Selasa, 13 Okt 2026
dark_mode

Raja Malem Tarigan di Pasar Jaya: Menguji Rekam Jejak Investasi di Panggung Pasar Ibu Kota

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

Penunjukan Raja Malem Tarigan sebagai Direktur Properti dan Perpasaran Perumda Pasar Jaya sejak 23 Desember 2025 menandai babak baru dalam upaya transformasi pengelolaan aset pasar di Ibu Kota.

JAKARTA, HITV — Kepercayaan yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan taruhan terhadap kapasitas seorang perencana kota yang ditempa di medan investasi dan pengembangan kawasan strategis.

Di tengah tantangan klasik pengelolaan pasar—mulai dari optimalisasi aset, tata kelola perpasaran, hingga modernisasi fasilitas—posisi ini menuntut kepemimpinan yang tidak hanya administratif, tetapi juga visioner dan eksekutorial.

Mandat Besar di 153 Pasar

Sebagai Direktur Properti dan Perpasaran, Raja Malem memikul tanggung jawab atas ratusan aset pasar yang tersebar di 153 titik di Jakarta, sebagian besar berada di lokasi-lokasi premium. Mandatnya jelas: mengubah aset yang selama ini berfungsi konvensional menjadi sumber nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Tugas tersebut mencakup lima pilar utama. Pertama, optimalisasi aset melalui pengelolaan dan pengembangan properti pasar secara komersial. Kedua, pengelolaan perpasaran, termasuk penataan sewa kios dan los, serta peningkatan kualitas layanan seperti kebersihan dan keamanan. Ketiga, pengembangan dan revitalisasi pasar agar lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Keempat, fasilitasi distribusi perdagangan untuk mendukung ketahanan pangan dan kenyamanan transaksi. Dan kelima, manajemen investasi, termasuk membuka peluang bisnis baru seperti pemanfaatan ruang promosi hingga pengembangan properti berbasis campuran.

“Tidak hanya untuk aktivitas pasar, aset-aset ini bisa dikembangkan menjadi ritel, fasilitas olahraga, bahkan hunian,” ujar Raja Malem, memberi sinyal pendekatan multipurpose dalam pengelolaan aset pasar.

Benang Merah dari Danau Toba

Jika menilik rekam jejaknya, penugasan ini bukan tanpa dasar. Lulusan Planologi ITB tahun 2002 itu sebelumnya menjabat Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan di Badan Pengelola Otoritas Danau Toba (BPODT). Di sana, ia memimpin orkestrasi investasi dan pengembangan kawasan Toba Caldera Resort—sebuah proyek strategis nasional.

Selama hampir lima tahun, Raja Malem mengelola dan memasarkan lahan seluas 386 hektar menjadi berbagai fasilitas pariwisata: hotel, glamping, restoran, hingga amphitheater. Ia tidak berhenti pada promosi, tetapi memastikan investasi benar-benar terealisasi di lapangan.

Salah satu capaian pentingnya adalah masuknya investor seperti Nimoland Group melalui proyek Nimo Adventure Kaldera, serta komitmen Bobobox Group untuk pengembangan villa premium.

Bahkan, unit Bobocabin yang telah beroperasi sejak 2021 mencatat tingkat okupansi di atas 80 persen—indikator keberhasilan dalam membangun ekosistem yang hidup.

Pendekatan yang ia bawa konsisten: investasi harus berujung pada eksekusi, bukan sekadar komitmen di atas kertas.

Dari Perencana ke Penggerak Kebijakan

Di luar jabatan struktural, Raja Malem dikenal aktif dalam organisasi profesi. Ia pernah menjabat Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) DKI Jakarta selama dua periode (2013–2019), serta terlibat di tingkat pusat dan organisasi internasional seperti EAROPH Indonesia. Saat ini, ia juga menjabat Wakil Sekretaris Jenderal DPP Realestat Indonesia (REI).

Jejak ini menunjukkan spektrum perannya yang luas: dari perencana teknokratis hingga penggerak kebijakan dan jejaring investasi.

Ujian di Jakarta

Kini, tantangan yang dihadapi berbeda. Jika di Danau Toba ia membangun dari ruang yang relatif “kosong”, di Jakarta ia harus menata sistem yang sudah berjalan dengan kompleksitas sosial-ekonomi yang tinggi. Pedagang, konsumen, dan dinamika urban menjadi variabel yang tidak bisa disederhanakan.

Namun di situlah letak relevansi pengalamannya. Transformasi Pasar Jaya membutuhkan pendekatan yang tidak hanya fisik, tetapi juga ekosistem—menghubungkan fungsi pasar tradisional dengan kebutuhan gaya hidup urban modern.

Keberhasilan Raja Malem Tarigan di Pasar Jaya pada akhirnya akan diukur dari satu hal sederhana namun krusial: sejauh mana ia mampu mengubah aset menjadi nilai—bagi perusahaan, bagi daerah melalui peningkatan PAD, dan bagi masyarakat sebagai pengguna utama pasar.

Penunjukan ini bukan sekadar penempatan pejabat. Ia adalah ujian atas konsistensi antara gagasan, pengalaman, dan kemampuan mengeksekusi di panggung yang jauh lebih kompleks: Jakarta. (\•/)

Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV DKI Jakarta

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revitalisasi SLB Negeri Kapten Halim Purwakarta Disorot, P2SP dan Humas Enggan Beri Keterangan

    Revitalisasi SLB Negeri Kapten Halim Purwakarta Disorot, P2SP dan Humas Enggan Beri Keterangan

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • 0Komentar

    Pelaksanaan program revitalisasi di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kapten Halim, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menjadi sorotan. Pasalnya, pihak Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dan humas sekolah sempat tidak memberikan keterangan terkait pelaksanaan program revitalisasi Tahun Anggaran 2026 tersebut. Purwakarta||HITV – Berdasarkan pantauan di lapangan, informasi mengenai mekanisme pelaksanaan, rincian pekerjaan, hingga teknis penggunaan anggaran […]

  • Dirjen KPM Tekankan Peran KIM dalam Sukseskan Program Prioritas dan Jaga Ruang Digital Anak

    Dirjen KPM Tekankan Peran KIM dalam Sukseskan Program Prioritas dan Jaga Ruang Digital Anak

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    Puncak Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIMFest) 2025 kembali menegaskan posisi strategis KIM sebagai jembatan informasi publik yang menopang pelaksanaan program-program prioritas pemerintah. Melalui jaringan yang tersebar hingga ke tingkat desa, KIM dinilai menjadi elemen penting dalam memastikan manfaat kebijakan Asta-Cita Presiden Prabowo Subianto tersampaikan secara merata kepada masyarakat. HITVBERITA.COM | Tangerang — Direktur Jenderal Komunikasi Publik […]

  • Kapolda Babel Kembali Tebar Ribuan Ikan Dikolam Bhaypark Jelang Lomba Mancing 2026

    Kapolda Babel Kembali Tebar Ribuan Ikan Dikolam Bhaypark Jelang Lomba Mancing 2026

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Babel – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing kembali melepas ribuan benih ikan dikolam Taman Bhayangkara Polda Babel, Senin (8/6/26) pagi. Tampak hadir juga Wakapolda Brigjen Pol Murry Mirranda, Irwasda serta sejumlah Pejabat Utama termasuk Munir Aliando, selegram asal Babel. Pelepasan ribuan ikan dikolam Bhaypark ini jelang kesiapan lomba memancing dalam […]

  • PWI Pusat Cabut Pembekuan Pengurus PWI Jawa Barat

    PWI Pusat Cabut Pembekuan Pengurus PWI Jawa Barat

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) secara resmi mencabut pembekuan terhadap Pengurus PWI Provinsi Jawa Barat masa bakti 2021–2026. Pencabutan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 373-PLP/PP-PWI/2025 tertanggal 1 Agustus 2025. HITVBERITA.COM | Jakarta— SK yang ditandatangani oleh Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun, Sekretaris Jenderal Iqbal Irsyad, dan […]

  • Satpol PP Cilincing Sita 31 Botol Miras Ilegal di Marunda!

    Satpol PP Cilincing Sita 31 Botol Miras Ilegal di Marunda!

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • 0Komentar

    Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, menyita puluhan botol minuman keras (miras) ilegal dalam operasi penertiban yang berlangsung di wilayah Kelurahan Marunda, Sabtu (19/7/2025) malam. Penulis: SUNANG SAINUDIN HITVBERITACOM | Jakarta — Operasi dimulai sekitar pukul 20.30 WIB dan menyasar sejumlah warung yang diduga menjual minuman beralkohol tanpa izin resmi. Dari […]

  • Polda Babel Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Terkait Perkara 53 Ton Pasir Timah Ilegal Di Belitung

    Polda Babel Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Terkait Perkara 53 Ton Pasir Timah Ilegal Di Belitung

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Polda Bangka Belitung mengimbau publik untuk tidak beropini terkait pengamanan 53 ton lebih pasir timah ilegal yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Babel di Kabupaten Belitung. Polda Babel berharap publik tidak menarik kesimpulan berdasarkan keterangan ataupun informasi dari sumber yang belum terverifikasi kebenarannya. “Kami dari Kepolisian mengimbau publik untuk tidak membangun kesimpulan […]

expand_less