 persen—indikator keberhasilan dalam membangun ekosistem yang hidup.

Pendekatan yang ia bawa konsisten: investasi harus berujung pada eksekusi, bukan sekadar komitmen di atas kertas.

Dari Perencana ke Penggerak Kebijakan

Di luar jabatan struktural, Raja Malem dikenal aktif dalam organisasi profesi. Ia pernah menjabat Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) DKI Jakarta selama dua periode (2013–2019), serta terlibat di tingkat pusat dan organisasi internasional seperti EAROPH Indonesia. Saat ini, ia juga menjabat Wakil Sekretaris Jenderal DPP Realestat Indonesia (REI).

Jejak ini menunjukkan spektrum perannya yang luas: dari perencana teknokratis hingga penggerak kebijakan dan jejaring investasi.

Ujian di Jakarta

Kini, tantangan yang dihadapi berbeda. Jika di Danau Toba ia membangun dari ruang yang relatif “kosong”, di Jakarta ia harus menata sistem yang sudah berjalan dengan kompleksitas sosial-ekonomi yang tinggi. Pedagang, konsumen, dan dinamika urban menjadi variabel yang tidak bisa disederhanakan.

Namun di situlah letak relevansi pengalamannya. Transformasi Pasar Jaya membutuhkan pendekatan yang tidak hanya fisik, tetapi juga ekosistem—menghubungkan fungsi pasar tradisional dengan kebutuhan gaya hidup urban modern.

Keberhasilan Raja Malem Tarigan di Pasar Jaya pada akhirnya akan diukur dari satu hal sederhana namun krusial: sejauh mana ia mampu mengubah aset menjadi nilai—bagi perusahaan, bagi daerah melalui peningkatan PAD, dan bagi masyarakat sebagai pengguna utama pasar.

Penunjukan ini bukan sekadar penempatan pejabat. Ia adalah ujian atas konsistensi antara gagasan, pengalaman, dan kemampuan mengeksekusi di panggung yang jauh lebih kompleks: Jakarta. (\•/)

Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV DKI Jakarta

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Purwakarta Lantik 14 Pejabat Eselon II di Tengah Sawah Kiarapedes

    Bupati Purwakarta Lantik 14 Pejabat Eselon II di Tengah Sawah Kiarapedes

    • 0Komentar

    Suasana pelantikan 14 pejabat eselon II dilingkup Pemkab Purwakarta digelar di area persawahan. (Dok/Foto/Raffa) Penulis: Raffa Christ Manalu Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, merotasi 14 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Pelantikan dilakukan di tengah hamparan persawahan Kampung Parakanceuri, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Jumat (4/7/2025). HITVBERITA.COM | Purwakarta — Prosesi pelantikan dan pengambilan […]

  • Jika Perang Dunia Ketiga Terjadi: Ketahanan Ekonomi Nasional adalah Garis Pertahanan Indonesia

    Jika Perang Dunia Ketiga Terjadi: Ketahanan Ekonomi Nasional adalah Garis Pertahanan Indonesia

    • 0Komentar

      Oleh: Anto Suroto, SH, SE, MM Ketua Umum Aliansi Perdagangan Industri Kreatif Indonesia (APIKI) WACANA Perang Dunia Ketiga tidak lagi sekadar isu geopolitik global yang jauh dari kehidupan masyarakat. Eskalasi konflik di Ukraina, Timur Tengah, hingga kawasan Indo-Pasifik telah menciptakan ketidakpastian ekonomi dunia yang nyata dan berdampak langsung hingga ke tingkat nasional dan lokal. […]

  • Bupati Tasikmalaya dan Karang Taruna Gelar Penanaman Mangrove di Pantai Cipatujah

    Bupati Tasikmalaya dan Karang Taruna Gelar Penanaman Mangrove di Pantai Cipatujah

    • 0Komentar

    Penulis: Indra Mulyadi Upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir pantai,  Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menggelar kegiatan penanaman pohon mangrove di kawasan Pantai Cipatujah, Desa Cikawung Ading, Kecamatan Cipatujah, Rabu (27/08/2025). HITVBERITA.COM | Tasikmalaya – Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, bersama Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya, melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove, diikuti ratusan peserta yang terdiri dari […]

  • Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-89 Tuan Guru Sapat di Indragiri Hilir

    Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-89 Tuan Guru Sapat di Indragiri Hilir

    • 0Komentar

    Tuan Guru Sapat, ulama besar dan Mufti Kerajaan Indragiri, dikenal sebagai pendidik dan penulis karya keislaman, dengan makamnya kini menjadi tujuan wisata religi. INDRAGIRI HILIR | HITV – Ribuan masyarakat dari berbagai daerah menghadiri Haul ke-89 Tuan Guru Abdurrahman Siddiq atau yang dikenal sebagai Tuan Guru Sapat, yang digelar di Masjid Jami Al Hidayah, Desa […]

  • Konsolidasikan Gen-Z Menangkan Ambu Anne, De Tira: Sudah Kewajiban Seorang Anak Dukung Ibunya di Pilkada 2024

    Konsolidasikan Gen-Z Menangkan Ambu Anne, De Tira: Sudah Kewajiban Seorang Anak Dukung Ibunya di Pilkada 2024

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Purwakarta – Yudistira Manunggaling Rahmaning Hurip, putra dari Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika berkomitmen akan terus membangun kekuatan melalui Gen-Z guna memenangkan sang ibunda pada perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Purwakarta 2024. Hal tersebut diungkapkan oleh Yudistira dalam sebuah acara diskusi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Purwakarta, dan konsolidasi Gen-Z yang digelar […]

expand_less